Buka Rapat FKDM, Muchlis Harap Gowa Tetap Aman dan Kondusif Tahun 2020

Suasana Rapat Koordinasi Forum Kamtibmas dan FKDM, di Baruga Tinggimae Rujab Bupati Gowa, Kamis (28/11)

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis membuka Rapat Koordinasi Forum Kamtibmas dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) bersama Kapolres, Kasdim 1409 Gowa, Kapolsek, dan Danramil se-Kabupaten Gowa di Baruga Tinggimae Rujab Bupati Gowa, Kamis (28/11).

Muchlis mengatakan, ada dua permasalahan yang harus selalu diwaspadai pada tahun 2020 mendatang agar Gowa tetap aman dan kondusif, yakni menghadapi pilkada serentak untuk terhindar dari zona merah dan mengurangi kriminalitas, khususnya penggunaan narkoba yang semakin meningkat jumlahnya di Kabupaten Gowa.

“Kita akan memasuki pilkada secara langsung, dan alhamdulillah Gowa selalu berlangsung sukses dan tertib, meskipun selalu dikategorikan zona merah. Karena dari awal kita memiliki potensi pilkada dianggap ramai, tetapi mudah-mudahan Gowa tidak dikategorikan zona merah dengan adanya FKDM ini,” harapnya.

Penyakit masyarakat yang tumbuh dan berkembang, seperti kasus kriminal narkoba meningkat di Gowa. Pada tahun 2019 semester pertama, jumlah barang bukti yang dikumpulkan naik dua kali lipat meskipun jumlah pelaku sama. Hal ini membuktikan, kata Muchlis, jumlah yang dikonsumsi masyarakat semakin meningkat sehingga perlu diwaspadai agar tidak semakin menjalar terhadap masyarakat.

”Alhamdulillah Pemkab Gowa tahun 2020 memiliki program satu desa/kelurahan satu hafidz, sehingga bisa melakukan pembinaan kepada pemuda kita dengan keagamaan. Yang Insya Allah menjadi magnet bagi masyarakat lain dan angka kriminal bisa berkurang dengan adanya program-program keagamaan,” tambahnya.

Olehnya, dia berharap melalui pertemuan tersebut, pihaknya bersama TNI/Polri bisa menyamakan persepsi dalam mewujudkan Gowa tidak masuk zona merah untuk pilkada 2020 mendatang. “Mengurangi angka kriminal di Kabupaten Gowa, serta selalu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar selalu aman, damai dan kondusif, dengan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang dapat mengganggu atau mengancam terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Mari kita selalu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, dan menyamakan persepsi dalam mewujudkan Gowa yang aman dan kondusif,” harapnya.

Sementara itu, Kapolres Gowa, AKBP Boy Samola turut menghimbau agar bisa meningkatkan sinergitas yang sudah terjadi, baik dari Koramil, camat hingga tingkat desa. “Agar apa yang diinginkan dalam mewujudkan Gowa aman dan kondusif bisa segera tercapai.(hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026. Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more