Bulukumba Dapat Bantuan Rp50 M dari Pemprov Sulsel

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Kabupaten Bulukumba mendapatkan dana bantuan daerah bawahan sebanyak Rp50 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan. Pada tahun 2019 lalu Bulukumba hanya mendapatkan bantuan sebanyak Rp26 miliar dari Pemprov Sulsel.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah berharap, pada umurnya yang ke-60 tahun ini Kabupaten Bulukumba bisa lebih maju dan berkembang serta menjadi daerah damai serta sejahtera. 

Bantuan daerah bawahan meningkat menjadi Rp500 miliar, dan Bulukumba sendiri mendapat bantuan sebanyak Rp50 miliar serta 4 unit bus dan mesin traktor untuk pembersih pantai.

“Alhamdulillah, Bulukumba mendapat bantuan Rp50 miliar untuk pengelolaan pariwisata kita, dan juga pada HUT ke-60 ini provinsi membantu 4 bus untuk digunakan masyarakat Bulukumba,” kata Gubernur pada Hari Jadi Bulukumba yang ke – 60, Selasa (4/2/2020).

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulsel langsung menandatangani prasasti proyek tahun anggaran 2019 dan penyerahan bantuan daerah bawahan tahun anggaran 2020, disaksikan langsung ribuan masyarakat di Lapangan Pemuda Bulukumba. 

Daftar proyek tahun anggaran 2019 dan 2020 untuk Kabupaten Bulukumba yang diarahkan khusus untuk infrastruktur pariwisata antara lain, proyek jalan dalam Kawasan Wisata Bira dan Mandala Ria, proyek broadwalk titik nol Tanjung Bira, proyek pembangunan TPST dalam Kawasan Wisata Bira, proyek pembangunan Puskesmas Balantaroang, program Kotaku Kelurahan Ela-Ela pembangunan TPS3R, paving blok, drainase, RTP, air bersih, TP dengan nilai Rp. 2.000.000.000.

Selanjutnya program Kotaku Kelurahan Bentenge (pembangunan paving blok, drainase, air bersih, TP dengan nilai Rp. 1.000.000.000, program Kotaku Kelurahan Bintarore pembangunan paving blok, drainase, air bersih, RTP, TPS dengan nilai Rp500.000.000.

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Bulukumba, HM Sukri Sappewali mengaku, sangat puas dengan bantuan yang berdatangan dari Pemprov Sulsel untuk daerah yang dipimpinnya. 

“Bulukumba ini sudah mendapat bantuan dari Bapak Gubernur Rp26 miliar pada tahun 2019 dan 2020 ini kita mendapatkan yang sangat tinggi Rp50 miliar serta 4 bus pariwisata,” ungkap Sukri.

Hadir pada Hari Jadi Bulukumba yang ke – 60 Ketua DPRD Sulsel, Kejati Sulselbar, Kapolda Sulsel, yang mewakili Pangdam Hasanuddin Makassar, Wakil Bupati Bulukumba, Ketua KKB se-Indonesia, Kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel dan Pemda Bulukumba serta seluruh masyarakat Bulukumba. (*)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Pembangunan Kota, Wali Kota Makassar Temui Kapolda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin terus memperkuat sinergi lintas institusi demi menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dalam agenda silaturahmi dan pertemuan strategis bersama Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, yang berlangsung di Markas Polda Sulsel. Pertemuan ini menjadi ruang dialog konstruktif […]

Read more
Makassar SULSEL

Penanganan Banjir Makassar 2026 Lebih Baik, Air Cepat Surut dan Pengungsian Selesai dalam Hitungan Hari

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar mendapat apresiasi atas penanganan banjir yang dinilai jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada kejadian banjir Januari 2026, genangan air di sejumlah titik terpantau lebih cepat surut, sementara masa pengungsian berlangsung singkat dan terkendali. Berdasarkan data di lapangan, pada 8 titik pengungsian yang terbentuk sejak 12 Januari, sebagian besar […]

Read more
Makassar SULSEL

Urai Kemacetan dan Kembalikan Fungsi Depan GOR, PK5 di Jalan Pajjaiang Ditertibkan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menata wajah kota agar lebih tertib, nyaman, dan bebas macet. Salah satu fokus utama penataan tersebut adalah sterilisasi ruas-ruas jalan yang semestinya bebas dari aktivitas bangunan lapak liar, karena berpotensi menimbulkan kemacetan serta mengganggu estetika kota. Upaya itu kembali dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Biringkanaya, dengan […]

Read more