Bupati Polman Belajar Pengelolaan Sampah di Makassar, Dorong Pemanfaatan Bernilai Ekonomi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyambut hangat kedatangan Bupati Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Samsul Mahmud, di Kantor Balai Kota, Rabu (4/6/2025).

Kedatangannya ini untuk mempelajari pengelolaan sampah secara lebih mendalam.

Samsul menyampaikan, perlunya edukasi kepada masyarakat agar memahami bahwa pengelolaan sampah sebaiknya dimulai dari rumah.

“Selain itu, tujuan kegiatan ini juga untuk mengedukasi warga agar memahami bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan sendiri di rumah,” ujar Bupati.

Menurutnya, pengelolaan sampah akan lebih efektif jika difasilitasi dengan baik, terutama melalui dukungan pemerintah daerah. Apalagi, ia melihat belakangan ini Pemerintah Kota mendapat banyak investor yang hendak melakukan kerja sama dalam hal penanganan persampahan.

“Saya pantau medsos dan juga melihat pemberitaan. Banyak sekali perusahaan dengan teknologi pengelola sampah datang ke Makassar. Kami juga dari Polman mau difasilitasi dulu, beda ini kalau kita (pak Wali) yang langsung dengan instruksi dari Pak Wali Kota,” ujarnya.

Ia ingin melihat langsung pabrik sampah Naga Kuda Brand di perbatasan Makassar-Maros, yang pernah dikunjungi Wali Kota Munafri. Dimana sampah plastik didaur ulang menjadi nilai ekonomis.

Oleh sebab itu, Samsul juga mengungkapkan fakta menarik bahwa di Makassar terdapat aktivitas pengolahan sampah plastik yang cukup besar.

“Saya lihat sendiri, sampah itu datang dari Sulbar, disana sampah plastik yang masuk bisa mencapai 20-30 ton per hari dan dibayar secara tunai pada hari yang sama,” ungkapnya.

Ditekankan pula bahwa sampah, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan bahkan berpotensi sebagai komoditas ekonomi.

“Dengan begitu, sampah tak lagi menjadi beban, melainkan menjadi sumber daya yang memiliki nilai guna dan manfaat bagi lingkungan,” tukasnya.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan, pengelolaan sampah tidak seharusnya hanya dilihat sebagai masalah, tetapi juga sebagai aset yang memiliki nilai ekonomi.

Hal ini disampaikan oleh Munafri terkait pengelolaan sampah di Kota Makassar.

“Pengelolaan sampah itu harus dianggap sebagai aset yang dipisahkan,” tegas Munafri.

Ia menjelaskan bahwa mekanisme pengelolaan dilakukan dengan cara menarik melalui dividen dari unit usaha atau badan pengelola sampah.

Appi juga menambahkan bahwa pendekatan serupa dapat diterapkan di beberapa sektor, seperti pasar tradisional.

Namun demikian, Munafri juga menyoroti persoalan krusial yang masih dihadapi Kota Makassar, yaitu persoalan alas hak atau legalitas lahan.

Menurutnya, ada sejumlah fasilitas umum seperti kantor, pasar, hingga sekolah yang belum memiliki kepastian status lahan.

“Pengelolaan aset, termasuk sampah, harus dibarengi dengan pembenahan administrasi dan legalitas agar tata kelola berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” harapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Sumatera Barat Sumatera Utara

Gubernur Andi Sudirman : Tim Bergerak dari Rumah ke Rumah Bantu Korban Bencana di Sumatera

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan perkembangan terbaru aktivitas Tim Medis dan Tim Kedaruratan Pemprov Sulsel yang saat ini bekerja di wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Tim yang diberangkatkan sejak tanggal 2 Desember 2025 terus melakukan pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah, hingga […]

Read more
Makassar SULSEL

Pemprov Sulsel Tanda Tangani Kontrak Preservasi MYC Paket IV dan V Rp1 Triliun untuk 500 KM

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) memulai babak baru percepatan pembangunan infrastruktur.  Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak bersama kontraktor pelaksana untuk penanganan preservasi jalan paket IV dan paket V Kontrak Tahun Jamak (Multiyear Contract – MYC) Tahun Anggaran 2025-2027. Prosesi penandatanganan kontrak senilai total hampir […]

Read more
Makassar SULSEL

Makassar dan Kuwait Jajaki Kerja Sama Ketahanan Pangan hingga Infrastruktur

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan resmi Duta Besar Kuwait, Khalid Jassim Alyassin, di Balaikota Makassar, Jumat siang (5/12/2025). Silaturahmi diplomatik tersebut membahas peluang kerja sama lintas sektor antara Kota Makassar dan Negara Kuwait. Terlebih dahulu, Khalid Jassim Alyassin menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kota Makassar, lalu membuka diskusi mengenai […]

Read more