Bupati Wajo dan Ketua TP PKK Tampil Kompak di Fashion Show Hari Jadi ke-354 Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Salah satu rangkaian acara yang digelar dalam rangka Hari Jadi Sulawesi Selatan ke-354 tahun 2023 ini adalah Fashion Show Forkopimda Sulsel, Bupati/Walikota, Kepala OPD Pemprov Sulsel, Kepala Instansi Vertikal, BUMN/BUMD masing-masing bersama pasangan.

Bupati Wajo, Amran Mahmud dan Ketua TP PKK Kabupaten Wajo, Sitti Maryam turut berpartisipasi pada kegiatan yang digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Jum’at (20/19/2023) malam.

Pasangan Amran Mahmud-Sitti Maryam kompak tampil dengan mengenakan pakaian sutera berwarna hijau dengan corak khas kearifan lokal Wajo.

Bupati Wajo, Amran Mahmud yang dikonfirmasi usai mengikuti kegiatan ini, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin dan Pj Ketua TP PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar atas pelaksanaan rangkaian Hari Jadi ke-354 Sulsel ini.

“Ini menjadi momen yang tepat untuk memperkenalkan kain sutera yang merupakan kebanggan masyarakat Wajo. Selama ini kita terus berupaya mengembalikan kejayaan sutera ini,” ucap Amran Mahmud.

Ketua DPD PAN Wajo ini mengurai makna dari motif pakaian sutera tenun asli Wajo yang dikenakan dan ditampilkannya malam ini bersama sang Istri.

“Warna Hijau menandakan Wajo sebagai salah satu penghasil padi terbesar di Sulsel sekaligus melambangkan kesuburan, kesejahteraan dan kemakmuran,” ungkapnya.

Sementara corak segi empat, lanjutnya, melambangkan empat unsur manusia yaitu unsur tanah melambangkan kesabaran, air melambangkan rendah hati, angin melambangkan kejujuran dan api melambangkan semangat.

“Segi empat ini juga melambangkan aksara lontara’ Sa yang bermakna Sadda ( Bunyi ) yang dapat melahirka Ada ( Kata ), lalu melahirkan Gau’ ( Perbuatan ) yang menentukan jati diri sebagai Tau ( Manusia )” ucapnya.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Wajo ini berharap, melalui Fashion Show ini, Sutera Wajo semakin dikenal dan diminati baik di level nasional maupun internasional.

“Kita bersyukur, dari beberapa peserta khususnya dari Instansi, BUMN/BUMD dan OPD Prov Sulsel menggunakan kain sutera Wajo dengan berbagai corak,” ucap Amran Mahmud.

Selain sutera, Pendiri Pondok Tahfidz Imam Ahmad Desa Sogi ini berharap produk UMKM Wajo juga bisa diminati, apalagi di kawasan ini juga kita ada stand pameran produk UMKM Wajo.

“Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Pj Gubernur Sulsel dan jajaran Pemprov Sulsel atas pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Sulsel ini,” tambahnya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin mengapresiasi seluruh peserta yang berpartisipasi pada fashion show tersebut. “Keren, semua keren. Terima kasih banyak semua. Salama’ki,” pungkasnya. (APJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sabtu Gembira di SD Negeri Borong Makassar, Diisi dengan Aktivitas Seni

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Sekolah tidak akan maju dan sukses tanpa dukungan orangtua murid. Partisipasi dan kolaborasi orangtua dengan guru-guru bersama murid sangat diperlukan guna pengembangan inovasi sekolah,” kata Andi Etty Cahyani, S.Pd, M.Pd, Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, saat membuka Sabtu Gembira. Hari Sabtu, 10 Oktober 2026, di sekolah yang beralamat di Jalan Borong […]

Read more
Gowa SULSEL

Klarifikasi Denda Balap Liar, Satlantas Polresta Gowa Tegaskan Penindakan Sesuai Aturan Hukum

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Menanggapi pemberitaan di sejumlah media online terkait penindakan balapan liar di Kabupaten Gowa, yang menyoroti keluhan seorang warga mengenai denda hingga Rp3 juta terhadap anaknya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gowa menegaskan, bahwa penindakan terhadap pelanggaran balap liar memiliki dasar hukum yang jelas dan dilaksanakan melalui mekanisme sesuai ketentuan perundang-undangan, Minggu (11/10/2026). […]

Read more
Lingkungan Makassar SULSEL

Langit Makassar Berkabut, BPBD Ingatkan Bahaya PM2.5! Fadli Tahar : Jangan Tunggu Sesak untuk Melindungi Diri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kualitas udara masuk kategori tidak sehat pada pengukuran di Maros. Asap kebakaran hutan dan lahan serta pergerakan angin menjadi faktor yang perlu diwaspadai masyarakat Sulawesi Selatan. Kabut asap bukan sekadar membuat langit terlihat suram. Di balik udara yang tampak biasa, terdapat partikel polutan berukuran sangat kecil yang berpotensi masuk jauh ke dalam […]

Read more