Bupati Wajo Terus Perjuangkan Tambahan Kuota PBI BPJS APBN ke Pemerintah Pusat

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo telah mendapatkan penambahan kepesertaan aktif Penerima Bantuan Iuran (PBI) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 30.236 jiwa dari Kementerian Sosial (Kemensos). Bupati Wajo, Amran Mahmud, masih memperjuangkan kuota tambahan.

Amran Mahmud menemui pemerintah pusat, dalam hal ini Kemensos terkait penambahan kuota PBI BPJS APBN. Ini bagian perjuangan Pemkab Wajo mengembalikan status Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta Wajo. Tujuannya, memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

Sebab, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang terbatas akibat refocusing untuk penanganan Covid-19. Amran Mahmud sebelumnya telah mengajukan permohonan kepada Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, untuk penambahan kuota PBI BPJS APBN.

Upaya itu berbuah manis. Pemkab Wajo telah mendapatkan penambahan kepesertaan aktif PBI BPJS APBN sebanyak 30.236 jiwa, yang diserahkan langsung Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kemensos, Robben Rico, pada peringatan Hari Jadi Wajo (HJW) ke-623 lalu. Namun, jumlah itu belum mencukupi untuk memperoleh status UHC. Masih dibutuhkan penambahan sekitar 10 ribu jiwa lagi.

Oleh karena itu, Pemkab Wajo masih terus mengupayakan penambahan PBI BPJS APBN. Terbaru, Selasa (5/4/2022), di Kantor Kemensos. Amran Mahmud menemui Staf Khusus Mensos, Suhadi, Sekretaris Dirjen Linjamsos Kemensos, Robben Rico, dan pelaksana tugas Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos, Iyan Kusmadiana, untuk mengajukan permohonan penambahan kuota PBI BPJS APBN. Kali ini, Amran Mahmud mengusulkan sebanyak 18 ribu jiwa.

Amran Mahmud didampingi Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P2KBP3A) Wajo, Ahmad Jahran, dan Kepala Bidang Relinjamsos Dinsos P2KBP3A, Warmansyah.

Pada pertemuan ini, Dirjen Linjamsos Kemensos, Robben Rico, memuji dan mengapresiasi atas keuletan Bupati Wajo memperjuangkan jaminan kesehatan bagi masyarakatnya.

“Kunjungan Bapak Bupati hari ini serta komunikasi yang intens dengan kami merupakan wujud keberpihakan Bapak Bupati terhadap kebutuhan akan jaminan kesehatan bagi masyarakatnya,” ucapnya.

Sementara Bupati Wajo, Amran Mahmud, yang dikonfirmasi usai mengikuti pertemuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan Mensos, Tri Rismaharini, bersama jajaran untuk Wajo.

“Tentu kami juga menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PDIP, Syamsu Niang (Dapil II Sulsel) yang sebelumnya telah memfasilitasi kami ke Kementerian Sosial serta Ketua Komisi VIII DPR RI yang juga dari Fraksi PAN, Yandri Susanto, yang telah menemani pada pertemuan sebelumnya,” ucap Amran Mahmud.

Amran Mahmud menjelaskan, bahwa apa yang diupayakan selama ini merupakan komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

“Kita ingin agar seluruh masyarakat Wajo bisa memiliki kartu BPJS, sehingga mereka tidak perlu memikirkan biaya ketika membutuhkan layanan kesehatan. Namun, karena APBD kita terbatas sehingga kita mengupayakan melalui permohonan bantuan ke Kementerian Sosial,” ucapnya.

Amran Mahmud menuturkan, bahwa kunjungan ini mendapatkan respons dari pihak Kemensos dan berkomitmen akan menambahkan kuota PBI APBN secara bertahap untuk Pemkab Wajo.

Diketahui sebelumnya, atas fasilitasi Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP, Syamsu Niang (Dapil II Sulsel) dan turut hadir Ketua Komisi VIII DPR RI yang juga dari Fraksi PAN, Yandri Susanto, Amran Mahmud telah menyampaikan permohonan langsung untuk penambahan kuota PBI JKN APBN kepada Mensos, Tri Rismaharini, di salah satu hotel di Jakarta, pada Februari lalu. (APJ)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Disaksikan Menteri LH : Proyek PSEL di TPA Antang, Jadi Solusi Sampah Resmi Dimulai

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar bersama Bupati Gowa dan Bupati Maros resmi menandatangani perjanjian kerja sama atau PKS penyelenggaraan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) bersama Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel). Penandatangan kolaborasi lintas daerah tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, di Rumah Jabatan […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Makassar Tekankan Toleransi sebagai Kekuatan Pembangunan di Dharma Santi Nyepi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Dharma Santi Perayaan Hari Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026 Masehi yang digelar di Hotel Harper Makassar, Jumat malam (3/04/2026). Kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, serta Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama unsur Forkopimda Sulawesi Selatan. Pada acara tersebut, Munafri […]

Read more
Makassar SULSEL

Tak Kenal Libur, Wali Kota Makassar Pimpin Rapat Strategis Tangani Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar dibawa kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin seakan tak mengenal hari libur. Di saat sebagian besar instansi memilih rehat sejenak, sosok yang akrab disapa Appi justru memanfaatkan waktu tersebut untuk memastikan berbagai persoalan kota tetap tertangani secara serius dan terukur. Fokusnya jelas, tidak memberi ruang bagi masalah menumpuk, melainkan diselesaikan […]

Read more