Cegah Karhutla, Kapolresta Gowa Ajak Warga Jaga Lingkungan dan Waspadai Titik Api

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Asap tipis yang membumbung dari hamparan lahan mungkin terlihat sederhana. Namun, ketika api mulai menjalar dan tak terkendali, dampaknya dapat berubah menjadi bencana yang mengancam lingkungan, kesehatan, hingga keselamatan masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA, mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan potensi kebakaran, Senin (10/8/2026).

Kapolresta Gowa menegaskan, masyarakat dilarang melakukan pembakaran hutan maupun lahan, termasuk membuka lahan atau perkebunan dengan cara membakar.

“Jangan membakar hutan dan lahan. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan. Mari kita jaga lingkungan dan keselamatan bersama,” tegas Kapolresta Gowa.

Selain itu, masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak meninggalkan api dalam kondisi menyala di kawasan hutan maupun lahan.

Kapolresta juga mengingatkan masyarakat agar segera mengambil tindakan apabila menemukan titik api. Jika api masih memungkinkan untuk dipadamkan dengan aman, masyarakat dapat melakukan pemadaman awal dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat.

“Jika melihat titik api, segera padamkan apabila memungkinkan dan aman, atau segera laporkan kepada pihak berwajib. Kecepatan informasi sangat penting untuk mencegah api meluas,” ujarnya.

Menurutnya, upaya pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Sebab, menjaga hutan dan lahan berarti menjaga udara yang dihirup, sumber kehidupan, serta masa depan generasi mendatang.

Kapolresta Gowa juga mengingatkan bahwa pembakaran hutan dan lahan dapat berujung pada proses hukum. Pelaku pembakaran hutan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

“Jangan sampai karena kelalaian atau kesengajaan, api merugikan banyak orang dan berhadapan dengan hukum. Mari kita cegah bersama sebelum terjadi,” pungkasnya.

Polresta Gowa pun mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar, tidak meninggalkan sumber api, serta segera melaporkan setiap potensi kebakaran.

Jaga hutan, jaga lahan, jaga kehidupan. Karena mencegah kebakaran jauh lebih baik daripada menyesal setelah api membesar.

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Menulis Sejarah Rakyat sebagai Sebuah Gerakan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Sejarah itu bukan hanya yang ada di buku-buku pelajaran, yang kita pelajari di kampus dan sekolah. Namun juga kisah orang-orang biasa, yang ditulis berdasarkan pengalaman dan ingatannya,” jelas Ferdhiyadi, salah seorang Tim Historiografi Rakyat. Ferdhy, begitu dosen Sosiologi UNM itu akrab disapa, berbicara dalam kegiatan Bincang Buku Historiografi Rakyat: Tanah, Tubuh, dan […]

Read more
Gowa SULSEL

Mahasiswa UKM Seni Budaya Ihya ITBA Al Gazali Barru Gelar Workshop Lukis di Ruang Belajar Bantaran Jekneberang

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Mahasiswa administrasi publik yang biasanya mengkaji birokrasi, dan bagaimana lembaga negara bekerja secara efisien, transparan, dan akuntabel, ternyata juga punya potensi seni yang besar. Begitulah yang tampak pada sejumlah mahasiswa Jurusan Administrasi Publik yang mengikuti Workshop Lukis, di Ruang Belajar Bantaran, Kampung Kaledupaya, Desa Taeng, Kabupaten Gowa, 16-18 Oktober 2026. Mereka tergabung […]

Read more
Makassar SULSEL

Makassar Kian Tak Aman, JMSI Desak Evaluasi Kinerja Kapolrestabes

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Maraknya perang kelompok dan kejahatan jalanan di Kota Makassar menuai kritik Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan. Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) dan Polrestabes Makassar didesak mengevaluasi efektivitas pengamanan karena konflik yang berulang membuat warga khawatir terhadap kondisi keamanan. Ketua JMSI Sulsel, Ilham Husen, menilai berulangnya bentrokan menunjukkan perlunya pembenahan […]

Read more