Cegah Penyebaran Covid-19, Pangdam Hasanuddin Terapkan Prinsip Cepat, Tepat, Fokus, Terpadu dan Sinergis

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Mengawali pelaksanaan tugas Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Desease (Covid – 19) Provinsi Sulawesi Selatan, Panglima Kodam XIV/Hasanuddin mengajak seluruh unsur yang terlibat agar melaksanakan tugas pencegahan wabah virus corona di Sulsel dengan menerapkan prinsip cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergis.

Hal ini disampaikan Mayjen TNI Andi Sumangerukka saat memimpin rapat terbatas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 19 (Covid-19) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020 di Balai Jenderal M. Yusuf Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sabtu (28/3/2020).

Pada pertemuan tersebut Pangdam menekankan, bahwa seluruh personel yang terlibat harus menyadari dan meyakini bahwa masalah virus yang dihadapi saat ini akan mampu diatasi dengan mengedepankan kebersamaan dan keterpaduan.

“Tidak akan ada jalan tanpa kebersamaan. Oke mulai saat ini kita akan dengarkan tentang tugas dan fungsi kita masing-masing untuk kita ditindaklanjuti bersama,” tegas Pangdam.

Ditambahkan Pangdam, dalam pelaksanaan tugas pencegahan covid-19 ini, akan dibentuk dokter siaga yang bertugas memberikan bantuan pelayanan kesehatan secara cepat, dan mengecek kondisi nyata perkembangan pasien di rumah sakit rujukan yang telah ditentukan.

“Semua tenaga medis harus diyakinkan keamanan dan kesiapan untuk bergera, dan nanti akan ditampung di Hotel Grand Sayang,” jelas Pangdam.

Senada dengan penyampaian Pangdam, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Halim Pagarra mengajak seluruh personel yang tergabung dalam gugus tugas untuk segera menyamakan persepsi.

“Kita harus sama-sama bekerja untuk menghasilkan hasil yang maksimal, siapa lagi kalau bukan kita, kapan lagi kalau bukan sekarang,” ucapnya.

Sedangkan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengajak semua yang terlibat dalam Gugus Tugas untuk memahami betul apa yang menjadi tanggungjawabnya.

Menutup acara, Pangdam mengulang kembali ajakannya untuk mengedepankan kebersamaan, agar setiap permasalahan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan penanganan yang tepat dan cepat.

“Tidak ada tugas yang besar dan sulit, kalau kita kerjakan bersama,” sebutnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Staf Kodam Brigjen TNI Budi Sulistijono, Danrem 141/TP Kolonel Inf Suwarno, para Asisten Kasdam, Kakesdam, Kapendam dan jajaran Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemerintah Provinsi Sulsel yang terlibat dalam gugus tugas penanganan Covid-19.

Penulis: Edi

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Cinta Tak Perlu Mahal, Pemkot Makassar Siapkan Nikah Gratis untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat Lontara+

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kabar baik datang dari Pemerintah Kota Makassar, dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tahun 2026. Pemkot menyiapkan nikah massal gratis untuk 210 pasangan atau 420 orang. Lewat Dinas Sosial menghadirkan program nikah massal yang menyasar masyarakat kurang mampu, yang selama ini terkendala biaya maupun administrasi untuk melangsungkan dan mencatatkan […]

Read more
Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Desalinasi Air Laut untuk Penuhi Kebutuhan Air Warga Pulau

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan inovasi penyediaan air bersih dan air minum bagi masyarakat di wilayah kepulauan melalui teknologi desalinasi air laut berbasis tenaga surya. Program yang digagas Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin ini, menjadi salah satu upaya menghadirkan pelayanan dasar yang lebih merata bagi masyarakat di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, khususnya warga yang […]

Read more
Makassar SULSEL

Polda Sulsel Beberkan Kronologi Penangkapan Residivis Narkoba dan Penanganan Medis hingga Dinyatakan Meninggal Dunia

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Polda Sulawesi Selatan memberikan penjelasan terkait penanganan perkara narkoba, termasuk proses penangkapan seorang residivis sekaligus Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial R yang sebelumnya melarikan diri dari ruang titipan tahanan dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis. Penjelasan tersebut disampaikan dalam kegiatan doorstop yang berlangsung di Lobi Mapolda Sulsel, Selasa (29/9/2026), oleh […]

Read more