Cetak Kader yang Terampil dan Mandiri, TP PKK Makassar Gelar Bimtek Perawatan Jenazah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar melalui Kelompok Kerja (Pokja) I menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tata cara merawat dan memandikan jenazah selama dua hari, Senin–Selasa (12–13 Oktober 2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Bosowa, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, ini diikuti sejumlah kader PKK dari tingkat kecamatan dan kelurahan. Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam penyelenggaraan jenazah sesuai syariat Islam.

Ketua panitia, Nurhaenah, mengatakan, kegiatan ini mengangkat tema penting yang kerap dihindari sebagian masyarakat karena rasa takut maupun kurangnya pemahaman tentang tata cara pengurusan jenazah.

“Perawatan jenazah merupakan kewajiban fardhu kifayah bagi umat Islam. Artinya, harus ada orang yang memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melaksanakannya di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nurhaenah, melalui pelatihan ini, TP PKK Kota Makassar berharap dapat mencetak kader-kader yang mandiri, terampil, dan berani mengambil peran dalam penyelenggaraan jenazah.

Materi yang diberikan mencakup tahapan pengurusan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga proses pemakaman. Para kader juga diharapkan meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Kader PKK Diharapkan Jadi Penggerak di Masyarakat

Sementara itu, Vivi Andriani yang mewakili Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menyampaikan, bahwa keterampilan mengurus jenazah perlu dikuasai kader PKK, khususnya yang tergabung dalam Pokja I.
Ia menjelaskan, fardhu kifayah merupakan kewajiban bersama yang pelaksanaannya dapat diwakili oleh sebagian umat Islam yang telah menunaikannya. Karena itu, diperlukan kerja sama dan keterlibatan masyarakat agar kewajiban tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, ibu-ibu dapat mensosialisasikan pengetahuan yang diperoleh sekaligus mengajak masyarakat lainnya untuk belajar. Dengan begitu, akan semakin banyak tenaga yang siap membantu penyelenggaraan jenazah di kelurahan masing-masing,” tuturnya.

Vivi juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengelola masjid, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

Mengurus Jenazah Berarti Memuliakan Sesama Muslim

Dalam bimtek tersebut, peserta mendapatkan materi dari Tri Eka Husaini Putri, S.E., seorang trainer dan praktisi penyelenggaraan jenazah.
Tri Eka menekankan bahwa setiap Muslim perlu memahami tata cara pengurusan jenazah sebagai bentuk penghormatan dan pemuliaan terhadap manusia yang telah meninggal dunia.

Ia mengingatkan, bahwa kematian merupakan kepastian bagi setiap makhluk hidup, tanpa mengenal usia, kondisi, maupun tempat. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai penyelenggaraan jenazah sebaiknya tidak hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu, tetapi juga dipelajari dan dipraktikkan secara berkelanjutan.

Menurutnya, ilmu tentang pengurusan jenazah perlu terus diulang agar tata cara yang dipelajari dapat dipahami dan dilaksanakan dengan benar ketika dibutuhkan.

Selain pemahaman keagamaan, peserta juga diarahkan untuk memahami pentingnya menjaga kehormatan jenazah, termasuk memperhatikan ketentuan syariat dalam proses memandikan dan mengkafani.

Bimtek ini diharapkan menjadi langkah nyata TP PKK Kota Makassar dalam memperkuat peran kader di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pemberdayaan keluarga, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

Dengan bertambahnya kader yang memahami tata cara penyelenggaraan jenazah, masyarakat diharapkan memiliki sumber pengetahuan dan tenaga terlatih yang dapat membantu ketika ada warga yang meninggal dunia.

Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa mengurus jenazah bukanlah hal yang harus dihindari karena rasa takut. Dengan bekal ilmu, pemahaman agama, dan kepedulian sosial, kewajiban tersebut dapat dilaksanakan secara terhormat, benar, dan penuh tanggung jawab. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jakarta Makassar SULSEL

Lontara+ Jadi Andalan Transformasi Digital Makassar, 92 Persen Pengaduan Warga Tuntas

JAKARTA, EDELWEISNEWS COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat transformasi digital melalui integrasi layanan publik, pengelolaan data terpadu, dan sistem pemantauan kinerja pemerintahan. Salah satu inovasi yang menjadi andalan adalah super app Lontara+, yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah dalam satu platform. Strategi tersebut dipaparkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota […]

Read more
Makassar SULSEL

Kapolri : Commander Wish Jadi Pedoman Personel dalam Melayani Masyarakat

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., melalui Commander Wish menegaskan, bahwa setiap anggota Polri harus senantiasa memahami masyarakat, bekerja untuk masyarakat, dan menyelesaikan persoalan bersama masyarakat. Arahan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian yang berorientasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat. “Setiap anggota Polri […]

Read more
Makassar SULSEL

Prihatin Kabut Asap di Makassar, Appi Instruksikan Dinas Bagi Masker Gratis ke Siswa dan Kelompok Rentan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memberikan perhatian serius terhadap kondisi kabut asap dan penurunan kualitas udara yang terjadi di Kota Makassar dalam beberapa pekan terakhir. Di tengah agenda internasional United Nations Forum of Mayors 2026 di Jenewa, Swiss, Appi meminta jajaran Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah cepat untuk melindungi kesehatan […]

Read more