Danlantamal VI : Isra’ Mi’raj Menjadi Momentum Meneladani Nabi Muhammad sebagai Uswatun Khasanah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Keluarga Besar Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VI Makassar memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1443 H/ 2022 M, di Gedung Hasanuddin Mako Lantamal VI, Rabu (9/3/2022).

Isra Mi’raj tahun ini mengambil tema “Hikmah Isra Mi’raj dalam Kehidupan Prajurit TNI”, yang menghadirkan Al Ustadz Dr. H. Abdul Rahman Qayyum, SH, MA, sebagai penceramah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Komandan Lantamal (Danlantamal) VI Laksamana Pertama TNI Dr. Benny Sukandari, SE, MM, CHRMP, dalam sambutannya menyampaikan, semangat Isra’ Mi’raj kali ini sangatlah relevan, dengan mengangkat tema “Hikmah Isra’ Mi’raj dalam kehidupan Prajurit TNI”.

“Di dalamnya tersirat pesan, bahwa melalui peringatan ini menjadi momentum untuk meneladani Nabi Muhammad Saw sebagai Uswatun Khasanah, meningkatkan kualitas akhlak dan ibadah, penguat Ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan sholat sebagai benteng keimanan yang kokoh,” ujar Danlantamal VI.

“Kristalisasi hikmah tersebut, senantiasa melandasi pembentukan pribadi-pribadi muslim prajurit dan PNS Lantamal VI yang memiliki kapabilitas kinerja, integritas dan loyalitas, yang dilandasi keimanan dan ketaqwaan yang semakin kuat dalam segala aspek kehidupan,” lanjut Danlantamal VI.

Sementara itu, ustazd Abdul Rahman dalam ceramahnya menyampaikan, Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa besar dan bersejarah. Yaitu peristiwa perjalanan Nabi Muhammad Saw dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqso yang dilanjutkan ke Sidrotul Muntaha untuk menerima perintah shalat dari Allah Subhanahu Wata’ala sebagai Nabi dan Rasul yang terakhir, untuk menyebarkan agama Islam yang merupakan agama yang dirahmati Allah Swt bagi umat manusia.

“Sepanjang perjalanan itu, Nabi diperlihatkan berbagai kejadian dan pemandangan yang luar biasa tentang keagungan Allah Swt,” terangnya.

Tanda Allah mencintai hambanya, salah satunya adalah dengan memberikan cobaan, bila seorang hamba berhasil melewatinya dengan sabar dan berikhtiar, maka cinta Allah akan hadir dengan menaikan derajat hambanya tersebut.

Cobaan dari Allah Swt sangat beragam, mulai diberinya rasa khawatir ketakutan, kemudian kelaparan, hingga kematian. Bagi orang yang beriman, ketika diberikan cobaan, maka ia akan menyerahkan kembali kepada Allah dengan berserah diri dan meningkatkan amal ibadah dengan sabar dan sholat.

Hadir dalam kegiatan ini, Wadan Lantamal VI, para Asisten Danlantamal VI Kafasharkan Makassar, Dansatrol Lantamal VI, Dansatlinlamil-3 Makassar, Danyonmarhanlan VI, Dansekesal Makassar, Para Kadis/Kasatker Lantamal VI dan Ketua Korcab VI DJA II beserta pengurus. (Ril)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sabtu Gembira di SD Negeri Borong Makassar, Diisi dengan Aktivitas Seni

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Sekolah tidak akan maju dan sukses tanpa dukungan orangtua murid. Partisipasi dan kolaborasi orangtua dengan guru-guru bersama murid sangat diperlukan guna pengembangan inovasi sekolah,” kata Andi Etty Cahyani, S.Pd, M.Pd, Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, saat membuka Sabtu Gembira. Hari Sabtu, 10 Oktober 2026, di sekolah yang beralamat di Jalan Borong […]

Read more
Gowa SULSEL

Klarifikasi Denda Balap Liar, Satlantas Polresta Gowa Tegaskan Penindakan Sesuai Aturan Hukum

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Menanggapi pemberitaan di sejumlah media online terkait penindakan balapan liar di Kabupaten Gowa, yang menyoroti keluhan seorang warga mengenai denda hingga Rp3 juta terhadap anaknya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gowa menegaskan, bahwa penindakan terhadap pelanggaran balap liar memiliki dasar hukum yang jelas dan dilaksanakan melalui mekanisme sesuai ketentuan perundang-undangan, Minggu (11/10/2026). […]

Read more
Lingkungan Makassar SULSEL

Langit Makassar Berkabut, BPBD Ingatkan Bahaya PM2.5! Fadli Tahar : Jangan Tunggu Sesak untuk Melindungi Diri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kualitas udara masuk kategori tidak sehat pada pengukuran di Maros. Asap kebakaran hutan dan lahan serta pergerakan angin menjadi faktor yang perlu diwaspadai masyarakat Sulawesi Selatan. Kabut asap bukan sekadar membuat langit terlihat suram. Di balik udara yang tampak biasa, terdapat partikel polutan berukuran sangat kecil yang berpotensi masuk jauh ke dalam […]

Read more