Danny Pomanto Jamu Makan Malam Konjen Filipina, Marry Jennifer: Saya Terkesan dengan Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto bersama jajaran pemerintah kota tak pernah gagal membuat tamu-tamu terkesan, baik tamu nasional maupun Internasional.

Hal itu yang dirasakan Konsulat Jenderal (Konjen) Filipina di Indonesia Marry Jennifer Domingo saat berkunjung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan selama beberapa hari ini.

Ia mengatakan, Makassar adalah kota yang sangat indah dan menyenangkan. Karenanya, ia mengaku terkesan dengan keindahan dan keramahan orang Makassar.

“Sangat disayangkan karena saya tidak dapat menjelajahi semua tempat wisata yang ada disini, namun inilah alasan saya mengatakan kenapa saya akan kembali ke sini,” kata Marry Jennifer usai jamuan makan malam di kediaman pribadi Danny Pomanto, Jalan Amirullah, Jumat (19/4/2024).

Suasana hangat begitu terasa, Marry Jennifer dan rombongan tampak larut dengan jamuan yang diberikan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto selaku tuan rumah.

Marry Jennifer bahkan mengiringi Danny dengan piano menyanyikan lagu berjudul Moon River, singel Henry Mancini & Orchestra yang dirilis pada tahun 1961.

Kata Marry, pengalaman selama di Makassar akan ia ceritakan kepada teman-temannya di Filipina. Keindahan dan keramahan orang Makassar patut diketahui semua orang dan menjadi salah satu kota yang wajib dikunjungi.

“Saya akan kembali dan membawa teman-teman saya dan saya akan menceritakan kepada dunia tentang Makassar, tempatnya yang indah dan makanannya yang lezat,” ucap Marry memuji.

Ia pun berharap Filipina dapat menjadi bagian dari banyaknya potensi yang dimiliki Kota Makassar. Terlebih sunset Makassar disebut delapan terbaik di dunia sehingga sayang untuk tidak dinikmati.

“Pengalaman saya sekali seumur hidup dapat menyaksikan matahari terbenam (sunset) di salah satu tempat dari delapan terbaik di dunia, yaitu di Makassar,” tambah Marry bercerita.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan yang selama ini diberikan Filipina.

Ia juga berharap Filipina bisa terlibat langsung di dalam event besar Maksssar Internasional Eight Festival and Forum (F8) yang akan digelar pada Juli 2024 mendatang.

Apalagi Makassar saat ini telah menjadi ikon Kota Makan Enak dan Kota Festival Tepian Air di Indonesia.

Salah satunya F8 Makassar yang menampilkan kreativitas dalam delapan sub sektor ekonomi kreatif. Diantaranya, Food and Fruit, Fashion, Fiction Writers, Fine Art, Fusion Music, Film, Folks, dan Flora Fauna.

Dalam jamuan makan malam, Pj Sekda Firman Pagarra, Kepala Dinas Pariwisata Moh Roem, Kepala Diskominfo Ismawaty Nur, dan Kabag Kerjasama Andi Zulfitra Dianta juga turut mendampingi. (Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Personil BPBD Kota Makassar Bawa Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Wajo

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Terjadi kebakaran di Jalan Sangir RT/RW : 01/04, Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 16.13 wita. Diduga pemicu kebakaran yakni kosleting listrik, sebab api muncul dari salah satu atap rumah warga. Regu 2 Posko Mulia Ujung Tanah dengan personil Agum Purnama, Muh Aldo Sabetto Syarif dan Alif Akbar Herman […]

Read more
Makassar SULSEL

Usai Sudah Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Strategi ‘Mappatabe’ Tekan Lakalantas 7%

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 yang digelar sejak 2 hingga 15 Februari 2026 resmi berakhir. Operasi yang dilaksanakan serentak ini menunjukkan capaian signifikan, khususnya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) hingga 7 persen serta menurunkan angka korban meninggal dunia sebesar 36 persen. Operasi yang mengedepankan strategi berbasis kearifan lokal “Mappatabe” […]

Read more
Makassar SULSEL

55 Lapak PKL di Tamalate Direlokasi, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Selama 30 Tahun

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM. – Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan fungsi ruang publik. Penertiban terhadap bangunan lapak liar yang berdiri di atas trotoar dan menutup saluran drainase kembali digelar, sebagai bagian dari upaya menciptakan kota yang tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. Puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini […]

Read more