Danny Pomanto Resmikan Nama Jalan Jampea Jadi Hoo Eng Djie

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Jalan Jampea yang berlokasi di Kecamatan Wajo resmi berubah nama menjadi Jalan Hoo Eng Djie, Sabtu (8/2/2025).

Perubahan nama jalan tersebut diresmikan langsung Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto dan disaksikan salah satu cucu Hoo Eng Djie bernama Herawaty.

Wali Kota Danny Pomanto menilai Hoo Eng Djie adalah tokoh seniman Tionghoa yang menurutnya patut untuk diperkenalkan ke seluruh generasi muda penerus bangsa.

“Baba Tjoi begitu beliau saya panggil merupakan seniman besar yang pada saat zaman kemerdekaan beliau tampil menjadi bagian di dalam semangat kebudayaan Kota Makassar,” kata Danny Pomanto.

Ati Raja merupakan salah satu lagu ciptaan Hoo Eng Djie yang masih terkenal hingga saat ini. Beliau lahir di Kassi Kebo, sebuah daerah peranakan di Kabupaten Maros.

Hoo Eng Djie memiliki grup musik Singara Kulla-Kullawa (Sinar Kunang-Kunang), dan berhasil mendapatkan penghargaan dari radio nasional pada tahun 1953.

Ia juga mendapatkan kesempatan berdialog bersama dengan Presiden Ir Soekarno dan membahas soal musik-musik daerah.

Perjalanan hidup Hoo Eng Djie yang penuh dengan dinamika telah digambarkan dalam sebuah film berjudul ‘Ati Raja’ yang tayang pada November 2019 lalu.

Film Ati Raja merupakan hasil produksi dari Persaudaraan Peranakan Tionghoa Makassar (P2TM) yang juga menjadi penggagas sosok Hoo Eng Djie diabadikan jadi nama jalan.

“Ini perlu, karena sejarah itu adalah bagian yang paling mahal dan paling bernilai yang kita miliki hari ini,” tutur Danny Pomanto.

Sementara itu, Ketua Umum P2TM Arwan Tjahjadi bersyukur bisa mengukir sejarah dengan mengabadikan Hoo Eng Djie jadi nama jalan di Kota Makassar.

“Saya sungguh lama menantikan karena eksekusinya lama terjadi adanya nama Jalan Hoo Eng Djie di Kota Makassar,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Makassar Danny Pomanto yang turut mendorong hadirnya nama Jalan Hoo Eng Djie, Seniman Tionghoa.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Danny Pomanto karena senantiasa ikut mendorong hadirnya Jalan Hoo Eng Djie ini,” ucap Arwan Tjahjadi.

Yuliati, seorang cucu Ho Eng Djie sangat senang kakeknya bisa dikenang di masyarakat Makassar sebagai seniman dari Tionghoa. Hanya dia sedikit kecewa, karena saat peresmian jalan tersebut mereka selaku cucu tidak dilibatkan atau dikonfirmasi sebelumnya, kalau nama Hoo Eng Djie akan dipakai sebagai nama.

“Kami sebagai cucu beliau senang nama kakek kami dikenang dengan menjadikannya sebagai nama jalan. Ini suatu kebanggaan bagi kami. Hanya kami sesalkan, kami tidak informasi soal itu. Kalau kami diundang kami bisa menyaksikan momen bersejarah tersebut,” ungkap Yuli, sapaan akrab Yuliati. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Makassar Kian Tak Aman, JMSI Desak Evaluasi Kinerja Kapolrestabes

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Maraknya perang kelompok dan kejahatan jalanan di Kota Makassar menuai kritik Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan. Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) dan Polrestabes Makassar didesak mengevaluasi efektivitas pengamanan karena konflik yang berulang membuat warga khawatir terhadap kondisi keamanan. Ketua JMSI Sulsel, Ilham Husen, menilai berulangnya bentrokan menunjukkan perlunya pembenahan […]

Read more
Makassar SULSEL

Rakor Bersama Polri-TNI, Munafri Instruksikan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil langkah tegas untuk menekan maraknya tawuran antarkelompok yang meresahkan masyarakat. Seluruh camat dan lurah diinstruksikan meningkatkan patroli malam, mengaktifkan kembali pos ronda, serta memperkuat koordinasi dengan TNI-Polri dan Satpol PP. Instruksi tersebut ditegaskan Munafri saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh camat dan lurah se-Kota Makassar di […]

Read more
Parepare SULSEL

Ditres PPA dan PPO Polda Sulsel Bersama BP2MI Jemput dan Terima 41 PMI Deportasi di Pelabuhan Parepare

PAREPARE, EDELWEISNEWS.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan bersama jajaran Polres Parepare bersinergi dengan UPT BP2MI Parepare dalam kegiatan penjemputan dan penerimaan 41 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari luar negeri. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (19/10/2026), sekitar pukul 10.30 Wita, di […]

Read more