Danny Pomanto Sematkan Tanda Kehormatan Presiden RI kepada 12 PNS Pemkot Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto, menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Makassar.

Penghargaan tinggi Presiden RI tersebut sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi dalam menunjukkan kesetiaan, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinan mereka, sehingga bisa menjadi teladan bagi PNS lain.

Apresiasi diberikan Danny Pomanto secara simbolis kepada 12 perwakilan pegawai terbaik, didampingi oleh Kepala BPSDM Kota Makassar, Akhmad Namsum.

Momen bersejarah ini diserahkan di sela-sela acara momentum Refleksi Akhir Tahun 2024 Kota Makassar, yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton, Jumat (27/12/2024).

“Kepada saudara yang akan menerima tanda penghormatan, sebelum saya menyematkan tanda kehormatan ini, atas nama presiden RI saya ngin bertanya, apakan anda bersedia menerima tanda kehormatan tersebut,” ujar Danny, disusul jawaban penuh komitmen dari 12 penerima penghargaan.

Danny tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada para penerima Satyalancana Karya Satya. Dan berpesan untuk terus memberikan kontribusi dalam pembangunan Kota Makassar.

“Semoga penghargaan ini dapat memotivasi PNS lain untuk meningkatkan kinerja dan dedikasi mereka,” harapnya.

Kepala Bidang Kinerja dan Penghargaan BKPSDM Kota Makassar, Rosnaidah, menguraikan, total sebanyak 471 Pejabat PNS Kota Makassar yang telah mempunyai masa kerja 10 tahun, 20 tahun, atau 30 tahun, menerima tanda kehormatan.

“Seluruh total penerima penghargaan ini terbagi dari pegawai masa kerja 30 tahun sebanyak 107 orang, masa kerja 20 tahun sebanyak 86 orang, dan masa kerja 10 tahun 278 orang,” urainya.

Adapun 12 PNS Penerima Penghargaan Satyalancana Karya Satya secara simbolis diantaranya:
1.30 Tahun Dedikasi:

  • Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andi Muhammad Yasir
  • Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Nielma Palemba
  • Camat Rappocini, Muhammad Aminuddin
  • Guru SMPN 34 Kota Makassar, Hasiming. 2.20 Tahun Dedikasi:
  • Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), A. Zulkifli
  • Kepala Dinas Pariwisata, Muhammad Roem
  • Kabag Protokol, Muhammad Zuhur Dg. Ranca
  • Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Benyamin Torupadang
  1. 10 Tahun Dedikasi:
  • Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Ismawaty Nur
  • Camat Makassar, Husni Mubarak
  • Camat Panakkukang, Muhammad Ari Fadil
  • Mantan Camat Ujung Pandang, Almarhum Syahrial Syamsuri (diwakili oleh istri). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Pemprov Sulsel Perkuat Pengendalian BBM Bersubsidi Tepat Sasaran

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM -Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Penyaluran dan Rekomendasi BBM Bersubsidi Tepat Sasaran di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (4 Mei 2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Rapat koordinasi tersebut […]

Read more
Makassar SULSEL

Dengan Pendekatan Humanis,118 Pedagang di Pasar Pamos Mamajang Bongkar Lapak Secara Sukarela

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar memilih jalan yang lebih humanis melalui edukasi dan pendekatan persuasif dalam menata pedagang di setiap kecamatan. Upaya ini tidak sekadar berorientasi pada penertiban, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa ruang publik, fasum dan fasos, harus dikembalikan pada fungsinya demi kepentingan bersama. Langkah tersebut tampak nyata di Kecamatan Mamajang. Aparat […]

Read more
Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Matangkan SOP Terpadu Penanganan ODGJ, Libatkan Seluruh OPD

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar terus mematangkan sistem penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) melalui penyusunan standar operasional prosedur (SOP) terpadu yang melibatkan lintas sektor. Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan bahwa penanganan ODGJ tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan harus melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) secara terintegrasi. “Penanganan ODGJ adalah tanggung […]

Read more