Dari Hari Juang TNI AD, Kodam Hasanuddin Gelar Serbuan Teritorial Baksos di RS Pelamonia

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD tahun 2019, Kodam XIV/Hasanuddin melaksanakan Serbuan Teritorial dengan menggelar Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan, bertempat di halaman Rumah Sakit Pelamonia Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Sabtu (7/12).

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, S.IP, M.Si dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Irdam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Bahram mengatakan, kegiatan bakti sosial kesehatan ini sebagai rangkaian memperingati Hari Juang TNI AD tahun 2019 yang bertemakan “TNI AD adalah Kita”.

“Ini merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam Hasanuddin dalam mencermati berbagai permasalahan yang ada di masyarakat terkait pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

“Semua kegiatan yang dilakukan diperuntukkan bagi masyarakat, utamanya yang kurang mampu guna membantu meringankan beban mereka,” tutur Pangdam.

“Sedangkan untuk donor darah di sumbangkan oleh prajurit TNI AD, Persit dan masyarakat yang secara sukarela menyumbangkan darahnya dan seperti diketahui kegiatan seperti ini juga dapat menggugah hati keluarga TNI AD sebagai tentara rakyat berasal dari rakyat senantiasa peka terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Kakesdam XIV/Hasanuddin Kolonel Ckm dr. Soni Endro Cahyo W selaku Ketua Panitia menjelaskan, bahwa Baksos ini sebagai wujud kepedulian TNI AD untuk sama-sama menaikkan derajat kesehatan dan membantu masyarakat yang memerlukan.

“Beberapa kegiatan yaitu pengobatan gratis, donor darah dengan target 500 kantong, khitanan massal 150 orang dan operasi bibir sumbing,” pungkasnya.

“Operasi bibir sumbing ini akan dilaksanakan pada tanggal 10 hingga 17 Desember 2019 mendatang. Masyarakat yang hendak melaksanakan operasi silahkan, ini gratis,” lanjut Kakesdam.

Kakesdam menambahkan jika operasi bibir sumbing ini dilaksanakan secara tersebar di beberapa tempat. Di Majene, Palopo dan Kendari sudah dilaksanakan.

“Dan ini akan berlangsung terus, dengan harapan adik-adik kita yang menderita bibir sumbing bisa tersenyum, tidak ada beban mental, tidak ada rasa minder dan bisa menyongsong kehidupan barunya yang lebih baik,” tambahnya.

Turut hadir Wakil Ketua Persit KCK PD XIV/Hasanuddin, Vivin Budi, Kolonel Inf Abdurrahman pendamping dari Sterad, Pa LO, para asisten, para Kabalakdam, Aster Divisi-3/Kostrad, Komandan Satuan serta para Kadiskes TNI Polri, Kadiskes Prov. Sulsel, Kepala UTD PMI Sulsel, Kepala BPJS Divrek IX Makassar dan Kadinkes Kota Makassar.

Penulis : Edi

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sekda Sulsel Nilai APPI Mitra Strategis Pemerintah di Bidang Pendidikan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Aliansi Peduli Pendidikan Indonesia (APPI) masa bakti 2026–2031 berlangsung khidmat di Balai Kota Makassar, Minggu, 15 Februari 2026.  Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, unsur Pemerintah Kota Makassar, serta jajaran Dinas Pendidikan. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru APPI. Ia […]

Read more
LEGISLATIF Makassar SULSEL

Anggota DPRD Makassar, Muhammad Yulianto Badwi Lanjutkan Agenda Reses Kedua

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi melanjutkan agenda reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan kali ini berlangsung di Sengkabatu, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo yang menjadi titik ketujuhnya. Agenda reses menjadi momentum bagi Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar itu untuk menemui warga di daerah pemilihannya yang […]

Read more
Makassar SULSEL

Kesadaran Warga Jadi Kekuatan, Penertiban PKL di Makassar Berlangsung Tertib

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati fasilitas umum (fasum) dan fasilitas Sosial (fasos) di wilayah Kecamatan Mariso berlangsung tertib dan kondusif. Tidak terjadi gesekan antara pemilik lapak dan aparat pemerintah selama proses penataan berlangsung. Kegiatan penertiban ini menyasar lapak-lapak yang berdiri di atas trotoar maupun drainase serta yang menjamur di pinggir […]

Read more