Dengan Motor Trail, Pangdam Hasanuddin dan Bupati Wajo Tinjau Lokasi TMMD di Abbanuangnge

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Bupati Wajo, Amran Mahmud, menerima kunjungan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, di lokasi pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 Kodim 1406/Wajo, Desa Abbanuangnge, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Jumat (3/6/2022).

Pada kesempatan ini, Mayjen TNI Andi Muhammad didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XIV/Hasanuddin, Amelia Andi Muhammad, dan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin serta Komandan Komando Daerah Resor Militer (Korem) 141/Toddoppuli, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI, Djashar Djamil, bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 141/Toddoppuli.

Sementara Amran Mahmud bersama Ketua DPRD Wajo, Andi Muhammad Alauddin Palaguna, Dandim 1406/Wajo, Letkol Inf. Muhamad Juanda Dinata, Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sengkang, Hasrawati Yunus, legislator DPRD Wajo, para pimpinan perangkat daerah, Camat Maniangpajo, Jalil, serta rombongan lainnya.

Pangdam XIV/Hasanuddin bersama Amran Mahmud, Forkopimda Wajo, serta Danrem 141/Toddoppuli jajaran Kodam XIV/Hasanuddin dan rombongan lainnya meninjau langsung lokasi pelaksanaan TMMD. Peninjauan dilakukan menggunakan motor trail.

Seperti diketahui, salah satu sasaran fisik pelaksanaan TMMD di Wajo adalah membuka akses jalan yang menghubungkan antara Desa Abbanuangnge dan Desa Mattirowalie, Kecamatan Maniangpajo. Di wilayah yang cukup terisolasi ini dibangun jalan sepanjang dua kilometer.

Amran Mahmud menyampaikan jika banyak manfaat dirasakan masyarakat atas pembangunan jalan ini, termasuk membuka akses dan mendukung pengembangan perekonomian.

“Ini mengurangi biaya produksi masyarakat, khususnya biaya pengangkutan hasil produksi. Begitupun harga produksi akan ikut naik sehingga penghasilan masyarakat akan meningkat,” ucap Amran Mahmud.

Amran Mahmud juga menuturkan untuk sasaran nonfisik dari pelaksanaan TMMD ini, yakni memberikan semangat dan menambah pendapatan masyarakat di berbagai bidang, khususnya masyarakat Desa Abbanuange.

Sementara Pangdam 141/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Muhammad menyampaikan, tujuan kunjungannya untuk melihat langsung di lapangan pelaksanaan TMMD, khususnya sasaran fisik.

“Informasinya ini sudah 94 persen, artinya sisa finishing dan pembenahan. Begitupun yang tidak dapat dipisahkan adalah sasaran nonfisik yang tujuannya adalah kemanunggalan TNI,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa di wilayah Korem 141/Toddopuli ini ada dua kabupaten atau Kodim yang melaksanakan TMMD, yaitu Wajo dilaksanakan Kodim 1406/Wajo dan Kabupaten Soppeng oleh Kodim 1423/Soppeng.

Sebelum peninjauan, Ketua Persit KCK PD XIV/Hasanuddin bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 141/Toddoppuli serta ibu-ibu lainnya menuju ke Kecamatan Sabbangparu.

Pelaksanaan TMMD di Wajo berlangsung sejak 11 Mei lalu dan rencananya akan berakhir pada 9 Juni nanti. (APJ)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

DLH Makassar Matangkan Sistem TPA Residu Lewat Bimtek Jakstrada

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat menjelang penerapan sistem baru pengelolaan sampah yang akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2026. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman mengatakan, kesiapan menuju 1 Agustus tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat, tetapi juga diperkuat […]

Read more
Makassar SULSEL

BPBD Makassar Luncurkan SIGAP PESISIR, Percepat Respons Bencana dari 90 Menit Menjadi 15 Menit

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar meluncurkan inovasi SIGAP PESISIR (Sistem Integrasi Gerakan Adaptif Pesisir), sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mempercepat penanganan bencana di kawasan pesisir. Melalui sistem tersebut, BPBD menargetkan waktu respons kedaruratan dapat dipangkas dari rata-rata 90 menit menjadi hanya 15 menit. SIGAP PESISIR diperkenalkan secara resmi pada Senin […]

Read more
Makassar SULSEL

RSUD Daya Makassar Hadirkan Inovasi GELIAT, Solusi Penanganan dan Pemulangan Pasien Terlantar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar, terus memperkuat komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis dan terintegrasi. Terbaru, rumah sakit milik Pemerintah Kota Makassar itu meluncurkan inovasi GELIAT (Gerakan Empati Layanan Integrasi Aktif Terpadu) sebagai solusi percepatan penanganan pasien terlantar, mulai dari proses perawatan hingga pemulangan kepada keluarga. Direktur RSUD Daya Makassar, […]

Read more