Di Musra, Walikota Makassar Sempat Bercerita Tentang Kotak Kosong

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – MUSRA (Musyawarah Daerah) II Indonesia digelar di Celebes Convention Center, dihadiri warga Kota Makassar pada khususnya, dan Sulawesi Selatan pada umumnya, Sabtu (12/11/2022).

Danny Pomanto selaku Ketua Dewan Pengarah Musra Sulsel, yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina PROJO Sulawesi Selatan mengatakan, MUSRA ini adalah wadah bagi rakyat Sulawesi Selatan untuk menentukan pilihannya memilih pemimpin bangsa.

“MUSRA ini acaranya rakyat Indonesia. Inilah saatnya kita menentukan pilihan untuk 5 tahun ke depan. Bagaimana karakter pemimpin yang rakyat inginkan dan apa saja harapannya untuk bangsa Indonesia. Kemukakan saja apa curhatannya disini. Ini acaranya rakyat, manfaatkan, inilah MUSRA,” tegas Danny.

Tak hanya itu, Danny Pomanto juga sempat menyinggung keberhasilan kotak kosong pada pemilihan kepala daerah di Makassar beberapa waktu lalu,.bisa menunjukkan suara rakyat yang menginginkan pemimpin sesuai harapannya.

“Di Makassar ada kisah kotak kosong. Fenomena kotak kosong yang menunjukkan bagaimana masyarakat memilih pemimpin sesuai dengan keinginan dan harapannya. Jadi suara rakyat di Kota Makassar sudah tidak diragukan. Mereka akan memilih pemimpinnya dengan kriteria sesuai standarnya,” jelas Danny.

MUSRA II Indonesia yang diikuti oleh seluruh RT/RW se-Makassar ini, juga menghadirkan Ketua Panitia Nasional MUSRA Panel Barus dan Dewan Pengarah MUSRA Nasional Handoko.

Berbincang tentang sosok pemimpin ideal versi masyarakat, dihadirkan pula beberapa panelis yang membuka pikiran warga tentang keadaan Indonesia saat ini di tengah gejolak serta fenomena yang ada.

Tiga panelis dihadirkan diantaranya Dr H Adi Suryadi Culla,  Dr Chaerul Amir dan Achmar Nur Harun Ar Rasyid dengan topik agenda kebangsaan dan program prioritas harapan rakyat, karakteristik kepemimpinan harapan rakyat dan nama-nama Capres dan Cawapres harapan rakyat. (HK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more