Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Buton Studi Banding di Dinas Perpustakaan Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sejumlah pejabat struktural dan staf Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara berkunjung ke Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Kunjungan dalam rangka studi banding pengelolaan perpustakaan ini dipandu oleh guru SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar, Asnia Edja.

Rombongan diterima oleh 4 Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar yakni Pustakawan Madya Tulus Wulan Juni dan Ernawati Toock serta Pustakawan Pertama, Hartina Nanrang dan Jerniati Kahfi di ruang baca lantai II Perpustakaan Umum Kota Makassar, Rabu (23/12/2020).

Rombongan terdiri dari Kepala Bidang Pengelolaan Arsip, Wa Ode Sarifa, Kasubag Perencanaan, Pelaporan dan Keuangan, Reny Krisnah, Kasubag Kepegawaian Umum dan Kelengkapan, Indrawati serta staf Sarni dan Imiati Ipo.

Ketika tiba langsung diajak oleh Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar melihat beberapa area di lantai 1 Perpustakaan Umum. Seperti area bermain anak kidsmart, studio mini Dongkelor dan studio online lainnya, area koleksi anak dan area BI Corner. Selanjutnya menuju lantai 2 untuk area bacaan umum dan lokasi layanan kelas khusus pemustaka (Kusuka).

Kasubag Perencanaan, Reny Krisnah sangat kagum dan tertarik dengan program-program Dinas Perpustakaan Kota Makassar bahkan saat berkoordinasi dengan Perpustakaan Nasional RI di Jakarta, ia diarahkan untuk belajar dengan perpustakaan yang ada di Kota Makassar.

Saat menerima penjelasan dari pustakawan tentang pengelolaan dan program perpustakaan, mereka semua pun malah tertarik ingin menjadi pustakawan. “Kalau begitu saya juga mau belajar bagaimana menjadi pustakawan dan apa saja kerjanya, karena kedepan jabatan struktural akan dialihkan ke Fungsional, terlebih di Buton belum ada satupun pustakawannya. Kita ini dulu staf yang diambil dari dinas-dinas lain untuk mengisi kelembagaan perpustakaan pak,” terangnya.

Pustakawan Tulus Wulan Juni dikesempatan tersebut juga memperkenalkan mitra Dinas Perpustakaan Kota Makassar yakni Kelompok Pegiat Literasi yang dihadiri Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pegiat Literasi, Kak Manggazali Anak Makassar dan Ketua Kelompok Kerja Pustakawan Sekolah (KKPS) yang dihadiri oleh Ketua Kelompok, Melati Syahrir.

”Kebetulan hari ini hadir beberapa mitra kami Bu, mereka ini yang turut membantu Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Kami tidak bisa berjalan sendiri, seluruh kegiatan dan inovasi atas support mereka semua,” tutur Tulus.

Penulis : Tulus

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Solusi Jangka Panjang, PDAM Makassar Usulkan Bendung Karet di Sungai Tallo Untuk Air Baku

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Perumda Air Minum atau PDAM menyiapkan langkah jangka panjang untuk memperkuat pasokan air baku dan menjaga kebutuhan air bersih masyarakat, untuk jangka panjang. Salah satu langkah yang tengah diupayakan yakni pembangunan bendung karet di Sungai Tallo. Usulan tersebut telah dilaporkan kepada Wali Kota Makassar dan dikoordinasikan dengan Kementerian […]

Read more
Makassar SULSEL

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Terima Kunjungan Pemprov NTB, Bahas Perlindungan Pekerja Rentan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka studi tiru percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penguatan perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Kegiatan yang dirangkaikan dengan silaturahmi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Kamis (24/9/2026). […]

Read more
Makassar SULSEL

Gerakan Bersih dari Rumah, Pemkot Makassar Tambah Dukungan Anggaran dan Armada Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pembenahan sistem pengelolaan persampahan, mulai dari hulu hingga hilir. Salah satu fokus utama yang kini digencarkan adalah pemilahan sampah dari sumber, terutama rumah tangga, sebelum sampah masuk ke sistem pengangkutan dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Langkah tersebut berjalan beriringan dengan upaya Pemkot Makassar menyesuaikan porsi anggaran pengelolaan […]

Read more