Kadis Dukcapil Makassar : 2025, Warga Pindah Keluar Lebih Banyak dari Pendatang Baru

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Tahun 2025, warga yang memilih pindah domisili keluar dari Kota Makassar jumlahnya lebih tinggi dari pada yang masuk di Kota Makassar. Sebagaimana rilis yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar.

Hal tersebut menjadi fenomena migrasi penduduk yang menarik sepanjang tahun 2025.

Menurut Kadis Dukcapil Kota Makassar, Muhammad Hatim, hingga bulan November, jumlah warga yang memilih pindah keluar dari Kota Makassar tercatat lebih tinggi dibandingkan jumlah penduduk yang masuk.

Katanya, bahwa tren net migration loss (migrasi keluar bersih) ini melanjutkan pola yang sama yang terjadi pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan data layanan perbulan tahun 2025 (Januari s.d. November), tercatat sebanyak 28.235 warga mengajukan permohonan pindah keluar.

Angka ini melampaui jumlah penduduk perpindahan masuk yang tercatat sebanyak 23.413 jiwa. Artinya, terdapat selisih sekitar 4.822 jiwa lebih banyak warga yang meninggalkan Makassar dibanding yang datang.

“Benar, jika melihat data hingga November, angka perpindahan keluar memang lebih mendominasi. Selisihnya hampir menyentuh angka 5.000 jiwa. Ini menunjukkan mobilitas warga Makassar sangat dinamis,” ujar Muhammad Hatim saat dikonfirmasi mengenai data tersebut.

Jika dirinci lebih lanjut, mobilitas penduduk tertinggi pada tahun 2025 terjadi pada pertengahan tahun. Data menunjukkan lonjakan signifikan pada bulan Juli, di mana angka perpindahan keluar mencapai puncaknya sebanyak 3.203 jiwa. Pada bulan yang sama, angka kedatangan penduduk juga mencapai titik tertingginya tahun ini, yakni sebanyak 2.885 jiwa.

Menurut Hatim, lonjakan di pertengahan tahun tersebut memiliki korelasi erat dengan siklus pendidikan.

“Lonjakan di Juli itu siklus tahunan yang wajar. Biasanya berkaitan erat dengan momentum tahun ajaran baru sekolah (PPDB) dan kelulusan perguruan tinggi. Banyak warga yang memindahkan administrasi kependudukannya untuk keperluan zonasi sekolah anak, atau yang selesai kuliah lalu kembali ke daerah asal atau pindah kerja ke luar kota,” jelasnya.

Sebaliknya, angka perpindahan terendah terjadi pada bulan Maret, dengan hanya 1.822 warga yang pindah keluar dan 1.495 warga yang masuk.

Data tahun 2025 ini mempertegas tren yang telah terbentuk sejak tahun lalu. Berdasarkan catatan statistik, Disdukcapil Makassar mencatat total 33.988 warga pindah keluar sepanjang tahun 2024, sementara pendatang baru hanya berjumlah 26.896 jiwa.

Meskipun secara total volume perpindahan tahun 2025 (hingga November) belum melampaui total angka tahun 2024, rasionya tetap konsisten. Warga yang meninggalkan Kota Makassar, baik karena alasan pekerjaan, studi, maupun ikut keluarga, masih mendominasi statistik kependudukan.

Hingga berita ini diturunkan, pelayanan bulan November masih berlangsung sampai tanggal 27, dan data bulan Desember belum terekapitulasi. Namun, melihat selisih angka yang cukup lebar, Hatim memprediksi tren ini akan bertahan hingga tutup buku.

“Tren lebih banyak keluar daripada masuk ini kemungkinan besar akan bertahan hingga akhir Desember nanti,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Disaksikan Menteri LH : Proyek PSEL di TPA Antang, Jadi Solusi Sampah Resmi Dimulai

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar bersama Bupati Gowa dan Bupati Maros resmi menandatangani perjanjian kerja sama atau PKS penyelenggaraan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) bersama Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel). Penandatangan kolaborasi lintas daerah tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, di Rumah Jabatan […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Makassar Tekankan Toleransi sebagai Kekuatan Pembangunan di Dharma Santi Nyepi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Dharma Santi Perayaan Hari Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026 Masehi yang digelar di Hotel Harper Makassar, Jumat malam (3/04/2026). Kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, serta Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama unsur Forkopimda Sulawesi Selatan. Pada acara tersebut, Munafri […]

Read more
Makassar SULSEL

Tak Kenal Libur, Wali Kota Makassar Pimpin Rapat Strategis Tangani Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar dibawa kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin seakan tak mengenal hari libur. Di saat sebagian besar instansi memilih rehat sejenak, sosok yang akrab disapa Appi justru memanfaatkan waktu tersebut untuk memastikan berbagai persoalan kota tetap tertangani secara serius dan terukur. Fokusnya jelas, tidak memberi ruang bagi masalah menumpuk, melainkan diselesaikan […]

Read more