DPD RI Kunker ke Pemprov Sulsel, Ini yang Dibahas

MAKASSAR,EDELWEISNEWS.COM – Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Kunjungan Kerja DPD RI di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan Jalan Urip Sumoharjo, Jumat (12/7) dihadiri sejumlah OPD dan Kepala Daerah Kabupaten/Kota.

Kunker tersebut diterima Asisten I Pemprov Sulsel Salim Abdul Rahim mewakili gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

RDP ini sebagai tindak lanjut Rapat Paripurna tanggal 28 Mei 2019, Rapat Penyusunan Rekomendasi Badan Akuntabilitas Publik DPD RI atas temuan BPK di Propinsi Sulsel tahun 2019. Tercatat ada 5 intensitas kerugian negara atau kerugian daerah yaitu terdapat di Kab Luwu, Kab. Toraja Utara, Kabupaten Pangkep, Kota Makassar dan Kota Parepare.

Berdasarkan penilaian atau rekomendasi dari BPK dan tindaklanjut akan disampaikan secara detail dalam rapat.

Tujuan kunjungan kerja ini juga untuk mendapat informasi sejauh mana rekomendasi BPK telah ditindak lanjuti oleh masing-masing institusi, guna menjamin pertanggungjawaban atas penggunaan keuangan yang merugikan

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Prov. Sulsel pada kesempatan tersebut memberi pandangan yang komprehensif dan penjelasan Peraturan Pemerintah No. 38 tahun 2018 tentang Tata Cara Tuntutan Kerugian Negara Terhadap Pegawai Negeri atau Pejabat Lain.

Sementara BPKP Provinsi Sulawesi Selatan melaporkan terkait pemeriksaan BPK. Pihaknya melakukan hal yang sama dengan pemerintah daerah lainya, dimana kewajiban tindak lanjut serta asas-asas pemeriksaan yang dilakukan sesuai dengan peran yang dimiliki.

“Banyak aset yang harus pindah karena disebabkan peraturan perundang-undangan, dengan contoh kasus PDAM yang ada di Kota Makassar,” terang Perwakilan dari BPKP Sulsel

Di depan anggota DPD, Asisten I Pemprov Salim Abdul Rahim mengatakan, untuk Kabupaten Luwu telah dilakukan beberapa langkah, pertama telah dilaksanakan rapat dan pemutakhiran data serta tindak lanjut terhadap aparat pengamatan fungsional BPK, BPKP, inspektorat jenderal, inspektorat provinsi dan inspektorat daerah kabupaten untuk membahas percepatan penyelesaian masalah tindak lanjut temuan pada setiap SKPD.

Langkah kedua, lanjut Asisten I, Wakil Bupati Luwu telah melaksanakan rapat koordinasi bersama kepala SKPD dan tim tindak lanjut setiap 3 bulan sampai kepada tingkat kecamatan dan desa secara rutin.

Kendala yang terjadi yakni, adanya perubahan struktur organisasi. Contoh BPK menyampaikan kepada Kepala Dinas Pertambangan agar segera ditertibkan SKPD yang tarif pajak tidak disesuaikan dengan SK Bupati Luwu No. 13 tahun 2001 dan menarik pengurangan pembayaran seluruh selisih Rp85 juta lebih serta menyetorkan ke kas daetah.

BPK mengharuskan Bupati menarik kerugian daerah kepada para rekanan yang bersangkutan dengan nilai sebesar Rp189 juta lebih yang terjadi pada tahun 1997 dan 1998, sementara pihak terkait telah meninggal dunia.

Sementara untuk Kabupaten Toraja Utara, Asisten 1 menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan selama tiga tahun terakhir bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, toraja Utara menjadi salah satu entitas yang menjadi temuan.

Untuk Wajo, kata Bupati Kabupaten Wajo, temuan dan kerugian negara telah diminta oleh BPKP dan DPD RI. Pemda Wajo telah melakukan tindak lanjut dari hasil pemutakhiran data pada tanggal 19 sampai 21 Juni 2019.

“Wakil Bupati bersama seluruh majelis tim tindak lanjut Pemda Wajo telah menyampaikan surat ke OPD terkait hasil temuan. Mengundang rapat OPD terkait untuk menelusuri penyebab belum terselesaikan temuan tersebut. Dengan kerugian negara dan daerah kurang lebih Rp10 milyar sehingga butuh sinergi untuk mengembalikan,” ujar Bupati Wajo.

Penulis : Adi Summit

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Pembangunan Kota, Wali Kota Makassar Temui Kapolda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin terus memperkuat sinergi lintas institusi demi menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dalam agenda silaturahmi dan pertemuan strategis bersama Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, yang berlangsung di Markas Polda Sulsel. Pertemuan ini menjadi ruang dialog konstruktif […]

Read more
Makassar SULSEL

Penanganan Banjir Makassar 2026 Lebih Baik, Air Cepat Surut dan Pengungsian Selesai dalam Hitungan Hari

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar mendapat apresiasi atas penanganan banjir yang dinilai jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada kejadian banjir Januari 2026, genangan air di sejumlah titik terpantau lebih cepat surut, sementara masa pengungsian berlangsung singkat dan terkendali. Berdasarkan data di lapangan, pada 8 titik pengungsian yang terbentuk sejak 12 Januari, sebagian besar […]

Read more
Makassar SULSEL

Urai Kemacetan dan Kembalikan Fungsi Depan GOR, PK5 di Jalan Pajjaiang Ditertibkan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menata wajah kota agar lebih tertib, nyaman, dan bebas macet. Salah satu fokus utama penataan tersebut adalah sterilisasi ruas-ruas jalan yang semestinya bebas dari aktivitas bangunan lapak liar, karena berpotensi menimbulkan kemacetan serta mengganggu estetika kota. Upaya itu kembali dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Biringkanaya, dengan […]

Read more