Dukung Program Pengkaderan HMI, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Ajak HMI Back to Mosque

 MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, bersama Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa IsIam (HMI) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) membahas bagaimana HMI dijadwalkan untuk memberikan khutbah Jumat di masjid-masjid.

Selain itu, Badko HMI Sulselbar membahas terkait persiapan pelatihan bersama dengan HMI Cabang Makassar dan HMI Cabang Makassar Timur, yang diagendakan tanggal 15 Agustus 2024 ini dengan opsi tempat antara Wisma Negara, Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, dan Pelataran Ininnawa Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mendukung sejumlah program Badko HMI Sulselbar maupun HMI cabang-cabang se-Sulselbar, baik program pengkaderan maupun pelatihan-pelatihan. 

“Pemprov siap mendukung dan berkolaborasi program Badko HMI Sulselbar beserta cabang-cabang yang ada di Sulsel, apalagi terkait perkaderan dan pelatihan akan disupport seperti fasilitas perkaderan dan pelatihan HMI,” ungkap Prof Zudan di Rujab Gubernur Sulsel, Kamis (8 Agustus 2024). 

Prof Zudan juga mengajak Badko HMI Sulselbar dan seluruh cabang-cabang HMI untuk mewarnai masjid melakukan ceramah dan khutbah. 

“Bagus itu kalau HMI bisa masuk dan mewarnai masjid – masjid untuk ceramah dan khutbah,” ajak Prof Zudan. 

Sementara itu, Formatur Ketua Umum Badko HMI Sulselbar, Asrullah Dimas menyampaikan terima kasih atas kesediaan waktu Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh menerima pengurus Badko HMI Sulselbar, Kohati Badko Sulselbar, Formatur Ketua Umum HMI Cabang Makassar, Formatur Ketua Umum HMI Cabang Makassar Timur. 

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pj Gubernur Sulsel, Bapak Prof Zudan Arif Fakrulloh yang sudah bersedia menerima kami pagi ini,” kata Dimas kepada Humas Diskominfo SP Sulsel, di Masjid Rujab Gubernur Sulsel, Kamis (8 Agustus 2024). 

Badko HMI Sulselbar dan cabang-cabang se-Sulselbar siap menjalankan program HMI Back to Mosque, baik di 24 Kabupaten kota di Sulsel maupun di Sulbar. 

“Permintaan jadwal khutbah di masjid-masjid se-Sulsel, untuk HMI Bock to mosque. Badko siap mengisi khutbah dan ceramah di tiap-tiap masjid yang diakomodir oleh Pemprov Sulsel,” ungkap Dimas. 

Hadir dalam pertemuan tersebut, Formatur Ketua Umum Badko HMI Sulselbar, Asrullah Dimas, Pengurus Badko HMI Sulselbar, Muh Amri, Ketua Umum HMI Cabang Makassar, Sarah Agusalim, Ketua Umum Kohati Badko HMI Sulselbar, Ita Rosita, Pengurus Kohati Badko HMI Sulselbar Herawati dan Ketua Panitia Pelantikan Badko HMI Sulselbar, Firman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Resmi Diluncurkan, Kota Makassar Jadi Pilot Project Nasional Gerakan Peduli Tetangga untuk Perkuat Perlindungan Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penguatan sistem pendataan dan pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Minggu (4/10/2026). Peluncuran program strategis Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini untuk memperluas jangkauan pendataan dan akses pelayanan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui penguatan peran masyarakat […]

Read more
Makassar SULSEL

Kuatkan Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama, Andi Muh Ihsan Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Indonesia adalah negara yang majemuk, terdiri dari beragam suku, agama, ras, danantargolongan. Keberagaman ini di satu sisi merupakan kekayaan nasional yang tak ternilai, namun di sisi lain memiliki kerentanan terhadap potensi konflik sosial jika tidak dikelola dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.0 Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal […]

Read more