Ekonomi Sulsel Tumbuh 5,78 Persen, Pemprov Siapkan Langkah Antisipatif Dampak Perang Dagang Global 2.0

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM  – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui forum diskusi “Sulsel Talk” mengajak berbagai pihak menyusun langkah strategis menjaga pertumbuhan ekonomi daerah di tengah eskalasi Perang Dagang Global 2.0. 

Forum ini digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan di Baruga Pinisi, Lantai 4, Kantor BI Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, pada Rabu (14 Mei 2025).

Diskusi menghadirkan Sekda Sulsel, Kepala BI, OJK, dan ekonom INDEF untuk membahas strategi menjaga pertumbuhan ekonomi daerah di tengah dampak perang dagang global.

Mengangkat tema “Ekonomi Sulsel di Pusaran Perang Dagang Global 2.0: Menakar Risiko, Menjemput Peluang”, forum ini membahas dinamika perekonomian global dan nasional, isu strategis daerah, serta proyeksi (outlook) ekonomi Sulawesi Selatan tahun 2025.

Istilah perang dagang global 2.0 ini merujuk pada babak baru konflik dagang antarnegara besar, terutama Amerika Serikat dan Tiongkok, yang ditandai dengan peningkatan tarif, hambatan non-tarif, dan perang teknologi yang memengaruhi pasar global.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Dr. Jufri Rahman, M.Si menggarisbawahi pentingnya forum ini untuk menghasilkan masukan substantif dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Forum ini sangat strategis, mengingat dunia kini tengah menghadapi ketidakpastian sebagai dampak dari perang dagang global yang memanas.

“Kegiatan ini sangat penting. Apalagi kita ketahui, dunia saat ini dihadapkan pada kondisi ketar-ketir akibat perang dagang,” sebutnya.

Menurutnya, perang dagang global tetap menimbulkan efek terhadap fluktuasi harga komoditas, rantai pasok, dan akses pasar internasional. Sebagian besar ekspor Sulsel ditujukan ke Jepang dan Tiongkok, sehingga dampak perang dagang belum terlalu signifikan terhadap ekonomi daerah.

“Di Sulsel rata-rata (sebagian besar) mengekspor ke Jepang dan Tiongkok. Jadi pengaruhnya tidak terlalu signifikan,” ujarnya.

Jufri menambahkan, hasil diskusi dari forum ini diharapkan menjadi acuan dan memperkaya substansi dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulsel 2025–2030. Di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wagub Fatmawati Rusdi terus berkomitmen mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekspor di tengah tekanan global.

“Kita harap melalui Sulsel Talk ini bisa menjadi acuan untuk memperkaya dalam penyusunan RPJMD lima tahun ke depan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, mengungkapkan, bahwa perekonomian Indonesia pada kuartal I-2025 tumbuh 4,87 persen, menurun dibandingkan kuartal IV-2024 sebesar 5,02 persen. 

Namun, pertumbuhan tertinggi tercatat di wilayah Sulawesi sebesar 6,40 persen (year-on-year), dengan Sulsel sebagai kontributor utama. Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada kuartal I-2025 mencapai 5,78 persen, naik dari kuartal sebelumnya sebesar 5,18 persen. 

“Sulsel peringkat 5 pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” sebut pejabat yang sebelumnya bertugas pada divisi analisis kebijakan moneter Bank Indonesia ini.

Ia menyebut sektor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel adalah pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan.

Forum ini turut menghadirkan dua pembicara lainnya, yaitu Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, dan ekonom senior dari INDEF, Dr. Aviliani, S.E., M.Si yang dikenal luas sebagai analis kebijakan ekonomi nasional dan global. Keduanya membahas strategi stabilisasi sektor jasa keuangan dan penguatan ekspor dalam menghadapi gejolak ekonomi global. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Kuatkan Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama, Andi Muh Ihsan Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Indonesia adalah negara yang majemuk, terdiri dari beragam suku, agama, ras, danantargolongan. Keberagaman ini di satu sisi merupakan kekayaan nasional yang tak ternilai, namun di sisi lain memiliki kerentanan terhadap potensi konflik sosial jika tidak dikelola dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.0 Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

23 Sekolah Adu Ketangkasan PBB di Kodaeral VI Memperebutkan Piala Panglima TNI

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sebanyak 23 sekolah tingkat SMA dan SMK dari Kota Makassar dan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan mengikuti Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) “Piala Panglima TNI” dalam rangka HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, yang digelar di Kodaeral VI, Sabtu (3/10/2026). Sebagai tuan rumah penyelenggara, Kodaeral VI membuka rangkaian perlombaan melalui Upacara Pembukaan di Dermaga […]

Read more
Jakarta SULSEL TNI / POLRI

Kapolri Lantik Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin sebagai Kapolda Sulsel, Gantikan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si resmi melantik Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, menggantikan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026), dalam rangkaian upacara serah terima […]

Read more