Gedung Dinas Perpustakaan Makassar Disita, Wali Kota : Itu Baik untuk Pemkot

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar menyita aset Pemerintah Kota Makassar, berupa gedung perpustakaan yang berlokasi di Jalan Kerung-kerung. Gedung yang belum rampung sepenuhnya itu disita untuk kepentingan penyidikan.

Sebab, ada dugaan korupsi dalam pembangunan gedung yang menggunakan Dana Alokasi Khusu (DAK) Tahun 2021 tersebut. Penyidik Kejaksanaan Negeri (Kejari) menyita gedung empat lantai tersebut dua pekan lalu.

Dikonfirmasi terkait persoalan tersebut, Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mengaku mendukung langkah yang diambil Kejari. Dia menyebut penyitaan gedung tersebut baik untuk Pemkot.

“Itu (kejaksaan) sudah koordinasi dengan kita. Penyitaan gedung baik untuk Pemkot Makassar . Karena kalau disita kejaksaan, pihak ketiga tidak bisa ambil,” ungkap Danny (27/2/2023).

Nantinya, setelah proses hukum selesai, gedung tersebut tetap akan dikembalikan ke Pemkot Makassar.

“Nanti dikembalikan ke kita. Karena statusnya gedung kan kita punya. Kalau disita itu berarti kembali ke negara. Ini menguntungkan pemkot,” jelas Danny.

Terkait aroma korupsi dalam pembangunan gedung layanan perpustakaan tersebut, Danny menyerahkan sepenuhnya persoalan itu ke aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan penyidikan agar bisa terang benderang.

Namun, tambah wali kota dua periode itu, jika melihat situasi yang ada, pihak Dinas Perpustakaan tidak berada dalam persoalan. Namun, yang ikut menjadi perhatiannya adalah pertengkaran yang terjadi antara Dinas Perpustakaan dan pihak kontraktor.

“Kalau ada korupsi pasti diproses. Tapi kalau saya lihat dinasnya tidak masalah. Cuma pertengkaran diantara kontraktor dengan dinas,” kata Danny.

Kendati berstatus penyitaan pihak Kejari, namun aktivitas para pegawai Dinas Perpustakaan di gedung tersebut tetap berjalan seperti biasa. Statusnya pinjam pakai.

“Tetap di sana (Dinas Perpustakaan). Tidak apa-apa. Justru itu lebih bagus, jadi itu bisa kita pinjam. Itu sitaan, bisa kita manfaatkan,” jelas Danny.

Sementara dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar Tenri A Palallo membenarkan penyitaan gedung tempatnya berkantor itu.

“Iya (disita). Tidak ada masalah. Kami masih tetap bisa melaksanakan aktivitas di sana. Kita minta izin pemanfaatan ke kejaksaan,” kata Tenri.

Dia mengatakan, disita oleh pihak Kejari, pihak kontraktor yang membangun gedung tersebut, yakni CV Era Mustika Graha melakukan dua kali penyegelan pada gedung tersebut. Pintu masuk digembok. Akibatnya, pegawai Dinas Perpustakaan Kota Makassar harus berkantor dan melaksanakan aktivitas di luar gedung.

“Penyedia (kontraktor) gembok-gembokki. Tapi sejak kejaksaan menyita, tidak menggembok lagi.
Waktu bangunan digembok, warga di sana yang marah karena aktivitas tidak berjalan,” jelas mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Makassar itu.

Tenri mengatakan, sejak awal pihaknya memang sudah berkoordinasi dengan kejaksaan terkait pemakaian gedung tersebut. Sebenarnya, hingga saat ini Dinas Perpustakaan belum memiliki kantor sendiri. Sebelum menempati bangunan di Jalan Kerung – kerung tersebut, Dinas Perpustakaan ‘numpang’ di gedung yang ada di kawasan Dinas Kebudayaan (Museum Kota) yang berlokasi di Jalan Balai Kota.

“(Dinas) Perpustakaan memang tidak punya kantor,” tandasnya.

Saat ini, pihak Kejaksaan Negeri Makassar melakukan penyidikan terkait proses pembangunan gedung yang dianggarkan sekitar Rp7,8 miliar itu. Diduga, pekerjaan gedung itu tidak sesuai dengan Rincian Anggaran Biaya (RAB) dan terdapat kekurangan volume. (BKM/Edel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

LONTARA+ Sabet Penghargaan Nasional, Bukti Transformasi Digital Pemkot Makassar Kian Diakui

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan pelayanan publik yang modern, cepat, dan terintegrasi kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Program inovasi digital LONTARA+ (Makassar SuperApps) berhasil meraih penghargaan dalam ajang Cita Loka Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Tribun Network, pekan lalu. Trofi penghargaan diserahkan langsung oleh CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, kepada […]

Read more
Makassar SULSEL

Respons Kilat Dinsos Makassar Tangani Lansia Terlantar, Berhasil Dipulangkan ke Keluarga

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM.— Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, kembali menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial. Kali ini, laporan mengenai seorang lanjut usia (lansia) perempuan yang diduga terlantar di kawasan Jalan Urip Sumohardjo, tepatnya di bawah kolong Fly Over, langsung ditindaklanjuti oleh tim pada Minggu (28/6/2026). “Setelah mendapat laporan, saya bersama […]

Read more
Makassar SULSEL

Usai Penertiban PKL, Dinas PU Makassar Kebut Perbaikan Drainase dan Trotoar di Mariso

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, terus bergerak menindaklanjuti program penataan kota di sejumlah titik. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan pihaknya akan terus menyisir setiap lokasi bekas penertiban di berbagai kecamatan untuk memastikan seluruh saluran drainase kembali berfungsi sebagaimana mestinya. “Sebagai tindak lanjut dari penertiban bangunan […]

Read more