Gelar Dzikir HUT ke-350, NA: Mari Jadikan Sulsel Rumah Kita Bersama

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan doa dan dzikir bersama dalam rangka menyambut Hari Jadi Sulsel ke-350 di Pelataran Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi-Selatan, Jumat (18/10). Hadir pada dzikir tersebut sekira 3.000an peserta.

Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah (NA) nampak berada dibarisan depan, serta pimpinan Forkopimda Sulsel. .

Sebelum dzikir, kegiatan diisi oleh penampilan marawis dari berbagai instansi dan pembacaan kalam ilahi dari qori internasional.

Selanjutnya, ceramah agama dari Ust. Muhammad Fakhrurrazi Anshar, Direktur Markaz Hijrah Indonesia yang juga merupakan Ketua DPLN Wahdah Islamiyah Sudan. Sementara yang membawakan doa dan dzikir yakni ustadz Syekh Habib Mahmud.

Gubernur Sulsel dalam sambutannya menyampaikan, malam dzikir ini adalah rangkaian HUT Sulsel dan bertujuan bagaimana Sulsel bisa terjaga dengan baik, aman dan damai.

“Beberapa waktu lalu banyak cobaan bagi kita. Dan ini juga menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober hari Minggu kita adakan. Semoga dzikir ini menjadi doa bagi masyarakat Indonesia,” kata Nurdin Abdullah.

Gubernur juga menyinggung hal yang telah dilalui dan telah diselesaikan diantaranya kasus rusuh di Wamena, Papua. Ia pun berharap Papua senantiasa kondusif dan warga Sulsel yang ada kembali beraktivitas di sana. Demikian juga potensi perpecahan lain dapat diatasi.

“Dzikir ini menjadi doa agar iklim Sulsel kembali normal,” sebutnya.

Lanjut gubernur bahwa kondisi hujan dialami Sulsel saat ini. Hujan ini merupakan berkah, karena banyak daerah yang bergantung pada Sulsel, terutama dari sektor pangan. Namun, untuk produksi pangan masih sangat tergantung pada tadah hujan.

“Kita ini masih bergantung pada hujan. Karena irigasi yang bergantung waduk masih 11 persen. Semoga waduk yang ada rampung dan jaringan tersier dan jika kemarau panjang datang tidak perlu khawatir,” sebutnya.

Ia pun berharap bahwa HUT ini menjadi titik awal Sulsel menjadi terbaik dan memberikan pelayanan pada masyarakat agar Sulsel menjadi berkah untuk seluruh Indonesia.

“Mari kita jadikan Sulsel rumah kita bersama,” pungkas Nurdin.

Sedangkan Ust. Muhammad Fakhrurrazi Anshar dalam ceramahnya menyampaikan bahwa Allah Swt selalu hadir dihadapan hamba-hambanNya.

“Jagalah Allah dimana pun kamu berada, maka Allah akan menjagamu,” sebutnya.

Pesan lainnya adalah untuk saling membantu sesama manusia. (hum)

Editor : Indah Purnama Putri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Makassar Kian Tak Aman, JMSI Desak Evaluasi Kinerja Kapolrestabes

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Maraknya perang kelompok dan kejahatan jalanan di Kota Makassar menuai kritik Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan. Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) dan Polrestabes Makassar didesak mengevaluasi efektivitas pengamanan karena konflik yang berulang membuat warga khawatir terhadap kondisi keamanan. Ketua JMSI Sulsel, Ilham Husen, menilai berulangnya bentrokan menunjukkan perlunya pembenahan […]

Read more
Makassar SULSEL

Rakor Bersama Polri-TNI, Munafri Instruksikan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil langkah tegas untuk menekan maraknya tawuran antarkelompok yang meresahkan masyarakat. Seluruh camat dan lurah diinstruksikan meningkatkan patroli malam, mengaktifkan kembali pos ronda, serta memperkuat koordinasi dengan TNI-Polri dan Satpol PP. Instruksi tersebut ditegaskan Munafri saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh camat dan lurah se-Kota Makassar di […]

Read more
Parepare SULSEL

Ditres PPA dan PPO Polda Sulsel Bersama BP2MI Jemput dan Terima 41 PMI Deportasi di Pelabuhan Parepare

PAREPARE, EDELWEISNEWS.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan bersama jajaran Polres Parepare bersinergi dengan UPT BP2MI Parepare dalam kegiatan penjemputan dan penerimaan 41 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari luar negeri. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (19/10/2026), sekitar pukul 10.30 Wita, di […]

Read more