Gelar Jam Komandan, Pangdam XIV/Hsn : Kodam Bukan Milik Panglima Tapi Milik Kita Bersama

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Jam Komandan (Jamdan) merupakan suatu sarana untuk memberikan pengarahan kepada prajurit yang bertujuan untuk menciptakan kebersamaan dan kekompakan maupun sebagai ajang komunikasi secara langsung antara pimpinan dengan anggota.

Seperti hal yang dilakukan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr (Han) yang kali ini menggelar kegiatan Jam Komandan kepada seluruh Pejabat Utama (PJU), prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berada di lingkungan Kodam XIV/Hasanuddin, di Lapangan M. Yusuf Makodam, Kota Makassar Selasa (20/06/2023).

Dalam pengarahannya, Mayjen Totok menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota Kodam XIV/Hasanuddin yang telah menunjukan hasil kinerja yang bagus dalam melaksanakan berbagai kegiatan, salah satunya terlihat dengan banyaknya komentar positif atas terselenggaranya syukuran HUT ke-66 Kodam XIV/Hasanuddin Tahun 2023.

Orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini mengajak kepada seluruh anggotanya untuk senantiasa melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan tuntutan pokok Kodam yang harus dipenuhi, sehingga tidak sampai terlewatkan.

“Apapun pangkatmu, apapun jabatanmu, dimanapun satuanmu, apabila kalian mendapat tugas laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tandasnya.

Kemudian, Ia juga mengimbau agar para anggotanya senantiasa mengelola waktu dengan baik, tidak membuang waktu secara percuma. Tapi lakukan hal-hal yang dapat mengembangkan kemampuan pribadi maupun satuan.

“Kalian kalau punya suatu kesadaran yang tinggi, punya tanggung jawab kepada kehidupan yang tinggi, mengatur waktu itu bisa kamu lakukan, bisa sambil ibadah sesuai agama masing-masing. Situasi damai seperti ini, ancamanmu itu adalah diri sendiri, mentalmu sendiri ” ungkapnya.

“Saya ingin kalian itu bangga, begitu kalian bangga tugas apapun yang diberikan, kamu harus bangga dan tunjukkan, banggalah kalau kamu tidak membuat pelanggaran, setiap tugas dimanapun laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Diakhir pengarahannya, mantan Gubernur Akmil ini menegaskan bahwa Kodam XIV/Hasanuddin bukanlah milik Pangdam sendiri melainkan milik bersama.

“Kita punya komitmen untuk mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat, tetap kita untuk Kodam, TNI AD, negara, dan bangsa. Selama saya menjabat saya ingin tetap kompak happy together,” cetusnya.

Usai jam Komandan, Jenderal bintang dua ini memimpin lari pagi bersama, mengelilingi markas Kodam, namun hal tak biasa dilakukan sebelumnya, Ia memimpin berlari dengan jarak 3 KM sambil membawa barbel seberat 20 Kg, di pundak masing-masing.

Sumber : Pendam XIV Hsn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more