Gelar Pemusnahan Ribuan Barang Milik Negara, Pangdam Hasanuddin Apresiasi Kerja Keras Bea Cukai

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P, S.Sos, M.Tr (Han), menghadiri kegiatan pemusnahan barang yang menjadi milik negara oleh Bea Cukai Kanwil DJBC Sulbangsel dan KPPBC TMP B Makassar, di Kantor Bea Cukai Kota Makassar, Rabu (30/11/2022).

Adapun barang milik negara yang dimusnahkan, yaitu berupa hasil tembakau atau rokok ilegal, kosmetik, bagian senjata, anak panah, berbagai minuman yang mengandung etil alkohol, Disposable Face Mask, Sex Toys serta berbagai jenis obat-obatan dengan nilai barang milyaran rupiah.

Pangdam mengapresiasi seluruh pihak Bea Cukai yang telah berkerja keras untuk melindungi masyarakat Indonesia dari peredaran barang-barang ilegal dan mengamankan penerimaan negara.

“Mari sama-sama kita tingkatkan kerjasama kita, juga saya sangat mendukung dan semoga Bea Cukai kedepan bisa lebih eksis dan lebih mantap lagi. Karena semua ini secara umum untuk NKRI kita tercinta, secara khusus Sulawesi Selatan dan Kota Makassar,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, SH, M.Si, mewakili rakyat Sulsel menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Bea Cukai. Ini merupakan bukti bahwa Bea Cukai merupakan lembaga pelindung masyarakat dan pengumpul pajak telah melaksanakan tugas dengan baik.

“Kita berharap kedepannya Bea Cukai dapat lebih baik lagi dalam mengedapankan peredaran barang-barang ilegal ini. Dan tentu kami DPR dan pemerintah senantiasa siap bersinergi dengan segenap Forkopimda agar pendapatan daerah kita bisa meningkat dan hasil Bea Cukai bisa kita dapatkan maksimal,” ucapnya.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan Nugroho Wahyu Widodo mengatakan pada penindakan tersebut, barang-barang ilegal disita dari wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, serta Sulawesi Tenggara.

Nugroho menuturkan, bahwa pemusnahan barang milik negara ini merupakan wujud nyata dari komitmen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam mengawasi dan menekan peredaran barang-barang ilegal dan berpotensi menganggu stabilitas keamanan, perekonomian negara, kesehatan masyarakat serta menjaga industri dalam negeri tetap kondusif.

“Diharapkan bisa menjadi pesan positif ke masyarakat luas yang berkegiatan di bidang kepabeanan dan cukai, sekaligus dapat memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran untuk mematuhi ketentuan perundangan-undangan yang berlaku,” pungkasnya. (Ril)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Kapolda Sulsel Pantau Langsung Aksi May Day 2026, Ribuan Personel Disiagakan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H melaksanakan pemantauan langsung terhadap jalannya aksi unjuk rasa buruh di wilayah Kota Makassar, Jumat (1/5/2026). Pemantauan tersebut dilakukan dari Aula Biru Ditlantas Polda […]

Read more
Makassar SULSEL

Munafri-Aliyah Rangkul Buruh, Peringati May Day 2026 Bersama Lewat Fun Walk

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Makassar berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, hadir langsung menyapa para pekerja dan buruh dalam kegiatan fun walk yang dipusatkan di Lapangan Karebosi, Jumat pagi (1/5/2026). Kehadiran Munafri-Aliyah menjadi […]

Read more
Makassar SULSEL

May Day Makassar 2026 Dikemas Humanis, Diawali Jalan Sehat dan Panggung Gembira

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap 1 Mei bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi simbol perjuangan panjang kaum pekerja dalam menuntut keadilan dan kesejahteraan. Di Makassar, momentum itu dirayakan dengan cara berbeda. Pemerintah Kota membuka ruang kolaborasi bagi buruh dan elemen masyarakat untuk memperingatinya secara inklusif di Lapangan Karebosi, […]

Read more