Gubernur Hadiri Paripurna Tanggapan Perubahan Perusda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, menghadiri paripurna pandangan umum fraksi terhadap Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan bentuk hukum Perusahaan Daerah (Perusda) menjadi perusahaan perseroan daerah.

Dalam pidatonya, Gubernur Sulsel mengatakan, pemandangan umum yang disampaikan juru bicara masing-masing fraksi, maka beberapa hal yang bersifat saran, pendapat, permintaan penjelasan, klarifikasi administratif dan pertanyaan lainnya, kesemuanya itu sama pentingnya. Baik bobot, substansi, maupun makna yang terkandung di dalamnya.

Mengenai tanggapan fraksi yang berbentuk saran atau catatan strategis, dengan segala daya dan
kemampuan, Pemprov akan memperhatikan untuk memperbaikinya pada waktu yang akan datang.

“Dalam pandangan kami, sekecil apapun saran, pendapat dan atau catatan yang disampaikan oleh dewan yang terhormat, akan menjadi kewajiban bagi Pemprov untuk mendapat perhatian,” kata Nurdin Abdullah, pada rapat paripurna yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulsel, Rabu, 11 Desember 2019.

Lebih lanjut Nurdin Abdullah menyampaikan, materi pertanyaan maupun tanggapan yang kurang lebih sama mendekati persamaan terhadap suatu substansi persoalan, maka untuk efektifitas pemanfaatan waktu dan menghindari pengulangan.

“Perkenankan kami untuk menjawabnya sekaligus dengan menyebutkan fraksi-fraksi yang mempertanyakannya,” ujar mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.

Adapun anggota DPRD Sulsel masing-masing fraksi yang mengajukan pertanyaan kepada Pemprov Sulsel atas Ranperda Perusda menjadi Perusahaan Perseroan Daerah, yakni H. Zulkifli Zain dari Fraksi Partai Golkar, Sarwindye Tiranda Biringkanae, S.IP dari Fraksi Partai Nasdem, Dra. Hj. Henny Latif dari Fraksi Partai Gerindra, Haidar Madjid, S.Sos dari Fraksi Partai Demokrat, Hj. Haslinda, S.Sos.,M.Si dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Rahmat Muhayang, S.H dari Fraksi PDI Perjuangan, Fauzi Andi Wawo, S.Sos dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, dan Dr. H. Husmaruddin, SE.,MM dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Jabbar Idris, ST dari Fraksi PPP.

Usai penyampaian jawaban Gubernur Sulsel atas perubahan Ranperda tersebut, mendapatkan respon positif dari sembilan fraksi di DPRD Sulsel. Untuk itu, sembilan fraksi menyetujui Ranperda tersebut dilanjutkan ke Panitia Khusus (Pansus).

Di akhir sidang paripurna tersebut, Gubernur Sulsel memberikan tanggapan di hadapan seluruh anggota DPRD Sulsel. “Alhamdulillah setelah mendengarkan penyampaian semua fraksi, kami setuju untuk dilanjutkan,” pungkas alumni Universitas Jepang itu. (hum)

Editor : Yulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Pemprov Sulsel: Pengaktifan Kembali Kamrianto Sesuai Ketentuan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menjelaskan, bahwa pengaktifan kembali Kamrianto sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sinjai telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Sulsel, Yarham Yasmin, menyatakan, kasus pidana yang menjerat Kamrianto tidak memenuhi syarat untuk pemberhentian tetap sebagai anggota DPRD. “Prinsipnya, kasus pidana […]

Read more
Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Fokus Ubah Pola Kelola Sampah, Edukasi Masyarakat Diperlukan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmen berkolaborasi dalam pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh. Hal ini mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Sampah yang digelar di Auditorium Gedung PKK Kota Makassar, Jumat (17/4/2026) kemarin. Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Dewan Lingkungan Hidup, […]

Read more
Makassar SULSEL

Jaga Lingkungan, Manggala Perkuat Sinergi Tangani Sampah hingga Tapal Batas

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, dalam hal ini Kecamatan Manggala terus mengintensifkan upaya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pelaksanaan program Wali Kota Makassar. Berbagai langkah konkret dilakukan, mulai dari kerja bakti rutin, pembersihan saluran air, hingga penanganan sampah di titik-titik rawan. “Menjalankan program kebersihan wilayah sesuai arahan Pak Wali Kota, kami di Kecamatan […]

Read more