Gubernur Sulsel Buka Acara Hari Kesatuan Gerak PKK se-Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah membuka secara resmi kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) TP PKK Kabupaten/Kota se-Sulsel, di Hotel Four Point by Sheraton, Makassar, Senin 2 Desember 2019.

“Selamat Hari Kesatuan Gerak PKK. Selamat mengikuti rapat koordinasi ini. Dengan ini saya buka secara resmi kegiatan Hari Kesatuan Gerak PKK,” kata Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya.

Pada kesempatan ini, Nurdin Abdullah memuji berbagai program capaian TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan dalam satu tahun bekerja.

“Ada banyak program kegiatan yang dilaksanakan dalam setahun, bisa kita lihat dan rasakan hasilnya, PKK Sulsel sangat cepat tanggap dengan turun langsung ke masyarakat berdiskusi dan berusaha mencari solusi,” sebut Gubernur Nurdin.

Nurdin melanjutkan, ada banyak program prioritas Pemprov Sulsel yang mampu dikolaborasikan bersama TP PKK Sulsel, misalnya dalam hal penanganan stunting.

“Kolaborasi PKK Sulsel dengan Pemprov dalam mendukung program prioritas sangat luar biasa, khususnya dalam hal pencegahan stunting di Sulsel,” sebut Nurdin Abdullah.

Nurdin melanjutkan, mengenai persoalan stunting di Sulsel berkaitan dengan kondisi kesejahteraan masyarakat secara umum. Namun, Nurdin melihat ada upaya dan kerja luar biasa dari TP PKK Provinsi Sulsel untuk membantu menurunkan tingginya angka stunting di Sulsel.

“Persoalan stunting ini tidak berdiri sendiri, tetapi berkaitan erat dengan persoalan kemiskinan, mengentaskan kemiskinan bukan kerjaan ringan, tetapi saya melihat PKK Sulsel sangat luar biasa mem-backup dan mensupport program pemerintah,” sebut Nurdin Abdullah.

Sementara, Ketua TP-PKK Sulsel, Liestiaty F Nurdin menambahkan, saat ini PKK Sulsel sudah membangun kerjasama dengan PKK sampai ke tingkat desa dan kelurahan untuk menurunkan angka stunting.

“Anggaran kita hanya Rp100 juta setiap kabupaten / kota, tentu dengan anggaran ini tidak bisa kita atasi semua masalah stunting, tapi kita fokus salah satu desa yang memiliki angka tertinggi,” pungkasnya. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sekolah Tanpa Warna: Dari Pedalaman Kalimantan Timur, Musakkir Basri Merawat Harapan Pendidikan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM -.Di tengah hutan Busang–Long Nyelong, sebuah sekolah sederhana menyimpan pelajaran yang tak selalu ditemukan dalam kurikulum. Dari tempat itulah Musakkir Basri merangkai catatan perjalanan seorang guru dalam buku Sekolah Tanpa Warna, terbitan KALIPUSTAKA. Pendidikan kerap dipamerkan melalui angka-angka, gedung-gedung megah, ruang kelas yang nyaman, dan teknologi yang terus diperbarui. Di atas meja perumusan […]

Read more
Jakarta Makassar SULSEL

Lontara+ Jadi Andalan Transformasi Digital Makassar, 92 Persen Pengaduan Warga Tuntas

JAKARTA, EDELWEISNEWS COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat transformasi digital melalui integrasi layanan publik, pengelolaan data terpadu, dan sistem pemantauan kinerja pemerintahan. Salah satu inovasi yang menjadi andalan adalah super app Lontara+, yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah dalam satu platform. Strategi tersebut dipaparkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota […]

Read more
Makassar SULSEL

Kapolri : Commander Wish Jadi Pedoman Personel dalam Melayani Masyarakat

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., melalui Commander Wish menegaskan, bahwa setiap anggota Polri harus senantiasa memahami masyarakat, bekerja untuk masyarakat, dan menyelesaikan persoalan bersama masyarakat. Arahan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian yang berorientasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat. “Setiap anggota Polri […]

Read more