Hadiri Lomba dan Kontes Ayam Ketawa Gubernur Cup, Pangdam XIV/Hsn : Kearifan Lokal yang Harus Dijaga

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) didampingi sejumlah pejabat utama (PJU) Kodam, menghadiri Lomba dan Kontes Ayam Ketawa Gubernur Cup 2023, dengan tema dalam rangka pengembangan komoditas ternak lokal yang berdaya saing, bertempat di GOR Sudiang Kota Makassar, Jumat (10/11/2023).

Lomba dan kontes ini digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulsel dengan memperebutkan Piala Gubernur, serta hadiah uang jutaan rupiah, guna melestarikan ayam ketawa yang merupakan salah satu fauna khas Sulsel, serta mengembalikan kecintaan masyarakat terhadap ayam khas tersebut.

Mayjen Totok dalam sambutannya menuturkan, bahwa Kontes Ayam Ketawa ini satu ritme dengan mottonya Kodam, yaitu “Ayam Jantan dari Timur”.

“Karena ada ayamnya makanya saya hadir,” bebernya.

Jenderal bintang dua ini pun sangat setuju dengan Kontes Ayam Ketawa ini, menurutnya, kegiatan ini tidak melupakan kearifan lokal yang berasal dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) yang satu ini populasinya tinggal empat ribuan.

“Mari sama-sama kita jaga, bila perlu kita tingkatkan sehingga nantinya, gara-gara ayam ketawa ini semua daerah-daerah di Indonesia akan lari ke Sulsel,” tandasnya.

“Saya selaku Pangdam mengapresiasi atas terselenggaranya lomba Gubernur Cup Kontes Ayam Ketawa yang diinisiai oleh Gubernur Sulsel ini, mudah-mudahan kita doakan hari ini menjadi awal Sulsel untuk mengembangkan ayam ketawa ke depannya,” harap Alumni Akmil 1989 lulusan terbaik Seskoad tahun 2002 ini.

Pada kegiatan ini, Pangdam berkesempatan menjadi tim juri bersama Pj Gubernur Sulsel Dr. Bahtiar Burhanuddin, M.Si, dan unsur Forkopimda Sulsel lainnya,.untuk memilih kontestan ayam ketawa yang patut menjadi pemenang. Adapun kategori pada perlombaan ini yakni suara merdu, suara cempreng, suara horor, suara lucu dan paling gaya.

Para peserta yang berhasil meraih juara sebagai berikut:

  1. Juara Umum diraih oleh Kabupaten Sidrap.
  2. Kategori Suara Merdu (Juara 3 : Ala dari Sidrap, Juara 2 : Arifuddin dari Parangloe dan Juara 1 : Amir dari Pinrang).
  3. Kategori Suara Cempreng (Juara 3 : Syahrir dari Sidrap, Juara 2 : Gibran dari Sidrap dan Juara 1 Yondo dari Pinrang).
  4. Kategori Suara Horor (Juara 3 : Buser dari Sidrap, Juara 2 : Fahmi dari Pinrang dan Juara 1 : Randi Adi Putra dari Sidrap).
  5. Kategori Suara Lucu dan Paling Gaya (Juara 3 : Adnan, Juara 2 : Bustoman dan Juara 1 : Syamsudin masing-masing dari Sidrap).

Sumber : Pendam XIV Hsn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Setelah Jalan Hertasning, Aroepala Segera Dikerjakan, Didahului Pengerjaan Drainase

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus memperkuat pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu prioritas utama di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Salah satu fokus utama berada pada ruas Jalan Hertasning dan Jalan Aroepala di Kota Makassar yang masuk dalam Paket 1 skema Multi Years […]

Read more
Sidrap SULSEL

Pelantikan Pengurus JMSI Sidrap Dihadiri Bupati Syaharuddin Alrif

SIDRAP, EDELWEISNEWS.COM – Pelataran Monumen Ganggawa, Pangkajene, menjadi saksi sejarah baru bagi ekosistem media siber di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Di bawah langit cerah pada Minggu (29/3/2026), Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sidrap periode 2026-2031 resmi dilantik untuk memperkuat pilar demokrasi di daerah berjuluk “Bumi Nenek Mallomo” tersebut. Prosesi pelantikan ini dipimpin […]

Read more
Artikel SULSEL Takalar

Rusdin Tompo: Literasi Perubahan Iklim dan Positive Journalism

Oleh : Rusdin Tompo (Penggiat Sekolah Ramah Anak, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Fenomena anak-anak yang ke sekolah membawa mini fan, kelas yang menggunakan kipas angin atau air conditioner (AC), sekolah yang diliburkan akibat kebanjiran dan cuaca ekstrem, sesungguhnya bisa menjadi pintu masuk bagi pembelajaran terkait perubahan iklim. Sebab, fenomena alam yang telah menjadi isu […]

Read more