Hadiri Pelantikan Pengurus PMTI Sulsel, Pangdam Hasanuddin Beri Apresiasi pada Masyarakat Toraja

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, SH, MH menghadiri pelantikan Pengurus Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Wilayah Sulawesi Selatan Periode 2022 – 2027, di Balai Prajurit M. Yusuf, Jl. Jenderal. Sudirman Makassar, Rabu (6/7/2022).

Diawal sambutannya, Pangdam menyampaikan rasa bahagianya karena berkesempatan kembali untuk bertatap muka dengan masyarakat Toraja yang ada di wilayah Makassar dan sekitarnya, setelah beberapa hari yang lalu telah melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

Mayjen Andi mengucapkan selamat kepada segenap Pengurus PMTI Wilayah Sulsel yang telah dilantik, dan berharap agar kiranya dapat mengemban amanah organisasi dengan baik, sehingga organisasi PMTI Sulsel dapat menjadi wadah dalam meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan untuk seluruh masyarakat Toraja yang ada di wilayah Sulsel.

“Selaku Pangdam XIV/Hasanuddin, saya berharap Pengurus PMTI wilayah Sulsel dapat menghimpun masyarakat Toraja yang ada di wilayah Sulsel, untuk mewujudkan program kerja yang lebih visioner dalam membangun Toraja, dan Sulsel secara holistik sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional,” tandasnya.

Orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini juga menuturkan, bahwa dengan terbentuknya organisasi PMTI, harus disambut baik oleh seluruh masyarakat Toraja, karena wadah ini sangat mendukung upaya untuk memajukan Bumi Lakipadada lewat kolaborasi dengan kedua Pemerintah Daerah yaitu Tana Toraja dan Toraja Utara.

“Saya juga memberi apresiasi atas persatuan dan kesatuan masyarakat Toraja yang selama ini dibangun begitu kuat, dengan dilandasi oleh kearifan lokal serta warisan para leluhur masyarakat Toraja dengan Motto : “Misa’ kada dipotuo, pantan kada dipomate” yang berarti Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh,” ungkapnya.

“Saya juga menyampaikan rasa kagum atas keindahan wilayah dan kearifan budaya masyarakat Toraja yang memiliki keunggulan dari sektor pariwisata, pertanian dan peternakan. Hal tersebut juga merupakan salah satu faktor pendukung pemulihan perekonomian di Sulawesi Selatan,” sambungnya.

Di akhir sambutannya Jenderal bintang dua ini mengucapkan selamat bertugas kepada para Pengurus PMTI wilayah Sulsel yang baru.

“Saya sangat optimis dengan kepengurusan yang baru ini akan melahirkan semangat dan inovasi yang lebih baik untuk memajukan Toraja Maelo,” tutupnya.

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri : Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi menekankan pentingnya setiap event berskala besar yang digelar di Kota Makassar mampu memberikan dampak ekonomi secara masif bagi masyarakat. Menurut Appi, kehadiran ribuan peserta dari luar daerah bukan sekadar meningkatkan aktivitas sebuah acara, tetapi harus menciptakan efek berantai bagi sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, kuliner hingga […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Appi Minta Tripartit Rutin Duduk Bersama Tiap Bulan, Bahas Upah Pekerja

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi menyampaikan gagasan penting forum Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit dan Dewan Pengupahan Kota Makassar digelar secara rutin setiap bulan. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang penting untuk mempertemukan pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam membahas sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan secara bersama-sama terkait nasib buruh. “Kalau kita […]

Read more
Makassar SULSEL

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam pelaksanaan reformasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Reformasi tersebut mencakup penerapan Sistem Rujukan Berbasis Kemampuan Pelayanan (RBKP), Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), serta sistem pembayaran berbasis Indonesian Diagnosis Related Group (IDRG). Sebagai salah satu rumah sakit yang dipersiapkan mendukung implementasi kebijakan […]

Read more