Hari Ketiga PPDB SMA Jalur Zonasi Capai 47 Ribu, SMAN 1 Makassar Paling Banyak Peminat

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Hingga hari ketiga pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi untuk jenjang SMA berlangsung lancar dan terkendali. Jumlah siswa yang telah mendaftar sampai hari ketiga, Rabu (1/7/2020) pukul 17.15 Wita telah mencapai 47.393 orang. Berarti sisa 2000-an kuota yang lowong dari 50% jatah zonasi atau sekitar 49.387 orang.

Khusus di Makassar, sebagian besar SMA negeri telah memenuhi kuotanya. Bahkan sejumlah SMA favorit terjadi kebanjiran peminat.

Hal ini diakui Koordinator Tim IT Helpdesk Posko PPDB Disdik Sulsel, Dra. Hj. Andi Hidayati, M.Pd. Andi Hidayati yang juga Kepala UPT Pengembangan Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (PTIKP) Disdik Sulsel ini mengungkapkan, bahwa 4 besar SMA di Makassar paling banyak peminatnya. Yaitu, SMA Negeri 1 Makassar dengan jumlah pendaftar 880 orang, 424 orang disetujui, 435 orang yang ditolak, dan 21 orang yang belum diverifikasi.Sementara daya tampung SMAN 1 Makassar untuk jalur zonasi hanya 193 orang.

Kedua paling banyak pendaftarnya sampai hari ketiga ini adalah SMA Negeri 5 Makassar, yaitu sebanyak 765 orang. Jumlah yang disetujui 482 orang, 205 yang ditolak dan 78 yang belum diverifikasi. Sementara kuota yang disiapkan untuk zonasi sebanyak 210 orang.

Yang mengejutkan adalah SMA Negeri 22 Makassar. Sekolah yang masih tergolong baru ini menjadi sekolah ketiga besar paling banyak pendaftarnya, yaitu mencapai 730 orang, 299 yang disetujui, 428 yang ditolak dan 3 orang belum diverifikasi. Sekolah yang beralamat di Kawasan Olahraga Sudiang ini memiliki kuota zonasi sebanyak 157 orang.

Sementara sekolah yang menempati empat besar adalah SMA Negeri 21 Makassar dengan jumlah pendaftar 675 orang, 280 disetujui, 223 ditolak, dan 172 yang belum diverifikasi, kuota yang tersedia sebanyak 210 orang. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more