Humas Polda Sulsel Gelar Press Release Pengungkapan 40 Kg Shabu dan 4.000 Butir Ekstasi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM – Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan menggelar press release terkait 40 Kg Narkotika jenis Shabu dan 4.000 Butir Extacy yang diungkap oleh aparat Ditresnarkoba Polda Sulsel, Kamis (26/8/2021)

Dalam press release tersebut, Kabid Humas Polda Sulsel didampingi Wadir Narkoba Polda Sulsel dan Kasubdit Penmas Polda Sulsel di Ruang Lobby Mapolda Sulsel.

E. Zulpan menjelaskan, pengungkapan berawal dari laporan informasi penyelidikan Timsus Ditresnarkoba Polda Sulsel, tentang adanya peredaran gelap Narkotika di wilayah Kota Makassar

“Awalnya Timsus menangkap pelaku RL, Rabu (25/8/2021), di salah satu hotel di Makassar. Dan dari hasil interogasi diketahui, akan ada transaksi narkotika di salah satu hotel lainnya,” papar E. Zulpan.

Kemudian, lanjut Zulpan, Timsus yang dipimpin langsung Dirresnarkoba Polda Sulsel Kombes Pol La Ode Aries Elfatar didampingi oleh Kanit Timsus Kompol Rafiuddin, selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil menangkap SY (37) seorang sopir truk, warga Jl Gang Mulia, Kec. Sungai Jinga Banjar Utara, Kalsel dan JA (24) warga Makassar.

Selanjutnya, kata Zulpan, saat aparat menangkap SY (37), juga ditemukan dalam penguasaannya pada sebuah kamar hotel barang bukti berupa 1 tas koper berisi 30 bungkus shabu, 1 bungkus extacy berisi 2.000 butir, dan barang bukti lainnya berupa Hp dan mobil.

Lanjutnya, dari interogasi terhadap SY (37), diketahui masih ada barang bukti berupa shabu di rumahnya Kompleks Griya Harapan Pampang, Makassar. Sehingga pada saat itu juga Timsus Ditresnarkoba Polda Sulsel melakukan penggeledahan di.rumah tersebut. Dan kembali ditemukan 10 bungkus shabu, 1 bungkus extacy berisi 2.000 butir. dan juga diamankan sebuah mobil truk.

“Jadi dalam pengungkapan ini secara keseluruhan, aparat Ditresnarkoba Polda Sulsel berhasil menggagalkan peredaran 40 Kg shabu dan 4.000 butir extacy,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel.

Kabid Humas Polda Sulsel juga mengungkapkan bahwa pelaku SY (37) sudah bekerja sebagai kurir shabu sejak awal bulan Maret 2021, dan melakukan pengantaran shabu dalam sebulan sebanyak 1 sampai 2 kali.

“Pengungkapan 40 Kg shabu dan 4.000 butir ecstasi di Makassar sangat diapresiasi Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs . Merdisyam,” imbuhnya.

Kapolda Sulsel berharap, agar kasus ini diusut hingga tuntas, dengan memburu pelaku – pelaku lain yang terlibat.

Zulpan mengatakan, para pelaku cukup bukti melakukan tindak pidana dengan cara menawarkan untuk dijual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 dan atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 jenis shabu, dan atau percobaan permufakatan jahat tindak pidana narkotika golongan 1 jenis shabu dan extacy, sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1), Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Rilis)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026. Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more