Ikut Meriahkan Hari Bhayangkara ke-75, Utusan Polres Bulukumba Bawa Pulang Piala Bergilir Kapolda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Polda Sulsel menggelar grand final lomba lagu daerah tingkat Provinsi. Lomba digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke – 75 di Aula Andi Mappaoddang, Mapolda Sulsel.

Grand final juga disaksikan langsung Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Drs. Merdisyam, Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel Shanty Merdisyam, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Drs. Halim Pagarra, dan PJU Polda Sulsel.

Dalam sambutan sebelum lomba, Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengatakan, bahwa ajang tersebut upaya pelestarian budaya lokal, dan nantinya para peserta lomba ini akan dijadikan Duta Anti Narkoba di daerah-masing-masing.

“Lomba lagu daerah ini juga sebagai salah satu upaya meningkatkan imun tubuh dalam menjaga ketahanan tubuh dengan hiburan,” ujar Merdisyam.

Diketahui, lomba tersebut merupakan kali kedua diselenggarakan oleh Polda Sulsel untuk menyemarakkan Hari Jadi Polri, sekaligus juga sebagai ajang melestarikan budaya daerah. Dan tahun ini disiarkan langsung secara virtual di Kanal Youtube Inews TV, dan Aplikasi Zoom Meeting di seluruh Polres / Polrestabes Jajaran Polda Sulsel.

Sebanyak 12 peserta terbaik bersaing dalam grand final. Mereka berhasil menyisihkan 317 peserta lainnya yang juga merupakan perwakilan Polres / Polrestabes yang mengikuti audisi.

Setelah melalui penjurian yang ketat, akhirnya Indana Nabila Suwardi utusan Polres Bulukumba keluar sebagai juara I dalam lomba festival lagu daerah tingkat Provinsi Sulsel tersebut.

Indana berhasil menjadi pemenang setelah bersaing dengan 11 peserta grand final lainnya . Selengkapnya berikut para pemenang lomba Lagu Daerah Sulsel dalam rangka Hari Bhayangkara ke – 75.

Indana Nabila Suwardi dari Polres Bulukumba meraih juara I, juara II Saenal dari Polres Pelabuhan, juara III Wafiq Azisah dari Polres Gowa.

Disusul Grasela Tania juara harapan I dari Toraja Utara, Mufidah Amir juara harapan II dari Polrestabes Makassar, dan Ayu Lestari dari Polres Soppeng.

Para pemenang lomba lagu daerah Sulsel yang diselenggarakan Polda Sulsel ini pun berhak mendapatkan sejumlah hadiah. Juara 1 mendapat tabungan pembinaan, 1 unit Motor Honda, piala bergilir dan piala tetap, juara II tabungan pembinaan dan 1 unit Motor Honda, Juara III tabungan pembinaan dan 1 unit Motor Honda, Juara IV , V, dan VI masing-masing mendapatkan tabungan pembinaan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan saat ditemui menjelaskan, lomba lagu daerah ini sebagai upaya terus melestarikan lagu daerah sekaligus menemukan bakat penyanyi muda dan pencipta lagu, khususnya di Sulawesi Selatan.

“Ini luar biasa. Alhamdulillah kita kembali menggelar grand final lagu-lagu daerah Sulsel dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-75. Dan semuanya berjalan lancar serta tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkas E. Zulpan. (Rilis)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026. Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more