Indira Yusuf Ismail Ajak IRT dan Mahasiswa Cegah Stunting di Kelurahan Pampang

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, menyampaikan pentingnya peran orang tua dalam mencegah stunting. Hal itu dijelaskan Indira saat ia memenuhi undangan dan bersilaturahmi ke kediaman salah satu warga asal Bone, Parawansyah, di Kelurahan Pampang, Senin, (99/2024).

Kedatangan Indira ke kediaman Parawansyah tidak hanya diramaikan oleh keluarganya, namun juga di penuhi oleh para IRT dari kmKelurahan Pampang. Sejumlah dari mereka tampak telah hadir sambil membawa anak-anaknya.

Melihat itu, Indira sebagai Ibu Asuh Stunting Kota Makassar lantas menyempatkan diri untuk memberi arahan dan edukasi kepada para ibu yang hadir.

Ia menjelaskan bahwa Program Stunting menjadi program nasional yang otomatis menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar.

Untuk mencapai target zero stunting di Kota Makassar, Indira menjelaskan bahwa orang tua harus memahami pentingnya memberikan asupan bergizi kepada anak-anak mereka.

“Saya melihat banyak anak-anak disini. tentu Kita berharap bisa membesarkan anak-anaknya menjadi anak solehah, anak cerdas dan sehat. Di Indonesia salah satu program nasional adalah stunting,” jelasnya.

Indira menekankan pentingnya kesadaran para ibu untuk memberi perhatian lebih terhadap tumbuh kembang anak. Mulai dari asupan gizi, pendidikan, lingkungan yang layak, serta peran aktif ibu rumah tangga dalam membentuk ketahanan keluarga.

Indira berharap para ibu di Keluarahan Pampang dapat menjadi ibu yang cerdas, yaitu ibu yang memahami pentingnya kebutuhan anak.

Tidak hanya para IRT, sejumlah mahasiswa asal Bone juga ikut hadir bersilaturahmi dan sharing dengan Indira di kediaman Parawansyah. Indira pun berpesan dan meminta para mahasiswa yang hadir untuk berperan serta dalam program pencegahan stunting.

Dia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan peran mahasiswa dapat mempercepat pencapaian tujuan pemerintah Kota Makassar untuk mencapai zero stunting.

Di sisi lain, tuan rumah, Parawansyah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan silaturahmi Indira. Dia merasa senang kehadiran Indira bisa sekaligus menjadi ajang diskusi dengan para IRT.

Dia mengatakan, mulanya pertemuan tersebut merupakan kesempatan keluarganya untuk bersilaturahmi dengan Ibu Indira sebagai tokoh perempuan Kota Makassar yang juga berdarah Bone.

“Kami, keluarga Bone, ingin bersilaturahmi dengan Ibu Indira. Meskipun tadi kami perkirakan hanya sekitar 30 orang, banyak warga yang datang mungkin karena mendengar kedatangan Ibu Indira,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Pemkot Makassar Perluas Jangkauan Layanan Digital, LONTARA+ Kini Bisa Diakses via Website

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Transformasi digital di Kota Makassar terus bergerak maju, Pemerintah Kota Makassar kini menghadirkan inovasi terbaru melalui Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+) yang resmi dapat diakses dalam versi website. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan publik berbasis digital agar lebih inklusif, mudah diakses, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Polrestabes Makassar Gencarkan Patroli Dini Hari Antisipasi Kriminalitas Jalanan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM– Personel gabungan Polrestabes Makassar menggencarkan patroli malam guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Makassar. Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di depan Pos Lantas Jalan Ratulangi, Kamis dini hari (14/5/2026). Apel kesiapan dipimpin oleh Wakapolrestabes Makassar AKBP Andi Erma Suryono, SH., SIK., M.M dan dihadiri Kabag Ops, para Kasat, para Kapolsek […]

Read more
Makassar SULSEL

178 Lapak PKL di Mariso Kuasai Fasum Selama 53 Tahun, Kini Dibongkar Mandiri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan perkotaan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Melalui Pemerintah Kecamatan Mariso, sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) ditertibkan di empat kelurahan, Rabu (13/05/2026). “Penertiban tersebut dilaksanakan di Kelurahan Mariso sebanyak 55 lapak, Kelurahan Panambungan 54 lapak, Kelurahan Kunjung Mae 46 […]

Read more