Ingin Prajuritnya Netral Dalam Pemilu, Pangdam XIV/Hsn Tegaskan Netralitas TNI

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Menuju Pemilu wilayah Kodam XIV/Hasanuddin yang aman dan damai, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr (Han), memberikan pengarahan kepada para Komandan Satuan (Dansat) dan Kepala Bagian Pelaksana Kodam (Kabalakdam) jajaranya yang berada di tiga Provinsi, yakni di Sulsel, Sulbar dan Sultra.

Pengarahan ini dilakukan baik secara langsung maupun virtual (video conference), terpusat di Ruang Bina Yudha (RBY) Makodam XIV/Hasanuddin, Kota Makassar. Senin (24/07/2023).

Orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini kembali mengingatkan beberapa hal tentang penekanan yang harus dilaksanakan oleh para Dansat dan Kabalakdam jajarannya, khususnya terkait dengan Netralitas TNI dalam Pemilu.

Meyjen Totok memerintahkan agar seluruh satuan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin mengimplementasikan lima 5 butir “Netralitas TNI”. Diantaranya :

  1. Tidak memihak dan tidak memberi dukungan kepada partai politik maupun Paslon;
  2. Tidak memberikan fasilitas sarana dan prasarana milik Kodam XIV/Hasanuddin untuk digunakan sebagai sarana kampanye;
  3. Keluarga Prajurit dan PNS Kodam XIV/Hasanuddin dilarang memberi arahan dalam menentukan hak pilih;
  4. Tidak memberikan tanggapan, komentar dan mengupload apapun terhadap kegiatan politik pemilu; dan
  5. Menindak tegas Prajurit dan PNS Kodam XIV/Hasanuddin yang terbukti terlibat politik praktis.

Menurutnya, hal ini pun telah disampaikan oleh Panglima TNI Laksamana TNI H. Yudo Margono., M.M, C.S.F.A., dan Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, serta dalam Logo Pemilu Damai Kodam XIV/Hasanuddin yang sudah dilaunching beberapa hari lalu.

“Saya ingin kita bekerja yang terbaik, apa yang kita lakukan bermanfaat untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), masyarakat dan untuk satuan kita Kodam XIV/Hasanuddin,” tegas Mayjen Totok.

Lebih lanjut Pangdam mengingatkan terkait hal-hal yang masih terjadi, yang merugikan diri sendiri maupun Satuan. Pangdam meminta kepada para Dansat untuk meyakinkan prajuritnya sehingga tidak ada yang melakukan hal-hal negatif maupun terlibat dalam kasus apapun dengan tetap berpedoman pada Slogan Kodam XIV/Hadanuddin 6K Di Hati Kita (Karakter, Kapabel, Kontemporer, Kompak, Kesemestaan dan Kerakyatan).

Di akhir pengarahannya, Jenderal bintang dua ini mengucapkan terima kasih kepada jajarannya yang telah melaksanakan program-program yang sudah diperintahkan, seperti Jumat Berkah, Minggu Berkah dan beberapa program lainnya.

“Saya berterima kasih banyak atas program yang sudah direncanakan dapat berjalan baik dengan keterlibatan prajurit, PNS dan Persit Kodam XIV/Hasanuddin yang turut serta dalam membina Sinergitas, Soliditas TNI bersama masyarakat,” tutupnya.

Sumber : Pendam XIV Hsn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Resmi Diluncurkan, Kota Makassar Jadi Pilot Project Nasional Gerakan Peduli Tetangga untuk Perkuat Perlindungan Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penguatan sistem pendataan dan pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Minggu (4/10/2026). Peluncuran program strategis Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini untuk memperluas jangkauan pendataan dan akses pelayanan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui penguatan peran masyarakat […]

Read more
Makassar SULSEL

Kuatkan Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama, Andi Muh Ihsan Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Indonesia adalah negara yang majemuk, terdiri dari beragam suku, agama, ras, danantargolongan. Keberagaman ini di satu sisi merupakan kekayaan nasional yang tak ternilai, namun di sisi lain memiliki kerentanan terhadap potensi konflik sosial jika tidak dikelola dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.0 Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal […]

Read more