Ini Sederet Fakta Tentang Virus Mematikan Corona

Foto: Penanganan Serius Pasien Terinfeksi Virus Corona di China (Xiong Qi/Xinhua via AP)

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Nama virus corona bisa jadi merupakan sumber kengerian bagi banyak orang di dunia saat ini. Virus asal Kota Wuhan China, yang mirip Server Acute Respiratory Syndrome (SARS), itu telah menewaskan 81 orang di China pada Senin (27/1/2020).

Meski baru ditemukan pada Desember lalu, virus corona telah menjangkiti lebih dari 2.700 orang. Ia pun telah menyebar ke 16 negara, mulai dari Thailand, Singapura, hingga Perancis dan Amerika Serikat (AS).

Selain fakta-fakta di atas, berikut sederet hal lainnya yang perlu diketahui tentang virus bernama Novel 201 Coronavirus (2019-nCoV) itu, sebagaimana dilaporkan Reuters.

1. Masa inkubasi virus yang dapat dengan mudah menyebar sebelum memunculkan gejala ini, disebut dapat berkisar dari satu hingga 14 hari.

2. Berbeda dari SARS, yang juga berasal dari China, virus corona dapat menyebar selama masa inkubasi. Hal ini disampaikan Menteri Komisi Kesehatan Nasional China Ma Xiaowei pada hari Minggu.

3. Virus corona telah berevolusi, dimana penyebarannya menjadi relatif lebih cepat dan telah memasuki periode yang lebih parah dan rumit, kata Xiaowei. Parahnya, pihak berwenang hanya memiliki pengetahuan yang terbatas tentang virus yang diduga berasal dari hewan liar itu. Hal ini membuat mereka sulit mengetahui risiko yang ditimbulkan oleh mutasinya.

4. Meski berbahaya dan telah menyebar ke banyak negara, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hanya melabeli wabah virus corona sebagai keadaan darurat bagi China. Bukan darurat global. Lembaga ini diberitahu tentang beberapa kasus pneumonia di Kota Wuhan pada 31 Desember dan 7 Januari.

5. Infeksi coronavirus memiliki berbagai gejala, termasuk flu, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernafas. Kasus yang parah dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, hingga kematian.

6. Sebagian besar korban yang meninggal akibat virus corona adalah orang tua (usia lanjut) dan mereka yang memiliki riwayat penyakit/kondisi medis tertentu, kata pihak berwenang China.

7. Seperti virus yang menyebabkan SARS dan Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS), corona adalah virus RNA (ribonucleic acid). Ini berarti virus ini menjadikan RNA sebagai materi genetiknya, bukan DNA. Ini juga berarti virus corona menyatu dengan DNA inangnya, dan dapat bermutasi dengan cepat.

8. Jumlah total kasus yang dikonfirmasi di China naik sekitar 30% menjadi 2.744 pada Senin. Jumlah itu sekitar setengahnya berada di provinsi pusat Hubei, di mana Wuhan adalah ibu kotanya.

9. Kasus coronavirus dilaporkan sudah sampai ke Hong Kong, Makau, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Prancis, Jepang, Malaysia, Nepal, Singapura, Korea Selatan, dan Vietnam. Namun, tidak ada kematian yang dilaporkan terjadi di luar China.

10. Virus ini diyakini muncul akhir tahun lalu di sebuah pasar makanan di Wuhan yang secara ilegal menjual satwa liar. Peneliti China menduga virus corona yang ditularkan ke manusia berasal dari ular hingga kelelawar. Kedua binatang itu dijual di Pasar Makanan Laut Huanan (Huanan Seafood Market). (cnbc)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jakarta Nasional News

Pentas Pelajar 2026 Hadirkan Kreativitas dan Semangat “Rukun Sama Teman”

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM — Masih dalam semangat peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan “Pentas Pelajar 2026” sebagai ruang ekspresi kreativitas, bakat, dan karya pelajar Indonesia, Minggu (24/Mei/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi murid dari berbagai daerah untuk menampilkan potensi terbaiknya melalui seni, budaya, dan karya kreatif yang sarat nilai […]

Read more
Jakarta News

Soroti Kasus Keracunan MBG, APPMBGI Minta Audit Menyeluruh dan Penguatan Standar Pangan

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (DPP APPMBGI), Dr. Ir. Abdul Rivai Ras menegaskan perlunya strategi perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara komprehensif di tengah derasnya kritik publik terhadap pelaksanaan program tersebut. Hal itu disampaikan Rivai Ras saat ditemui di ruang […]

Read more
Jakarta TNI / POLRI

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Dalam hal ini, Sigit menargetkan bakal membangun 1.500 SPPG di tahun 2026. Sigit mengungkapkan, Polri juga sedang membangun 33 SPPG di wilayah 3 T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar). Hal itu […]

Read more