Iqbal Suhaeb Apresiasi Final Zona II Makassar Clean And Comfort 2019

MAKASSAR,EDELWEISNEWS.COM – Menjadikan Makassar kota bersih yang cantik diperlukan perhatian dan kerjasama oleh semua pihak. Semua stakeholder terkait serta warga harus memiliki tekad bersama dan kesadaran diri untuk menjaga lingkungan tempat tinggalnya.

Bertempat di halaman PD Parkir Makassar Raya, Jalan Kerung – Kerung, kelurahan Maradekaya Utara, kecamatan Makassar, Minggu (4/8/2019) tadi digelar kegiatan Final Zona II  Makassar Clean and Comfort 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Harian Fajar ini selaras dengan program Pemerintah Kota Makassar yakni perlombaan di tiap kecamatan yang akan melihat bagaimana kekompakan, kebersihan, partisipasi dan juga kreativitas dari warganya.

Hal ini diungkapkan Faisal Syam selaku Direktur Harian Fajar saat memberikan sambutannya di hadapan Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dan Ketua TP PKK Kota Makassar Murni Djamaluddin Iqbal yang hadir membuka dan melakukan penilaian pada lomba sajian kuliner sebagai salah satu rangkaian perlombaan.

“Ada 5 kecamatan yang ikut dalam Final Zona II Makassar Clean and Comfort 2019 ini yakni kecamatan Tamalate, Mariso, Ujung Pandang, Makassar, dan Mamajang. Penilaian didasarkan atas kebersihan lorongnya, pintu gerbang lorong yang permanen, kondisi sanitasi, pengembangan UMKM, partisipasi masyarakatnya dan kreativitas sajian kulinernya,” imbuh Faisal.

Melihat respon dan partisipasi masyarakat, Pj Walikota Iqbal Suhaeb memberikan dukungannya dan berharap kegiatan ini akan berlanjut dan berkesinambungan selaras dengan program CCC yang kini digalakkan pemerintah.

“Saat ini pemerintah tengah menjalankan konsep “RUN MAKASSAR” di mana memiliki konsep CCC yaitu clean, comfort, dan continuity. Saya rasa kegiatan Final Zona II Makassar Clean and Comfort 2019 ini sangat membantu Pemerintah Kota Makassar dalam pelaksanaannya di lapangan,” ucap Iqbal.

Selain itu, Iqbal berharap kegiatan ini bisa menjadi pelopor untuk kegiatan lainnya agar dapat menumbuhkan rasa persaudaraan dan cinta lingkungan di tiap warga Makassar.

“Jika kita bersama – sama membangun dan menciptakan kebersihan maka yang akan terjadi adalah estetika lingkungan tinggal menjadi lebih menarik, sehat, bersih, dan juga ikatan persaudaraan bisa dirajut lebih baik. Ada banyak point plusnya yang sarat makna, tingkatkan dan pertahankan,” harapnya.

Setelah membuka acara, tampak Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb di dampingi Ketua TP PKK Kota Makassar Murni Djamaluddin Iqbal mengelilingi stand yang sudah diisi lima kecamatan untuk melihat dan menilai sajian kuliner tradisional khas Bugis Makassar dengan kreativitas dan inovasi tiap kecamatan. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Pangdam XIV/Hasanuddin Gelar Bazar HUT ke-81 TNI, Hadirkan 181 Stan di Wilayah Kodam XIV/Hasanuddin

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI tahun 2026, Kodam XIV/Hasanuddin menggelar bazar yang menghadirkan beragam kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko bersama para Pejabat Utama (PJU) Kodam dan Pengurus Persit KCK PD XIV/Hasanuddin, bertempat di Lapangan Hasanuddin, Jl. Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Selasa (22/9/2026). Bazar […]

Read more
LEGISLATIF Makassar SULSEL

Wali Kota Makassar Paparkan APBD-P Makassar, Proyek Strategis Disiapkan Mulai Awal 2027

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menjelaskan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna bersama DPRD Kota Makassar. Hal itu, disampaikan Munafri alias Appi dalam rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Sipakatau Lantai 2 Kantor Wali Kota Makassar, Jumat (25/9/2026). […]

Read more
Makassar SULSEL

Kalaksa BPBD Makassar : Komunikasi yang Hebat adalah ketika Pesan Kita Hidup dalam Pikiran dan Hati Orang yang Mendengarnya

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pernah merasa sudah berbicara panjang lebar, tetapi orang yang mendengarkan ternyata tidak benar-benar memahami pesan yang disampaikan? Atau pernah melihat seorang guru menjelaskan berkali-kali, tetapi anak tetap kehilangan perhatian? Bisa jadi persoalannya bukan pada apa yang disampaikan, melainkan bagaimana pesan itu masuk ke dalam pikiran seseorang. Inilah yang menjadi salah satu perhatian […]

Read more