Iqbal Suhaeb : Pertumbuhan Ekonomi Makassar 8,23 Persen

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pejabat Walikota Makassar Iqbal Suhaeb disambut shalawat badar saat menghadiri Musyawarah Kerja (Musker) Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Kota Makassar di Balai Diklat Keagamaan Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Minggu (27/10/2019).

Musker NU Masa Khidmat 2019-2024 bertemakan Visi dan Upaya Pemerintah Kota untuk Mewujudkan Makassar sebagai Kota Modern dan Moderat.

Dalam paparannya di hadapan Musker NU, Iqbal menyampaikan peranan Makassar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional, dan provinsi Sulsel menuju kota modern dan moderat berdasarkan ekonomi kerakyatan.

“Tingkat pertumbuhan ekonomi Makassar mencapai 8,23 persen mengalahkan pertumbuhan ekonomi Sulsel yang hanya sebesar 7,07 persen di bawah Makassar,” ucapnya.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5,15 persen, dimana pertumbuhan ekonomi Makassar berada di atas provinsi dan nasional berkat trend ekonomi kerakyatan yang terus menggeliat yang tidak mengikuti trend ekonomi global.

Iqbal mengakui walaupun ada perlambatan perdagangan antar negara berupa ekspor impor, khususnya biofuel namun hal tersebut  tidak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi kita secara global, diakibatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang terus meningkat.

“Menariknya kota Makassar tidak mengikuti trend ekonomi global, Makassar justru cenderung stabil, sehingga tidak mengganggu roda perekonomian Makassar sebagai kota perdagangan yang tidak pernah tidur, roda perdagangan terus berputar selama 24 Jam,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Iqbal berharap seluruh kader NU yang berada di Pemerintah Kota Makassar maupun yang berada di lembaga eksekutif dapat mendukung program Pemerintah Kota Makassar.

“Kami harapkan seluruh kader NU dapat bersinergi untuk terus membangkitkan ekonomi keumatan bagi masyarakat Makassar, apalagi NU membawa konsep keislaman yang moderat sehingga ketentraman dan keamanan kota Makassar dapat kondusif,” harapnya.

Sementara itu Ketua PCNU Kyai Haji Kaswad Kartono mengapresiasi pemerintah kota bersama NU yang telah bersinergi membangun perekonomian di Kota Makassar.

“Gagasan Pak Iqbal mencerminkan sinergi antara NU dan Pemerintah Kota Makassar untuk lebih maju membangun ekonomi kerakyatan khususnya di kota Makassar,” terangnya. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Pimpin Sertijab 9 Jabatan Strategis, Pangdam Hasanuddin Kobarkan Semangat Petarung : Buat Karya Hebat!

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi Ketua Persit KCK Daerah XIV/Hasanuddin Ny. Renny Bangun Nawoko memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) sembilan jabatan strategis di lingkungan Kodam XIV/Hasanuddin. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam, dan Pengurus Persit KCK PD XIV/Hsn yang di selenggarakan di Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf, […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Pangdam XIV/Hasanuddin Hadiri Pengukuhan Paskibraka Provinsi Sulsel, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menghadiri Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang dipimpin oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, S.T., bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Jl. Sungai Tangka, Kota Makassar. Jumat (14/8/2026). Kehadiran Pangdam dalam acara pengukuhan tersebut menjadi wujud dukungan […]

Read more
Makassar SULSEL

Dampak Ekonomi MHM 2026 Fantastis, Rp2,5 M Stimulus Pemkot Picu Perputaran Rp52,3 M

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) 2026, bulan Mei lalu, tidak hanya sukses menghadirkan ajang olahraga lari berskala besar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Makassar. Hasil survei analisis dampak ekonomi yang dilakukan penyelenggara mencatat, selama lima hari rangkaian kegiatan MHM 2026, perputaran uang di Kota Makassar mencapai Rp52,3 miliar. […]

Read more