Jadi Narsum di Kelas Nusantara, IDP Paparkan Kepemimpinan Kewirausahaan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menjabarkan konsep kepemimpinan kewirausahaan saat didaulat menjadi narasumber pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan IV Tahun 2020 yang digelar di Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara (Puslatbang KMP LAN) Makassar, Jumat (13/3/2020).

Di hadapan 60 peserta pelatihan yang beras dari Papua, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera dan Kementerian Indah menerangkan tentang kepemimpinan kewirausahaan. Kepemimpinan kewirausahaan adalah kemampuan seorang pemimpin untuk mengorganisir sekelompok orang yang bekerja dalam organisasinya untuk mencapai tujuan bersama.

“Dimana secara birokrasi, metode kepemimpinan kewirausahaan menuntut kemampuan untuk melihat berbagai peluang yang ada, demi tercapainya visi misi organisasi, termasuk menciptakan berbagai pelayanan publik bagi masyarakat yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” terang IDP.

“Tipe kepemimpinan kewirausahaan adalah cepat dan berani mengambil keputusan. Pilih kegiatan yang berkontribusi pada pencapaian tujuan organisasi. Contoh, seorang eselon II di pemerintah provinsi dengan berbagai agenda lebih memilih untuk berangkat ke Seko dengan agenda meninjau pembukaan jalan. Dampak dari agenda itu, masyarakat akhirnya merasakan kenaikan harga komoditi yang berimbas pada peningkatan kesejahteraan. Satu agenda namun berkontribusi banyak,” terang Indah.

Tidak hanya itu, mantan Dosen Universitas Indonesia itu juga menjelaskan, implementasi dari kepemimpinan kewirausahaan dalam pembangunan daerah akan berdampak pada kemajuan daerah.

“Implementasi kepemimpinan kewirausahaan adalah menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial. Hanya saja memang hari ini tantangannya adalah sumber daya manusia, birokrasi relatif kurang memahami konsep kewirausahaan. Oleh karena itu, peningkatan SDM sangat perlu untuk dilakukan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Bupati perempuan pertama di Sulsel ini merupakan salah satu narasumber yang kerap mengisi materi dalam setiap kegiatan pelatihan yang digelar oleh Lembaga Administrasi Negara. Tahun 2020 merupakan tahun ke enam bagi IDP menjadi pemateri.

Dan tahun 2020 menjadi tahun ketiga bagi Indah menjadi narasumber di kelas nusantara, yang diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari pimpinan tinggi pratama dari berbagai instansi, baik pemda hingga kementerian dan lembaga. (*)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar

Pererat Silaturahmi, Warga Kompleks Prima Griya Gelar Buka Puasa Bersama

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Semangat kebersamaan dan keberkahan bulan suci Ramadhan terasa begitu hangat di Kompleks Prima Griya, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Warga setempat menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama (Bukber) yang berlangsung penuh kekeluargaan di Lapangan Prima Griya, Ahad (8/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan yang […]

Read more
Maros SULSEL TNI / POLRI

Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Kapolda Sulsel Hadiri Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026 di Maros

MAROS, EDELWEISNEWS.COM – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H menghadiri langsung kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dusun Pangembang, Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dilaksanakan secara […]

Read more
Makassar SULSEL

Workshop Makrame dan Merajut di Desa Taeng: Merawat Simpul, Menenun Kebersamaan

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Hujan turun pelan sore itu. Rintiknya jatuh di sela atap rumah warga Desa Taeng, seolah ikut menyertai langkah-langkah para ibu yang datang satu per satu, Minggu (8 Maret 2026). .qdmMereka tidak sekadar berteduh dari cuaca yang basah. Mereka datang membawa rasa ingin tahu. Di tangan mereka belum ada benang, tetapi di kepala […]

Read more