Jelang Rakernas APEKSI, BPBD Makassar Gelar Apel Pagi, Ini yang Dibahas

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar melaksanakan apel pagi yang dihadiri oleh seluruh pegawai dan staf, serta Laskar Pelangi.

Apel pagi tersebut juga menjadi momen untuk menyampaikan persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Apel pagi tersebut berlangsung di halaman Kantor BPBD Makassar, Selasa (4 Juli 2023).

Kasubag Ashari Parawansa, SE, MM memimpin apel pagi tersebut. Dalam kesempatan itu, Ashari menyampaikan berbagai hal terkait persiapan yang harus dilakukan untuk suksesnya pelaksanaan APEKSI. Ia menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antara seluruh pihak terkait demi mewujudkan acara yang sukses dan bermanfaat.

“Kita semua harus bekerja sama dengan baik dan saling mendukung, dalam rangka menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional APEKSI yang berlangsung di Kota Makassar. Ini merupakan kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan dan potensi Kota Makassar kepada negara-negara lain yang akan hadir,” ujar Ashari.

Sementara dalam kesempatan terpisah, Kepala BPBD Makassar, Hendra Hakamuddin menyampaikan, bahwa Kota Makassar akan menjadi tuan rumah pelaksanaan APEKSI tahun 2023. Acara tersebut akan dirangkaikan dengan Makassar Investment Forum (MIF) yang akan diadakan pada tanggal 14 Juli 2023 di Hotel Claro.

Hendra juga menjelaskan, bahwa sudah ada enam negara yang mengkonfirmasi kehadiran mereka dalam MIF 2023. Negara-negara tersebut antara lain, Korea Selatan, Australia, Jepang, Jerman, Belanda, dan Taiwan.

Dengan kehadiran negara-negara tersebut, diharapkan MIF akan menjadi ajang yang strategis untuk memperluas kerja.sama ekonomi dan investasi antara Kota Makassar dengan negara-negara mitra.

Rapat Kerja Nasional APEKSI XVI di Makassar akan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pemerintah kota dalam pembangunan daerah, serta menjalin kerjasama yang lebih baik dengan pemerintah daerah lain di Indonesia.

“Diharapkan kegiatan ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kemajuan ekonomi di seluruh kota-kota di Indonesia,” harap Hendra.

Lanjutnya, dengan adanya persiapan yang matang dan kerja sama yang baik antara BPBD Makassar dan pihak terkait, diharapkan Rapat Kerja Nasional APEKSI XVI dan Makassar Investment Forum 2023 akan berjalan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan Kota Makassar.

“Diharapkan juga ada penguatan kerja sama antara pemerintah kota di Indonesia dan negara-negara mitra,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Resmi Diluncurkan, Kota Makassar Jadi Pilot Project Nasional Gerakan Peduli Tetangga untuk Perkuat Perlindungan Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penguatan sistem pendataan dan pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Minggu (4/10/2026). Peluncuran program strategis Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini untuk memperluas jangkauan pendataan dan akses pelayanan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui penguatan peran masyarakat […]

Read more
Makassar SULSEL

Kuatkan Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama, Andi Muh Ihsan Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Indonesia adalah negara yang majemuk, terdiri dari beragam suku, agama, ras, danantargolongan. Keberagaman ini di satu sisi merupakan kekayaan nasional yang tak ternilai, namun di sisi lain memiliki kerentanan terhadap potensi konflik sosial jika tidak dikelola dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.0 Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal […]

Read more