Kadis Dukcapil : Di Era Digitalisasi, Pelayanan Data Kependudukan harus Terhubung dengan Data Instansi Lain

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar terus memperluas kolaborasi dengan berbagai instansi sebagai langkah strategis untuk memastikan integrasi dan validitas data kependudukan yang lebih akurat. Langkah ini dinilai krusial mengingat data kependudukan kini menjadi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan, penyaluran bantuan sosial, hingga pelayanan publik berbasis digital.

Kepala Disdukcapil Makassar, Muhammad Hatim menjelaskan, bahwa kolaborasi lintas sektor bukan hanya pilihan, tetapi keharusan. Di era digitalisasi pelayanan, data kependudukan harus terhubung secara presisi dengan data instansi lain seperti Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BPJS, hingga lembaga penegak hukum dan lembaga perbankan.

“Validitas data tidak bisa berdiri sendiri. Kita harus bergerak bersama. Kolaborasi dengan instansi lain adalah upaya memastikan bahwa data yang mereka gunakan dan data yang kami terbitkan berada dalam satu frekuensi, yakni benar, terbaru, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Hatim.

Menurutnya, berbagi data secara terintegrasi akan mengurangi kesalahan administrasi, tumpang tindih data penerima program, serta mempercepat proses verifikasi identitas warga. Hal ini juga sekaligus mendorong efektivitas penggunaan anggaran pemerintah karena setiap kebijakan berbasis pada data yang akurat.

Hatim menegaskan, bahwa Disdukcapil Makassar saat ini tidak hanya fokus pada penerbitan dokumen kependudukan, tetapi juga menjalankan fungsi sebagai penyedia single identity data yang harus tersinkronisasi dengan seluruh sektor pelayanan publik. Karena itu, pihaknya aktif menjalin kerja sama formal melalui perjanjian kerja sama (PKS) dan peningkatan kapasitas penggunaan data kependudukan.

“Kami ingin memastikan seluruh instansi menggunakan data yang sama. Jika ada perbedaan data, pelayanan akan terhambat, program sosial tidak tepat sasaran, dan perencanaan pembangunan bisa meleset. Dengan kolaborasi, semua pihak bisa bekerja dengan basis data yang kuat,” tambahnya.

Dalam implementasinya, Disdukcapil Makassar turut menyediakan akses pemanfaatan data kependudukan melalui berbagai skema, seperti web service verifikasi NIK, pemutakhiran data kelembagaan, hingga integrasi ke sistem informasi masing-masing instansi. Langkah ini memastikan setiap layanan publik mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga administrasi perbankan dapat berjalan lebih cepat dan akurat.

Tak hanya itu, kolaborasi ini juga mendukung percepatan transformasi digital pemerintah daerah melalui penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dengan data yang sudah terintegrasi, proses validasi identitas akan lebih mudah ketika warga mulai beralih ke dokumen digital.

“Integrasi data adalah fondasi dari smart city. Makassar tidak bisa maju dengan data yang simpang siur. Karena itu, kami akan terus memperluas kolaborasi demi menghadirkan pelayanan publik yang lebih tepat sasaran, efektif, dan terpercaya,” tegas Hatim.

Ke depan, Disdukcapil Makassar menargetkan seluruh perangkat daerah dan lembaga pelayanan publik di kota ini dapat sepenuhnya memanfaatkan data kependudukan secara legal dan terstandar, sehingga tercipta ekosistem data terpadu yang mendukung pembangunan kota secara berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Presiden Prabowo Resmikan Inpres Jalan Daerah 2025, Sulsel Dapat Alokasi Rp258 Miliar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM  – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah 2025 yang mengalokasikan anggaran Rp258,17 miliar untuk pembangunan dan peningkatan jalan daerah di Sulawesi Selatan. Melalui program tersebut, sebanyak 20 kabupaten/kota di Sulsel akan memperoleh penanganan infrastruktur jalan sepanjang 62,54 kilometer guna memperkuat konektivitas wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Peresmian dilakukan […]

Read more
Makassar SULSEL

Addin Jauharuddin Lantik PW GP Ansor Sulsel, Tekankan Kader Kompeten, Kreatif dan Siap Wujudkan Ketahanan Pangan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, H. Addin Jauharuddin resmi melantik Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Sulawesi Selatan masa khidmat 2026–2030 di Auditorium Universitas Islam Makassar (UIM), Jalan Perintis Kemerdekaan No. 29, Makassar, Rabu (24/6/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum strategis bagi GP Ansor Sulawesi Selatan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan […]

Read more
Agama Makassar

Ketika Khotbah Jumat Bisa Dipahami: Praktik Inklusi di Masjid IMMIM Makassar Bagi Teman Tuli

Oleh: Andi Zulfajrin Syam (Pegiat Inklusi) Bagi umat Islam, salat Jumat bukan hanya tentang menjalankan ibadah. Di dalamnya terdapat khotbah yang berisi pesan keagamaan, ajakan berbuat baik, dan informasi yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak semua jemaah dapat mengakses isi khotbah dengan mudah. Bagi difabel Tuli, khotbah yang disampaikan secara lisan sering […]

Read more