Kadis Perpustakaan Makassar Mendukung Hadirnya Mini Pustaka Mart

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Hari ini, Jumat (21/1/2022), progres pembuatan box mini kontainer Mini Pustaka Mart (MPM) mulai terlihat rangkanya. Tahap pengerjaan dibutuhkan waktu kurang lebih seminggu. Tidak lama lagi Mini Pustaka Mart tersebut akan hadir mewarnai kegiatan literasi di Kota Makassar.

Sebagai percontohan/ prototipe akan dihadirkan 2 unit Mini Pustaka Mart, yang akan ditempatkan di lorong pilihan, di daerah Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea.

Mini Pustaka Mart adalah inovasi kolaborasi Dinas Perpustakaan Makassar dengan Telkomsel, Penerbit Erlangga dan Komunitas Ibu Relawan Baca Kota Makassar. Mini Pustaka Mart adalah konsep penggabungan mini layanan perpustakaan dan mart. Diharapkan ada 2 sisi manfaat yang diperoleh sekaligus dan saling mendukung, yakni sisi literasi dan sisi ekonomi untuk pemberdayaan masyarakat.

Mini Pustaka Mart memiliki 3 bagian/ area yang disatukan dalam 1 box mini. Yakni, mini perpustakaan yang ditempatkan di tengah, yang berisi buku bacaan dan akses Barcode buku digital yang dapat didownload, dibaca dan dipinjam. Bagian sebelah kanan ada mini etalase penjualan pulsa dan data, sementara bagian sebelah kiri ada Mini Warung jajanan UMKM. Mini Pustaka Mart (MPM) nantinya akan dikelola oleh Ibu-Ibu Relawan Baca di Kota Makassar.

“Ibu Relawan Baca nantinya akan mengelola Mini Pustaka Mart. Setiap kecamatan ada Ibu Relawan Bacanya. Nantinya laporan keadaan buku dan pembaca akan disampaikan setiap bulan oleh Ibu Relawan Baca kepada Dinas Perpustakaan Makassar. Keberadaan Mini Pustaka Mart akan menjadi sumber pengunjung baru perpustakaan bagi Dinas Perpustakaan.

“Ini implementasi Pembudayaan Kegemaran Membaca berdasarkan UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan dengan menyediakan akses perpustakaan yang mudah dijangkau,” terang Tulus Wulan Juni, Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar yang juga inovator MPM.

Hadir langsung saat melihat pengerjaan Mini Pustaka Mart (MPM), SPV Direct Sales Operations Telkomsel Makassar, Rudy Tanriaman, Ketua Ibu Relawan Baca Kota Makassar, Kartini Ismail dan Pengurus Ibu Relawan Baca, Nur Asiah.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tenri A. Palallo mengapresiasi dukungan mitra dan Ibu Relawan Baca.

“Ini Inovasi baru, Mini Pustaka Mart (MPM) yang akan menjadi model/ percontohan dalam menggerakkan kegiatan kegemaran membaca masyarakat dari bawah, atau yang dimulai dari lorong-lorong dengan pola pendekatan pemberdayaan masyarakat,” ungkap Tenri.

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Kanal Panampu Al-Markaz Bakal Direvitalisasi, Appi: Bisa Jadi Jalur Alternatif dan Wisata Baru

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut inisiasi kolaboratif revitalisasi Kanal Panampu di kawasan Masjid Al-Markaz Al-Islami. Rencana tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Wilayah Sulawesi dan Maluku (Suma), Azri Rasul, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Rabu (30/9/2026). Pertemuan strategis tersebut turut dihadiri oleh Kepala Balai Besar […]

Read more
Lingkungan Makassar SULSEL

Pusdal LH Suma Puji Perubahan TPA Tamangapa: Sebut Sanksi Administratif Berpeluang Dicabut

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH Suma), Dr. Azri Rasul mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar dalam membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang. Menurut Azri, pembenahan yang dilakukan di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam penataan landfill, pengelolaan air lindi, hingga pemanfaatan […]

Read more
Makassar SULSEL

Cinta Tak Perlu Mahal, Pemkot Makassar Siapkan Nikah Gratis untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat Lontara+

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kabar baik datang dari Pemerintah Kota Makassar, dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tahun 2026. Pemkot menyiapkan nikah massal gratis untuk 210 pasangan atau 420 orang. Lewat Dinas Sosial menghadirkan program nikah massal yang menyasar masyarakat kurang mampu, yang selama ini terkendala biaya maupun administrasi untuk melangsungkan dan mencatatkan […]

Read more