Kapolda Sulsel Buka Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II Itwasda Polda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Merdisyam membuka secara resmi dimulainya Audit Kinerja Tahap II oleh Tim Itwasda Polda Sulsel bagi seluruh satuan kerja Polda Sulsel pada Senin (25/10/2021) di Aula Serbaguna Mapolda Sulsel Makassar.

Kapolda Sulsel dalam arahannya menegaskan agar setiap satuan kerja bisa mempertanggung jawabkan anggaran yang diberikan oleh pemerintah.

“Kita ingin mencapai sesuatu aspek yang efesiensi dengan anggaran kita yang cukup besar. Harus dibuat perencanaan dan konsep kegiatan, tetmasuk anggaran dengan capaian yang terukur,” jelas Kapolda Sulsel.

Jenderal bintang dua tersebut memberikan penekanan kepada seluruh jajaran Polda Sulsel untuk fokus bekerja sesuai dengan Job descriptionnya masing – masing.

“Selesaikan pekerjaan dengan akuntabel, auditibel dan kita harus berkreasi, berinovasi dan berkolaborasi dengan hal hal yang baru agar pencapaian hasil yang optimal,” jelas Kapolda Sulsel.

Kapolda Sulsel berharap dengan pelaksanaan audit kinerja, seluruh satuan ke wilayah Polda akan menjadi semakin baik dan berkualitas. Sehingga institusi kepolisian lebih siap menghadapi setiap tantangan dengan tangan dan sumberdaya manusia yang kreatif, bekerja secara efektif, efesien hingga tercapainya target.

Irwasda Polda Sulsel mengatakan audit kinerja merupakan bagian dari proses managerial yang dilaksanakan sebagai proses Controlling, untuk mengetahui sejauhmana efektifitas aspek pelaksanaan dan pengendalian program kegiatan pada satuan kerja termasuk pertanggung jawaban pengelolaan keuangan Negara.

“Audit kinerja perlu dilaksanakan untuk memastikan apakah kinerja telah dilakukan secara benar, apakah sudah tercapai secara efektif, efisien dan ekonomis serta apakah sudah sesuai ketaatan terhadap peraturan perundangan yang berlaku,” jelas Irwasda Polda Sulsel.

Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol. E. Zulpan dalam keterangan tertulis mengatakan taklimat awal audit kinerja itwasda Polda Sulsel tahap II tersebut meliputi aspek pelaksanaan dan pengendalian TA. 2021.

“Audit akan difokuskan pada pemeriksaan kualitas pelayanan masyarakat, pelaksanaan operasi Kepolisian dan program prioritas Polri serta akuntabilitas anggaran pada seluruh satuan kerja jajaran dalam upaya mewujudkan Polri yang lebih baik dan bersih dari perilaku KKN dan menciptakan Good Governance And Clean Government,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel. (Ril)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gowa SULSEL

Ruang Gerak Pelaku Kejahatan Dipersempit, Satsamapta Polres Gowa Gencarkan Mobile Hunting

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Personel Perintis Presisi Satsamapta Polres Gowa terus meningkatkan patroli dialogis dan mobile hunting di wilayah Kecamatan Somba Opu dan sejumlah titik yang dinilai rawan, menyusul maraknya aksi pencurian yang meresahkan masyarakat, Kamis (15/1/2026) dinihari. Dalam patroli tersebut, petugas secara tegas melakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan terhadap warga yang dicurigai, sebagai langkah […]

Read more
Makassar SULSEL

Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Pembangunan Kota, Wali Kota Makassar Temui Kapolda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin terus memperkuat sinergi lintas institusi demi menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dalam agenda silaturahmi dan pertemuan strategis bersama Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, yang berlangsung di Markas Polda Sulsel. Pertemuan ini menjadi ruang dialog konstruktif […]

Read more
Makassar SULSEL

Penanganan Banjir Makassar 2026 Lebih Baik, Air Cepat Surut dan Pengungsian Selesai dalam Hitungan Hari

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar mendapat apresiasi atas penanganan banjir yang dinilai jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada kejadian banjir Januari 2026, genangan air di sejumlah titik terpantau lebih cepat surut, sementara masa pengungsian berlangsung singkat dan terkendali. Berdasarkan data di lapangan, pada 8 titik pengungsian yang terbentuk sejak 12 Januari, sebagian besar […]

Read more