Safari Subuh Bulan Ramadan, Munafri Perkuat Silaturahmi Pemkot Makassar dengan Warga

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin kembali melaksanakan Safari Subuh Ramadan dengan menunaikan salat subuh berjamaah bersama warga di Masjid Nurul Baried, Kecamatan Ujung Pandang, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Kota Makassar, selama bulan suci Ramadan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

Kehadiran Munafri disetiap shaf jamaah masjid di berbagai kecamatan menegaskan kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat tanpa sekat.

Munafri menjelaskan bahwa Safari Ramadan dilaksanakan setiap hari dengan mengunjungi masjid-masjid di seluruh kecamatan.

Kehadiran pemerintah di tengah jamaah diharapkan dapat mempererat hubungan sekaligus memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami hadir hampir setiap hari di seluruh kecamatan yang ada di Kota Makassar ini untuk terus membangun silaturahmi dengan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk membangun kedekatan tersebut. Selain beribadah bersama, pemerintah juga ingin memastikan bahwa hubungan sosial antara pemerintah dan warga tetap terjaga dengan baik.

Munafri menyampaikan bahwa setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, pemerintah berupaya terus membuka ruang komunikasi dengan warga agar tercipta kerja sama yang baik dalam menjalankan berbagai program pembangunan di Kota Makassar.

“Seluruh program yang dijalankan oleh pemerintah tentu tidak akan maksimal tanpa dukungan masyarakat. Demikian juga sebaliknya, apa yang menjadi keinginan masyarakat tidak akan berjalan baik jika tidak mendapat dukungan dari pemerintah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak nyata. Sinergi tersebut, kata Munafri, perlu terus diperkuat melalui berbagai ruang interaksi langsung seperti kegiatan Safari Ramadan.

Karena itu, Pemerintah Kota Makassar berupaya hadir di tengah masyarakat tidak hanya melalui program pembangunan, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan. Kehadiran tersebut dilakukan sejak salat subuh hingga kegiatan salat Isya dan Tarawih berjamaah di berbagai masjid di Kota Makassar.

“Dibutuhkan kolaborasi, dibutuhkan kerja sama, dibutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Itulah kenapa kami hadir di tengah-tengah masyarakat mulai dari subuh sampai salat Isya dan salat Tarawih secara berjamaah, untuk memastikan kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Melalui Safari Ramadan ini, Munafri berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat. Sehingga program pembangunan di Kota Makassar dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat langsung bagi warga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026. Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more