Kapolres Gowa Pimpin Upacara Penutupan Tradisi Pembaretan Bintara Remaja

GOWA, EDELWEISNEWS.COM.- Kapolres Gowa AKBP Reonald T.S Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.M., M.I.K. secara resmi menutup kegiatan pembinaan tradisi bagi Bintara Remaja Angkatan 47 dan 48 Polres Gowa di Lapangan Batulapisi, Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa , Sabtu (13/5/2023) sore.

AKBP Reonald T.S Simanjuntak mengucapkan selamat dan apresiasi serta penghargaan setinggi-tingginya pada bintara remaja Polres Gowa yang telah melaksanakan pembinaan tradisi pembaretan dengan lancar dan sukses.

Selain itu dalam penyampaiannya, Kapolres berharap agar para Bintara Remaja Polres Gowa yang berjumlah 24 orang tersebut dapat menjadi insan Rastra Sewakotama sesuai dengan ucapan Tri Brata yang pertama, yakni sebagai abdi utama nusa dan bangsa, dengan penuh ketaqwaan terhadap TUHAN Yang Maha Esa serta dapat menjalankan Catur Prasetya dalam setiap menjalankan tugas.

“Bagi Bintara Remaja dalam memulai karir menginjak kaki di Polres Gowa, mulai sekarang isilah kompetensi baik akademik, skill dan juga etika, ini harus seiring tumbuh berkembang sesuai dengan cara belajar dan mencari pengalaman sehingga menjadi insan Bhayangkara yang tangguh,” tegas Kapolres Gowa.

Dia juga menyampaikan agar seluruh personel dapat menumbuhkan prestasi dan mencoret tinta emas di Institusi Kepolisian,

“Dan saya mengharapkan generasi Polri khususnya Polres Gowa menjadi lebih baik dari senior-seniornya, sekali lagi selamat bergabung dan selamat bertugas dipolres Gowa,” tutup Kapolres.

Pada kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Dandim 1409/Gowa Letkol Inf Muhammad Isnaeni Natsir dan segenap Para PJU Polres Gowa serta para pelatih.

Humas Polres Gowa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more