Kepala Bappelitbangda Sulsel Menghadiri Rakor Penanggulangan Kemiskinan Tingkat Provinsi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kepala Bappelitbangda Prov. Sulsel Dr. Setiawan Aswad, M.Dev.Plg menghadiri rapat koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan TA. 2025 secara virtual, Jumat (16 Mei 2025). 

Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam ini dihadiri oleh Bupati Sinjai, Wabup Pinrang, Wabup Wajo, Wabup Jeneponto, Wabup Bulukumba, Wabup Kepulauan Selayar, Kepala Bappelitbangda Kab. Soppeng, Kepala Bappeda Kab. Bantaeng, Bappelitbangda Kab. Tator, Kepala Bappeda Kab. Luwu, Bappeda Kab. Maros, Bappelitbangda Kab. Barru, Kepala Bapperida Kab. Torut, Kepala Bappelitbangda Kab. Takalar, Kepala Bappeda Kota Pare-Pare, Kepala Bappelitbangda Kota Makassar, Bapperida Kab. Sidrap.

Hadir pula Bappelitbangda Kab. Pangkep, Bappeda Kab. Bone, Bappelitbangda Kab. Soppeng, Bapperida Kab. Lutra, Bappelitbangda Kota Palopo, Bappeda Kab. Enrekang, Bappelitbangda Kab. Lutim, Kepala/Perwakilan perangkat daerah lingkup Pemprov Sulsel, Kepala Bulog Provinsi Sulsel, Kepala BPS Sulsel, Perwakilan Tim Pengerak PKK Pokja 3, JICA Perwakilan Sulsel, UNICEF perwakilan Sulsel, YayasanBakti Sulsel, Forum Koordinasi TSLP/Forum CSR dan pejabat serta staf Bappelitbangda Provinsi Sulsel.

Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Setiawan Aswad melaporkan, kegiatan ini merupakan mandat dari Inpres No.4 tahun 2022, Permendagri No.53 tahun 2020, Keputusan Menko PMK No.25, No. 30 , No. 32 dan No.33 tahun 2022 dan Peraturan Daerah Provinsi Sulsel No. 3  tahun 2012 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Sulsel.

“Tujuan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan adalah untuk melakukan koordinasi perumusan kebijakan, perencanaan dan pemantauan pelaksanaan penanggulangan kemiskinan di lingkup provinsi dengan TKPK Kabupaten/kota selain itu juga membahas kondisi kemiskinanan ekstrim di Provinsi Sulsel serta permasalahan yang ada sehingga diharapkan mendapat solusi dalam menanggulangi dan menurunkan angka kemiskinan di daerah baik Provinsi maupun Kab/Kota sehingga diharapkan ada rekomendasi/ tindak lanjut dari kegiatan ini,” tegasnya.

Wakil Gubernur Provinsi Sulsel, Fatmawati Rusdi selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Sulsel memberikan sambutan dan arahan sekaligus membuka acara Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan TA. 2025.  

“TKPK memiliki peran yang sangat strategis sebagai coordination-hub penanggulangan kemiskinan/ekstrem di daerah sesuai Permendagri No.53 tahun 2020. Beliau mengharapkan TKPK Kab/Kota dapat berperan aktif dalam rakor ini, selain itu perlunya mempunyai data kemiskinan yang akurat, muktahir dan terpilah (by name by address),” jelas Fatmawati Rusdi

Berdasarkan data BPS Prov Sulsel pada September 2024 presentase penduduk miskin di Sulsel 7,77% dengan jumlah penduduk miskin 711,77 ribu jiwa, dimana 10 Kabupaten/kota yang tertinggi jumlah orang miskin yaitu Kab. Pangkep 12,41%, Kab. Jeneponto 11,82%, Kab. Luwu 11,7%, Kab Enrekang 11,25%, Kab. Lutra 11,24%, Kab. Selayar 10,79%, Kab. Tator 10,79%, Kab. Torut 10,73%, Kab. Bone 9,58% dan Kab. Maros sebesar 9,32%.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan mengatakan, perlunya penguatan kolaborasi antar berbagai pihak dalam pelaksanaan penanggulangan kemiskinan antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah dan Mitra Pembangunan terutama dalam hal pendataan penduduk miskin.

Di Tahun Anggaran 2025, tagging program OPD Pemprov Sulsel untuk mendukung penanggulangan kemiskinan terdapat di Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bappelitbangda, DESDM, Dinas Perkimtan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kelautan dan Perikanan, DLHK, Disnakertrans dan Dinas Sosial.

Sebagai tindak lanjut dalam rakor ini antara lain, melakukan pendataan penduduk miskin (secara fisik, social dan ekonomi), validasi data penduduk miskin (by name by address), dan tagging program (kegiatan dan anggaran, jumlah sasaranpenduduk miskin). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jakarta Makassar

Pertama Kali, DPM-PTSP Kota Makassar Raih Predikat WBK dari KemenPAN-RB

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar untuk pertama kalinya berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2025 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB, Rini Widyantini, kepada Kepala DPM-PTSP Kota Makassar, Mario Said, dalam ajang SAKIP […]

Read more
SULSEL Wajo

Kapolres Wajo Tegaskan Narkoba dan Judi Online sebagai Extraordinary Crime di Sosialisasi K3 PLN

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Kepolisian Resor (Polres) Wajo menghadiri kegiatan Edukasi Internal K3 PT PLN (Persero) yang digelar di Kantor ULP Sengkang, Jalan Jenderal Sudirman No. 6, Kelurahan Lapongkoda, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Rabu (11/2/2026). Kegiatan dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional Tahun 2026 ini mengusung tema sosialisasi bahaya narkoba dan judi online (judol). Hadir langsung […]

Read more
LEGISLATIF Makassar SULSEL

Anggota DPRD Makassar, Andi Suhada Awali Reses Kedua di Lapangan Bumi Pesona Pelangi, Kelurahan Minasa Upa

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile mengawali reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 di Lapangan Bumi Pesona Pelangi, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Rabu (11/2/2026). Andi Suhada menggelar reses yang merupakan agenda wajib dari DPRD Kota Makassar. Melalui kegiatan ini, ia menyerap aspirasi warga mengenai berbagai masalah di wilayahnya. […]

Read more