Kesatuan Pemuda Indonesia Menggelar Diskusi tentang Peran Media Sosial dalam Pusaran Opini Publik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kesatuan Pemuda Indonesia menggelar diskusi bertajuk “Peran Media Sosial dalam Pusaran Opini Publik” di Kafe U, Jalan AP Pettarani Makassar, Sabtu (11/3/2023).

Diskusi yang dipandu Abd Rahman ini, menghadirkan dua narasumber, yakni Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Sulsel Syamsu Rizal dan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel Riswansyah Muchsin.

Deng Ical, sapaan akrab Ketua ISKI Sulsel mengatakan, tingkat pertumbuhan pengguna media sosial di Indonesia meningkat signifikan.

Hasil survei di tahun 2022 menunjukkan bahwa pengguna aktif media sosial di Indonesia naik 6 persen dari 71 persen ke angka 77,9 persen.

“Tingkat pertumbuhan pengguna media sosial digital melebihi semua negara di dunia, termasuk insentitas waktu penggunaannya,” kata Deng Ical.

Sementara itu, lanjut Deng Ical, literasi digital baru dimulai secara masif tahun pada 2022. Literasi digital memiliki empat pilar, yakni etika digital, budaya digital, kemampuan digital, dan keamanan digital.

Menurutnya, empat pilar literasi digital harus menjadi rujukan setiap pengguna media sosial. Pilar literasi digital menjadi rambu-rambu dalam menggunakan media sosial.

Sejauh ini, kata dia, ISKI Sulsel bekerjasama dengan berbagai elemen melakukan literasi digital sudah masuk ke dunia pendidikan.Sehingga, kurikulum pendidikan lebih bertanggung jawab terhadap akses informasi.

Sementara itu, Riswansyah Muchsin menilai, Indonesia saat telah terdampak invasi media sosial sebagai new media.

Menurutnya, kemunculan new media kadang kebablasan dalam memilah dan memilih untuk dijadikan sebagai patokan informasi.

“Munculnya new media erat kaitannya dengan industri. Sebab, media sosial mampu menekan biaya produksi informasi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Riswan Muchsin mewanti-wanti agar pengguna media sosial berpedoman pada empat pilar literasi digital.

“Apapun yang kita sampaikan di media sosial akan menjadi rekam jejak yang akan memenuhi ruang digital kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kesatuan Pemuda Indonesia memiliki tiga rekomendasi dari diskusi tersebut, yakni merekomendasikan Polda Sulsel, khususnya Bidang Propam Polda Sulsel agar aktif mengingatkan kepada personelnya, supaya bijak dalam bermedsos.

Kemudian merekomendasikan kepada Bidang Humas Polda Sulsel agar aktif melakukan pemberitaan ke media maupun publik terhadap beberapa penanganan kasus, untuk memberikan transparansi kepada masyarakat.

Serta, mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai berita-berita di media sosial yang belum jelas sumber dan kebenarannya atau hoaks. Bijaklah dalam bermedsos dan sharing sebelum dishare. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SULSEL Takalar

Bupati Takalar Daeng Manye Menerima Panitia Mubes Persatuan Masyarakat Takalar

TAKALAR, EDELWEISNEWS.COM – Bupati Takalar Daeng Manye, secara resmi menerima audiensi dari jajaran Panitia Musyawarah Besar (Mubes) Persatuan Masyarakat Takalar (PERMATA) pada Kamis, (4 Juni 2026). Pertemuan ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di ruang kerja Bupati, Kompleks Kantor Bupati Takalar. Audiensi ini dihadiri langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana Bakri Liwang, S.Pd., M.Si., Ph.D, Sekretaris […]

Read more
Makassar SULSEL

Terkait Isu Kepala Sekolah Mundur, Disdik Sulsel Tegaskan Evaluasi Dilakukan untuk Penguatan Kinerja dan Mutu Pendidikan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan, bahwa evaluasi terhadap kinerja kepala SMA dan SMK merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan yang dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan organisasi. Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Andi Iqbal Najamuddin, mengatakan, evaluasi dilakukan untuk memastikan program pendidikan berjalan efektif dan mampu memberikan layanan terbaik kepada peserta […]

Read more
Jakarta SULSEL

Keberhasilan Tangani 27.000 Anak Tidak Sekolah, Antar Gubernur Sulsel Tampil di Forum Nasional Bersama 4 Menteri

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Provinsi Sulawesi Selatan kembali menjadi sorotan di tingkat nasional. Di tengah peluncuran Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, tampil sebagai satu-satunya kepala daerah di Indonesia yang dipercaya menjadi pembicara dalam forum strategis nasional tersebut di Jakarta, Rabu (3/6/2026). Kepercayaan […]

Read more