Ketua Pengadilan Negeri Palopo Siap Dukung Muscab PPDI

Foto bersama Kepala PN Palopo Ahmad Ismail, SH. MH., didampingi Sekretaris PN Nasaruddin, SE, Ketua Panitia Muscab PPDI Palopo, Mundzir Randan dan Alimuddin Seksi Akomodasi dan Transportasi

PALOPO, EDELWEISNEWS.COM – Ketua Pengadilan Negeri Kota Palopo, Ahmad Ismail, SH, MH menerima Panitia Musyawarah Cabang Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) di Kantor Pengadilan Negeri Kota Palopo, Kamis (2 Mei 2024).

Panitia terdiri dari Mundzir Randan sebagai Ketua Panitia dan Alimuddin selaku Seksi Akomodasi dan Transportasi. Sementara Panitia Muscab PPDI Kota Palopo, didampingi Sekretaris PN Nasaruddin, SE.

Pertemuan berlangsung di Ruang Dinas Ketua Pengadilan Negeri Kota Palopo. Adapun yang dibahas terkait persiapan Muscab PPDI Kota Palopo dan dukungan yang memungkinkan bisa dikontribusi Ketua PN, sebagai salah satu Pelindung DPC PPDI Kota Palopo sekaligus pelindung dalam kepanitiaan Muscab.

Ketua Panitia Mundzir Randan menyampaikan terima kasih atas kesediaan Ketua Pengadilan Negeri Kota Palopo menerima kunjungan Panitia sekaligus silaturahmi.

“Terima kasih atas respon Pak Ketua Pengadilan terhadap surat kami. Sekaligus kami mau menyampaikan rencana pelaksanaan Muscab PPDI Kota Palopo yang akan berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 8-9 Juni 2024 akan datang. Jadi maksud kedatangan kami, menjalin silaturahmi dan mengharapkan dukungan dan masukan. Baik untuk kesuksesan Muscab nanti, maupun peluang kerja sama yang bisa dilakukan antara PPDI Palopo dengan Pengadilan Negeri Palopo,” ujar Mundzir Randan.

Ketua Pengadilan Negeri Kota Palopo, Ahmad Ismail, SH, MH memberikan respon yang baik atas kunjungan panitia tersebut. Termasuk kesiapan memberikan dukungan pelaksanaan Muscab.

“Kami memberi dukungan atas pelaksanaan Muscab PPD Palopo. Kami akan membantu,” ujarnya.

Pada pertemuan itu juga dibicarakan peluang kolaborasi ke depan. Misalnya, menyinggung soal perlakuan khusus bagi penyandang disabilitas dalam proses peradilan.

“Pihak Pengadilan Negeri juga akan menjalin kerja sama dengan PPDI, apa-apa yang dibutuhkan. Juga bagaimana pemenuhan soal aksesibilitas di PN Palopo,” kata Ketua Pengadilan Palopo.

Kepala PN Palopo meminta PPDI untuk terus berkoordinasi dengannya.

”Bahkan kalau penyandang disabilitas ada yang mau magang di PN akan diprioritaskan. Juga akan memberikan pelayanan khusus yang ramah terhadap disabilitas,” kata Ketua PN Palopo Ahmad Ismail.

Penulis : Abd. Naris Agam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

DLH Makassar Matangkan Sistem TPA Residu Lewat Bimtek Jakstrada

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat menjelang penerapan sistem baru pengelolaan sampah yang akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2026. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman mengatakan, kesiapan menuju 1 Agustus tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat, tetapi juga diperkuat […]

Read more
Makassar SULSEL

BPBD Makassar Luncurkan SIGAP PESISIR, Percepat Respons Bencana dari 90 Menit Menjadi 15 Menit

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar meluncurkan inovasi SIGAP PESISIR (Sistem Integrasi Gerakan Adaptif Pesisir), sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mempercepat penanganan bencana di kawasan pesisir. Melalui sistem tersebut, BPBD menargetkan waktu respons kedaruratan dapat dipangkas dari rata-rata 90 menit menjadi hanya 15 menit. SIGAP PESISIR diperkenalkan secara resmi pada Senin […]

Read more
Makassar SULSEL

RSUD Daya Makassar Hadirkan Inovasi GELIAT, Solusi Penanganan dan Pemulangan Pasien Terlantar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar, terus memperkuat komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis dan terintegrasi. Terbaru, rumah sakit milik Pemerintah Kota Makassar itu meluncurkan inovasi GELIAT (Gerakan Empati Layanan Integrasi Aktif Terpadu) sebagai solusi percepatan penanganan pasien terlantar, mulai dari proses perawatan hingga pemulangan kepada keluarga. Direktur RSUD Daya Makassar, […]

Read more