Legislator Andi Muh. Ihsan Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Sinjai

SINJAI, EDELWEISNEWS.COM – Legislator asal Sulsel Andi Muh. Ihsan menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Maraja Ballroom Universitas Muhammadiyah Kabupaten Sinjai, Propinsi Sulsel, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Narasumber Pakar Dr. Hermansyah, S.Sos., M.I.Kom, C.Ed, C.Ps.

Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan
Bhinneka Tunggal Ika merupakan pondasi kokoh yang menopang keberlanjutan dan
keutuhan bangsa Indonesia.

Dalam perjalanan sejarah, nilai-nilai yang terkandung di dalam Empat Pilar ini telah
terbukti mampu menyatukan keragaman suku, agama, ras, dan antargolongan di
seluruh penjuru Nusantara. Namun, seiring pesatnya perkembangan teknologi
informasi dan komunikasi, era digital membawa perubahan lanskap sosial-politik
yang sangat mendasar.

Transformasi digital tidak hanya membuka akses informasi yang tidak terbatas,
tetapi juga memunculkan kompleksitas tantangan baru. Penyebaran disinformasi
(hoaks), ujaran kebencian, polarisasi ideologi, korosifnya nilai-nilai kearifan lokal
akibat budaya luar yang unfilter, hingga ancaman kejahatan siber menjadi tantangan
riil yang berpotensi mengikis rasa nasionalisme dan integrasi bangsa.

Mahasiswa sebagai elemen kritis pemuda dan kaum intelektual, memegang peranan
strategis sebagai agent of change (agen perubahan) sekaligus iron stock
kepemimpinan masa depan. Di era digital, mahasiswa mengecap paparan teknologi
yang paling intensif. Oleh karena itu, penguatan pemahaman nilai-nilai kebangsaan tidak cukup lagi dilakukan secara dogmatis konvensional, melainkan memerlukan langkah
reaktualisasi yaitu mengkontekstualisasikan dan membumikan kembali Empat Pilar
Kebangsaan agar relevan dengan dinamika serta kebutuhan era digital.

Sebagai wakil daerah di tingkat nasional, Anggota DPD/MPR RI memiliki kewajiban
konstitusional untuk menyerap, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, khususnya kelompok mahasiswa. Kegiatan penyerapan aspirasi ini diselenggarakan untuk membedah secara mendalam tantangan ideologis di ruang
digital serta merumuskan strategi implementasi yang efektif, inklusif, dan aplikatif.

Tujuan kegiatan ini yakni untuk menyerap aspirasi dan gagasan mahasiswa, menampung pandangan, kritikan
konstruktif, serta pemikiran inovatif dari mahasiswa terkait dinamika
kebangsaan dan tantangan integrasi nasional di ruang digital, mendorong reaktualisasi Nilai kebangsaan, mengartikulasi ulang konsep Empat Pilar Kebangsaan ke dalam bahasa, narasi, dan bentuk aksi nyata yang adaptif
terhadap budaya digital mahasiswa.

Selain itu, menganalisis Tantangan Era Digital, mengidentifikasi potensi ancaman ideologis
di cyberspace (seperti radikalisme online, polarisasi politik, dan disinformasi)
serta merumuskan mitigasinya, merumuskan strategi implementasi konkret, menghasilkan panduan serta rekomendasi kebijakan /kegiatan kemahasiswaan berbasis digital (seperti literasi digital kebangsaan, pembuatan konten edukatif, dan etika berinternet), memperkuat sinergi DPD RI dan perguruan tinggi, membangun jejaring
kolaborasi yang berkesinambungan antara parlemen (DPD RI) dan sivitas.

Adapun tema kegiatan yakni Reaktualisasi 4 Pilar Kebangsaan di Era Digital. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gowa SULSEL

Geng Motor Jadi Sasaran, Polresta Gowa Tak Beri Ruang Ganggu Kamtibmas

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polresta Gowa kembali meningkatkan kegiatan preventif melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) atau Cipta Kondisi. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh Polresta Gowa bersama seluruh Polsek jajaran dengan menyasar keberadaan geng motor serta berbagai potensi gangguan kamtibmas dan tindak pidana […]

Read more
Makassar SULSEL

Zahir Juana Ridwan Berbagi Tips Membuat Pantun di SD Negeri Borong Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Pantun itu penuntun, yang berkembang di semenanjung Melayu atas pengaruh Islam,” kata Zahir Juana Ridwan, S.Sos, pustakawan yang memang dikenal mahir berpantun. Pustakawan Ahli Muda pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusarsip) Provinsi Sulawesi Selatan, berbagi tips membuat pantun dengan murid-murid kelas 4 dan kelas 5 SD Negeri Borong, pada Selasa (6 Oktober […]

Read more
Gowa SULSEL

Bangun Kesadaran Sejak Dini, Satlantas Polresta Gowa Edukasi Pelajar soal Helm

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Teguran kepada pelajar yang tidak menggunakan helm, tidak berhenti pada penindakan. Satlantas Polresta Gowa menjadikannya sebagai momentum untuk menanamkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak dini. Hal itu terlihat saat personel Satlantas Polresta Gowa melaksanakan pengaturan sekaligus edukasi kepada pelajar SMP dan SMA di depan Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Selasa (6/10/2026) pagi. Sejak […]

Read more