Legislator Makassar Rezki Jemput Aspirasi Warga di Kecamatan Makassar dan Rappocini

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Rezki kembali menjemput aspirasi warga melalui reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2025/2026.

Kegiatan berlangsung di dua titik, yaitu Jalan Sultan Alauddin, Lorong Salemba, RW 08 RT 05, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini dan Jalan Kemajuan, RW 04 RT 02, Kelurahan Maccini Parang, Kecamatan Makassar pada Rabu (20/5/2026).

Reses menjadi agenda rutin yang digelar setiap Anggota DPRD Makassar untuk menyerap aspirasi warga di masing-masing daerah pemilihannya.

Diketahui, legislator dari Fraksi Demokrat itu berasal dari daerah pemilihan yang mencakup kecamatan Rappocini, Makassar, dan Ujung Pandang.

Dalam resesnya, Rezki mengingatkan persoalan sampah. Ia melihat harus ada kesadaran warga untuk memulai menjaga kebersihan.

Hal tersebut bisa dilakukan dengan memilah sampah dari rumah. Memisahkan sampah organik (basah) dan anorganik (kering).

“Kita harus bisa memulai memilah sampah karena ada yang bisa di daur ulang seperti sampah plastik,” ucapnya.

Apalagi, kata dia, pemerintah kota Makassar tengah menggalakkan bank sampah, wadah pengolahan sampah untuk daur ulang menjadi nilai ekonomis.

“Kita harus tahu kalau mulai Agustus itu sudah ada anjuran pemilahan sampah dan akan diolah kembali ke bank sampah. Saya rasa ini bagus,” lanjut Rezki.

Dengan bank sampah, dia berharap masalah sampah bisa diatasi khususnya penumpukan yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa.

“Kesadaran warga juga perlu karena bank sampah memerlukan sampah dari kita untuk diolah,” ucap Anggota Komisi B Bidang Perekomian dan Keuangan.

Selain itu, lampu jalan jadi perhatian dari Rezki. Keluhan itu disampaikan warga di Lorong Salemba lantaran jalanan yang gelap dan rawan terjadi kriminalitas.

“Di sana itu mereka minta lampu jalannya diperbaiki atau kalau bisa ada penambahan,” katanya.

Menurut Rezki, lampu jalan memang jadi urgensi untuk dipasang di setiap lorong. Pasalnya, kriminalitas rawan terjadi ketika situasi sudah gelap, pengawasan pun sulit dilakukan.

“Kita akan sampaikan untuk perbaikan, ini menjadi atensi saya nanti biar cepat ditindaklanjuti. Mereka memang butuh penerangan jalan biar ada juga aktivitas di sana,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Workshop Karya Ceria Bahas Pemahaman Budaya Sirik na Pacce, dan Penerapannya dalam Pameran Seni Media Disabilitas

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM – Budaya sirik na pacce merupakan pranata sosial, salah satu unsur kebudayaan lama dan asli sebagai puncak kebudayaan di Sulawesi Selatan. Bahkan filosofi sirik na pacce ini, sudah menjadi bagian dari proses pembelajaran hidup setiap orang Sulawesi Selatan. Paparan tentang sirik na pacce ini disampaikan oleh Rusdin Tompo, penulis dan pegiat literasi […]

Read more
Makassar SULSEL

Pelatihan Pijat untuk Masa Depan, Begini Upaya YAPTI Membekali para Anak Binaannya

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ruangan itu tidak terlalu besar. Pada akhir Mei lalu, beberapa binaan tunanetra duduk berpasangan sambil mencoba teknik pijat dasar yang baru mereka pelajari. Ada yang masih ragu menekan pundak temannya. Ada pula yang sesekali berhenti karena jarinya mulai pegal. Di sela-sela latihan, instruktur akan datang membetulkan posisi tangan mereka, lalu meminta gerakan […]

Read more
Makassar Olahraga SULSEL

Resmi Dibuka, Munafri: O2SN dan GSI 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Muda Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin secara resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD dan SMP serta Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP tingkat Kota Makassar Tahun 2026. Pembukaan ajang sportivitas tahunan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Makassar ini dihelat di Lapangan Karebosi, Selasa sore (9/6/2026). Pembukaan O2SN dan GSI Kota […]

Read more