Lepas Pemberangkatan JCH, Ini Pesan Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Wajo kembali melepas pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH). Kali ini giliran JCH kelompok terbang (kloter) 39, 40 dan 43 embarkasi Makassar yang jumlah nya masing-masing 387 orang, 26 orang dan 2 orang.

415 JCH Kabupaten Wajo ini dilepaskan pemberangkatannya oleh Bupati Wajo yang diwakili Sekretaris Daerah, Armayani di Ruang Pola Kantor Bupati, Sabtu (17/6/2023) malam.

Armayani dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf dari Bupati maupun Wakil Bupati yang sedianya hadir pada pelepasan tersebut, namun karena masih menjalankan tugas di luar daerah sehingga mewakilkan kepada dirinya.

“Meski demikian, Beliau mengirimkan salam dan doanya semoga kita semua bisa lancar dalam menjalankan ibadah haji hingga kembali ke tanah air. Insya Allah, jika tidak ada halangan, Beliau akan mendampingi para jamaah sekalian besok pagi saat penerimaan di Asrama Haji, Sudiang,” ucapnya.

Mantan Kepala BPKPD Kabupaten Wajo ini menyebut bahwa untuk pemberangkatan tersebut, sudah tidak ada lagi seremoni karena seremoni pemberangkatan secara umum JCH Kabupaten Wajo sudah digelar di tempat yang sama.

“Apalagi, kita jumlah berangkatkan malam ini adalah jumlah yang besar. Jadi kita akan percepat pemberangkatannya,” ucapnya.

Armayani berpesan kepada semua JCH untuk saling menghormati, saling menyayangi dan saling membantu.

“Apalagi, banyak diantara saudara kita yang sudah lansia. Ketia ada kendala agar dilaporkan kepada pendamping di masing-masing bus,” ucapnya.

Armayani pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan pemberangkatan JCH Kabupaten Wajo.

“Kami ucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, Kemenag, Bagian Kesra, Satpol PP Damkar dan Penyelamatan serta seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung kesuksesan kegiatan ini,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Perwakilan Forkopimda, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Andi Ismirar Sentodsa, Kakan Kemenag Kabupaten Wajo, Muhammad Yunus bersama jajaran, Kabag Kesra Setda Wajo, Ernawati Aras serta sejumlah panitia, keluarga jamaah serta undangan lainnya. (APJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more