Lindungi Pelajar dari Cyberbullying, Kominfo Makassar Beri Edukasi Keamanan Siber

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Dinas Kominfo Kota Makassar melalui bidang persandian menggelar kampanye literasi keamanan siber, di Hotel Aston, Jumat (15/12/2023).

Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang guru SD dan SMP Kota Makassar, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian dalam menggunakan teknologi di era serba digital.

Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Irwan Rusfiady Adnan sekaligus membuka kegiatan ini mengatakan literasi keamanan siber untuk sekolah merupakan langkah yang sangat penting dalam mengedukasi siswa tentang keamanan online.

“Karena nantinya ketika penjahat siber sudah mengetahui identitas kita, maka akan mudahnya mereka untuk membobol alamat email, akun perbankan, dan lain-lainnya. Intinya adalah kita harus membatasi terkait informasi-informasi yang sifatnya sensitif di ruang siber,” ucapnya.

“Dengan memperkenalkan literasi keamanan siber di sekolah, kita dapat memberikan siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab,” sambung Adnan.

Ini termasuk mengajarkan mereka tentang pentingnya kata sandi yang kuat, pengenalan phishing, pentingnya privasi online, bagaimana mengelola media sosial dengan bijak, dan cara melindungi diri dari cyberbullying.

Kata dia, melalui program literasi keamanan siber, pihaknya bisa memberikan contoh situasi nyata dan skenario yang relevan bagi peserta, serta mendorong diskusi terbuka tentang pengalaman mereka sendiri.

Dengan demikian, para pelajar dan guru dapat mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang risiko-risiko online dan cara mengelola mereka dengan bijak.
 
Keberhasilan hasil dari kegiatan ini juga tak luput dari kolaborasi dengan orang tua dan komunitas.

“Ini adalah investasi penting untuk melindungi siswa dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan digital masa depan. Melibatkan mereka dalam pendidikan keamanan siber akan membantu menciptakan lingkungan yang mendukung untuk siswa dalam menerapkan praktik keamanan online di rumah dan di luar sekolah,” tuturnya.

Pada kesempatan ini pula, Dinas Kominfo Kota Makassar menghadirkan dua pemateri yang ahli di bidang keamanan siber ini yakni Dr. Eng. Yuyun, S.Kom.,M.T, dan Dr. Eng. Hazriani, S.Kom.,M.T.

Pemateri melakukan teknik interaktif dan class room pada para peserta yang hadir dengan harapan para guru dan pelajar bisa lebih melek digital dan mereka tahu bahwa betapa pentingnya membatasi dalam membagikan informasi kepada orang lain seperti identitas diri, data perbankan, dan aktivitas sehari-hari. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sekda Sulsel Nilai APPI Mitra Strategis Pemerintah di Bidang Pendidikan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Aliansi Peduli Pendidikan Indonesia (APPI) masa bakti 2026–2031 berlangsung khidmat di Balai Kota Makassar, Minggu, 15 Februari 2026.  Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, unsur Pemerintah Kota Makassar, serta jajaran Dinas Pendidikan. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru APPI. Ia […]

Read more
LEGISLATIF Makassar SULSEL

Anggota DPRD Makassar, Muhammad Yulianto Badwi Lanjutkan Agenda Reses Kedua

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi melanjutkan agenda reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan kali ini berlangsung di Sengkabatu, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo yang menjadi titik ketujuhnya. Agenda reses menjadi momentum bagi Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar itu untuk menemui warga di daerah pemilihannya yang […]

Read more
Makassar SULSEL

Kesadaran Warga Jadi Kekuatan, Penertiban PKL di Makassar Berlangsung Tertib

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati fasilitas umum (fasum) dan fasilitas Sosial (fasos) di wilayah Kecamatan Mariso berlangsung tertib dan kondusif. Tidak terjadi gesekan antara pemilik lapak dan aparat pemerintah selama proses penataan berlangsung. Kegiatan penertiban ini menyasar lapak-lapak yang berdiri di atas trotoar maupun drainase serta yang menjamur di pinggir […]

Read more